Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ACEH GOVERNMENT POLICY ANALYSIS ON POTENTIAL OF THE NATURAL RESOURCES EXPORT MARKET azhar, Iqlima; Fajriah, Agustina Nurul
Jurnal Transformasi Administrasi Vol 14 No 01 (2024): Jurnal Transformasi Administrasi Volume 14 Nomor 01 Tahun 2024
Publisher : Puslatbang KHAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

With the establishment of regional autonomy, each area must be able to identify and recognize the potential and superior or basic sectors that it owns at both the provincial and village levels. Aceh, as one of the most strategically positioned provinces in Indonesia, has long served as a conduit for trade and cultural flow connecting Timor and the West. Because to geopolitical situations, Aceh Province now has the possibility to boost its economic potential through encouraging company development. Focus of this research is to assess the export potential of natural resource goods in Aceh Province, determine the degree of production of these natural resources, and analyze natural resources with export potential. The Location Quotient (LQ) is used as an analytical tool to identify natural resources with the potential to be exported. The East Aceh District has a continual superior LQ value (LQ> 1) from 2018 to 2022, according to the results of the Location Qoutient (LQ) research. Langsa City and North Aceh Regency are classified as non-base sectors (LQ<1).
Buy Now Pay Later from an Islamic Perspective: Implications for Financial Management and Sustainability among Millennials Harahap, Ainul Yusna; Putri, Desyana; Fajriah, Agustina Nurul; Ardiyanti, Dyah Ayu; Saputra, Ryanda
Islamic Review: Jurnal Riset dan Kajian Keislaman Vol 14 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Mafapress - Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IPMAFA Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35878/islamicreview.v14i2.1831

Abstract

Buy Now Pay Later (BNPL) services have become increasingly popular among millennials in Langsa City. However, the widespread use of BNPL raises potential conflicts with Islamic financial principles such as riba, gharar and maysir. This study aims to analyze BNPL’s compliance with Islamic financial principles and its implications for the financial management and financial sustainability of millennials in Langsa City. The research employs a mixed methods approach by combining a questionnaire survey and interviews. A total of 150 millennial respondents were selected through cluster sampling and the data were analyzed using SmartPLS. The results indicate that BNPL has a positive and significant effect on millennials’ financial management and financial sustainability. However, BNPL still contains elements of riba and gharar. The analysis shows that Islamic financial principles mediate the influence of BNPL on financial management, but not on financial sustainability. Overall, BNPL has potential as a beneficial modern financial instrument if aligned with Sharia principles. Enhancing Islamic financial literacy is crucial to minimize Sharia-related and financial risks.
Es Krim Kelor sebagai Inovasi Cerdas Olahan Pangan Lokal Solusi Pencegahan Stunting Menuju Ekonomi Berdaya Fajriah, Agustina Nurul; Asnidar, Asnidar; Nafaida, Rizky; Murni, Mayang; Perangin-angin, Mochammad Iswan; Rahma, Fathia
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v7i1.7555

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi kronis yang berdampak signifikan terhadap kualitas sumber daya manusia (SDM) di masa depan. Anak-anak yang mengalami stunting cenderung memiliki gangguan perkembangan dan daya tahan tubuh, yang pada akhirnya memengaruhi produktivitas dan daya saing bangsa. Kabupaten Aceh Timur menjadi salah satu daerah dengan prevalensi stunting tinggi, kondisi ini diperburuk oleh rendahnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan posyandu dan kurangnya pemahaman tentang pentingnya gizi seimbang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting melalui pemanfaatan pangan lokal bergizi; (2) memberikan keterampilan kepada masyarakat dalam mengolah daun kelor menjadi es krim sehat; dan (3) menciptakan peluang usaha mikro melalui inovasi pangan lokal sebagai upaya mendukung ekonomi berdaya. Tahapan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan praktik langsung (demo).  Metode evaluasi dalam kegiatan ini menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan kader posyandu. Peserta mampu membuat es krim kelor secara mandiri dan memahami manfaatnya bagi pencegahan stunting. Selain itu, inovasi ini berhasil meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap kegiatan posyandu karena produk es krim kelor menjadi daya tarik bagi anak-anak. Selain aspek kesehatan, inovasi ini juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Dengan modal yang relatif rendah dan bahan baku yang tersedia secara lokal, es krim kelor berpotensi dipasarkan di sekolah-sekolah dan warung desa. Pendekatan ini sejalan dengan konsep ekonomi berdaya, dimana masyarakat diberdayakan melalui pemanfaatan sumber daya lokal untuk menciptakan nilai tambah. Dampak ini diharapkan mampu membantu masyarakat memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga