Ana Laela Fatikhatul Choiriyah
Universitas Moch. Sroedji Jember

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERNIKAHAN DINI DAN RISIKO KEMATIAN IBU DAN ANAK: EVALUASI IMPLEMENTASI PP NOMOR 28 TAHUN 2024 DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEBEBASAN SIPIL Ana Laela Fatikhatul Choiriyah; Gatot Irianto; Gabriela Tesalonika Siwana Tarigan
Lex Et Lustitia Vol. 1 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Moch. Sroedji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70079/lel.v1i1.37

Abstract

Pernikahan dini dan risiko kematian ibu dan anak merupakan isu penting yang memerlukan perhatian khusus dalam perlindungan kesehatan reproduksi. Penelitian ini mengevaluasi implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024 yang mengatur tentang kesehatan reproduksi untuk usia sekolah dan remaja di Indonesia, serta dampaknya terhadap kebebasan sipil. Menggunakan pendekatan yuridis normatif, penelitian ini mengkaji prinsip-prinsip hukum perlindungan kesehatan reproduksi, teori feminisme, dan studi perbandingan dengan Afrika Selatan. Di Afrika Selatan, pendekatan komprehensif melalui undang-undang seperti Children’s Act dan program pencegahan kehamilan remaja terbukti efektif dalam melindungi hak-hak kesehatan reproduksi. Berdasarkan temuan ini, penelitian ini merekomendasikan pengembangan konsep baru di Indonesia, termasuk edukasi seksual terpadu, pelatihan untuk pengasuh dan guru, serta layanan kesehatan berbasis komunitas. Implementasi konsep-konsep ini diharapkan dapat mengurangi angka pernikahan dini, meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan reproduksi, dan memastikan perlindungan hak-hak individu secara menyeluruh. Evaluasi berkala diperlukan untuk menilai efektivitas dan penyesuaian program yang ada.
Perlindungan Hukum terhadap Korban Desk Collector Fintech Ilegal Frandy Tarigan; Ana Laela Fatikhatul Choiriyah; Jhon Piter Situmeang; Bintang Mandala Karyudi; Pradana Budi Setiawan
SAKINAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 2 No. 2 (2024): SAKINAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam
Publisher : State Islamic University of Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/sakinah.v2i2.11

Abstract

Abstract: The use of technology in various aspects of human life creates new challenges for efforts to protect privacy and personal data in Indonesia. The increase in technological literacy rates has become a boomerang for digital users due to the spike in cases of personal data leakage which will reach 143% in 2022. The focus of the research refers to the substance of Law Number 11 of 2008 or Law Number 19 of 2016 concerning Information and Electronic Transactions which follows. called the ITE Law, and Civil Law as a form of national legal pluralism. Not only that, ownership of personal data can also be equated with property rights because of the droit de suite principle. Then the research method used is a normative juridical research method with various secondary data through a statutory approach, conceptual approach and analytical approach. Keywords: Personal Data, Protection, ITE Law   Abstrak: penggunaan teknologi di berbagai lini kehidupan manusia menimbulkan tantangan baru bagi upaya perlindungan privasi dan data pribadi di Indonesia. Peningkatan angka literasi teknologi menjadi bumerang bagi pengguna digital karena lonjakan kasus kebocoran data pribadi yang mencapai 143% pada tahun 2022. Fokus penelitiannya mengacu pada Substansi Undang – Undang Nomor 11 Tahun 2008 atau Undang –Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik yang selanjutnya disebut UU ITE, dan Hukum Perdata sebagai bentuk pluralism hukum nasional. Tidak hanya itu, kepemilikan atas data pribadi juga dapat disamakan dengan hak kebendaan karena asas droit de suite. Kemudian metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian yuridis normatif dengan berbagai data sekunder melalui pendekatan undang-undang, pendekatan konseptual, dan pendekatan analitis. Kata Kunci:  Data Pribadi, Perlindungan, UU ITE
Perbandingan Leasing Dan Ijarah Dalam Hukum Pembiayaan Gatot Iriyanto; Cora Elly Noviati; Encik Lukmanul Hakim; Ana Laela Fatikhatul Choiriyah
SAKINAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 2 No. 1 (2024): SAKINAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam
Publisher : State Islamic University of Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/sakinah.v2i1.12

Abstract

Many people's desires and abilities have private vehicles, motorbikes or cars. So that to meet the needs of the Indonesian people, a new breakthrough has emerged regarding leasing or renting to use goods, which is called leasing, this "leasing" agreement seems to be increasingly popular with the increasing development of industry and trade in Indonesia. In this research, the author wants to compare the understanding of leasing and ijarah. in financing law, in this case the author uses a Normative Juridical type of research using a Legislative approach and a comparative approach. The results of this research found that the use of transactions in leasing financing uses four types of transactions, namely: operating Leases, financial Lease, Leveraged lease and sales type lease, whereas in sharia financing ijarah financing uses two payment methods, namely Contigent to Performance and Not Contigent to Performance. This transaction method is the difference in leasing and ijarah payments Keywords: Leasing; Ijarah; Financing   banyaknya keinginan dan kemampuan masyarakat memiliki kendaraan pribadi, motor atau mobil. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat indonesia dimunculkannya terobosan baru mengenai sewa guna atau sewa pakai barang yang disebut dengan leasing, perjanjian “leasing “ ini nampak semakin populer dengan semakin berkembangnya industri dan perdagangan di Indonesia, dalam penelitian ini penulis ingin membandingkan mengenai pemahaman Leasing dan ijarah dalam hukum pembiayaan, maka dalam hal ini penulis menggunakan jenis penelitian Yuridis Normatif dengan menggunakan pendekatan Perundang-undangan dan Pendekatan perbandingan, adapun hasil dari penelitian ini  ditemukan bahwa Penggunaan transaksi di dalam pembiayaan leasing menggunakan empat jenis transaksi, yaitu: operating Leases, financial Lease, Leveraged lease dan sales type lease sedangkan di dalam pembiayaan syariah pembiayaan ijarah menggunakan dua metode pembayaran di antaranya adalah Contigent to Performance dan Not Contigent to Performance dari metode transaksi ini yang menjadi perbedaan dalam pembayaran leasing dan ijarah. Kata Kunci: Leasing; Ijarah; Pembiayaan