Poleng, Yosef V. A.
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN DASAR PENGUKURAN DAN PEMETAAN MENGGUNAKAN WATERPASS BAGI SISWA DESAIN PEMODELAN DAN INFORMASI BAGUNAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Caling, Claudius L. B.; Gon, Kasmir; Sandi, Patrisius V.; Poleng, Yosef V. A.; Beyan, Eleonora V. P.; Murni, Viviana; Sabu, Maria Kalista H.
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i2.29014

Abstract

Abstrak: Pengukuran dan pemetaan merupakan aspek krusial dalam berbagai bidang praktik lapangan, seperti konstruksi, pertanian, kehutanan, pertambangan, dan tata ruang. Hal ini bertujuan mendukung perkembangan Era modern saat ini yang menuntut akan pengukuran dan pemetaan yang akurat. Pelatihan dasar pengukuran dan pemetaan menggunakan waterpass bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa dan siswi terhadap konsep dan teknik pengukuran ketinggian secara akurat. Kegiatan ini dilakukan di SMK Bina Kusuma Ruteng jurusan DPIB (Desain Pemodelan dan Informasi Bagunan) yang diikuti oleh siswa dan siswi kelas XI. Metode yang dilakukan pada pengabdian kepada masyarakat ini adalah ceramah dan eksperimen langsung pada siswa dan siswi. Hasil dari kegiatan ini adalah dapat meningkatkan keterampilan siswa dan siswi dalam melakukan pelatihan dasar pengukuran dan pemetaan menggunakan waterpass sebanyak 75% yang diukur melalui evaluasi melalui postest. Pelatihan ini terbukti dapat meningkatkan kompetensi siswa dan siswi DPIB, mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan di dunia kerja khususnya dalam bidang pengukuran dan konstruksi.Abstract: Measurement and mapping are crucial aspects in various field practices, such as construction, agriculture, forestry, mining, and spatial planning. This aims to support the development of the modern era, which demands accurate measurement and mapping. The basic training of measurement and mapping using waterpass aims to improve students' understanding of the concept and technique of measuring height accurately. This activity was carried out at SMK Bina Kusuma Ruteng majoring in DPIB (Building Modeling and Information Design) which was attended by grade XI students. The method used in this community service is lectures and direct experiments on students. The result of this activity is to be able to improve students' skills in conducting basic training in measurement and mapping using waterpass as much as 75% which is measured through evaluation through postest. This training is proven to improve the competence of DPIB students, preparing them to face challenges in the world of work, especially in the field of measurement and construction.
PELATIHAN PEMBUATAN GREENHOUSE DAN INSTALASI HIDROPONIK DI KELURAHAN WALI Poleng, Yosef V. A.; Caling, Claudius L. B.; Beyan, Eleonora V. P.; Cangkung, Arnoldus Otto Fredrik; Sabu, Maria Kalista Hadia; Ngoni, Maria Salestina
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.28344

Abstract

Abstrak: Pelatihan pembuatan greenhouse dan instalasi hidroponik sangat penting untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis masyarakat dalam memanfaatkan lahan secara optimal, mendukung ketahanan pangan, serta mendorong penerapan teknologi pertanian modern yang ramah lingkungan. Pelatihan pembuatan greenhouse dan instalasi hidroponik ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan teknis dan pemahaman praktis petani di Kelurahan Wali dalam penerapan teknologi pertanian modern dengan metode praktik langsung. Kegiatan ini dilakukan di Kelurahan Wali, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) sebanyak 40 orang yang tergabung dalam kelompok tani Kebun Delapan. Kegiatan ini melibatkan ceramah, diskusi, dan implementasi langsung, yang mencakup pembuatan struktur greenhouse dan instalasi sistem hidroponik. Hasil menunjukkan bahwa petani mampu mengatasi berbagai tantangan teknis dan memahami pentingnya pengaturan lingkungan mikro serta manajemen pupuk. Evaluasi yang dilakukan pada PkM ini menggunakan evaluasi hasil dengan melihat keberhasilan pembuatan greenhouse dan instalasi hidroponik. Pelatihan ini berhasil meningkatkan kompetensi petani dalam mengaplikasikan teknologi pertanian yang efisien dan berkelanjutan sebanyak 95% sekaligus produksi tanaman dengan menggunakan sumber daya air dan lahan secara efisien.Abstract: Training on greenhouse making and hydroponic installation is very important to improve the understanding and practical skills of the community in utilizing land optimally, supporting food security, and encouraging the application of modern agricultural technology that is environmentally friendly. This training on greenhouse construction and hydroponic installation aims to improve the technical skills and practical understanding of farmers in Wali Village in the application of modern agricultural technology with hands-on methods. This activity was carried out in Wali Village, Langke Rembong District, Manggarai Regency, East Nusa Tenggara (NTT) for 40 people who are members of the Kebun Eight farmer group. The activity involved lectures, discussions, and hands-on implementation, which included the creation of a greenhouse structure and the installation of a hydroponic system. Results showed that farmers were able to overcome various technical challenges and understood the importance of micro-environmental settings and fertilizer management. The evaluation conducted in this PkM used outcome evaluation by looking at the success of greenhouse construction and hydroponic installation. This training succeeded in increasing farmers' competence in applying efficient and sustainable agricultural technology by 95% as well as crop production by using water and land resources efficiently.