Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EDUKASI STUNTING PADA IBU BALITA DI KELURAHAN BANDUNG KOTA TEGAL Cuciati Cuciati; Dwi Uswatun Khasanah; Trimar Handayani
Jurnal Inovasi Masyarakat Terupdate Vol. 1 No. 2 (2024): JIMAT
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jimat.v1i2.11796

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan terjadi pada anak-anak dan balita yang ditandai dengan tinggi badan lebih pendek dari usianya. Adapun dampak dari stunting jika tidak segera ditangani diantaranya mengalami kesulitan dalam mencapai perkembangan fisik dan kognitif yang optimal seperti lambat berbicara atau berjalan, hingga sering mengalami sakit.Salah satu faktor penyebab stunting adalah kurangnya pengetahuan tentang stunting. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatakan pengetahuan masyarakat tentang stunting. Metode yang digunakan yakni pemberian edukasi tentang stunting,adapun untuk mengukur tingkat keberhasilan kegiatan ini, dilakukan pengisian kuesioner tentang stunting sebelum dan sesudah  kegiatan hal ini untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta. Jumlah peserta ada 30 orang terdiri dari kader kesehatan dan ibu yang memiliki balita. hasil dari kegiatan ini peserta sangat antusias mengikuti dalam mengikuti kegiatan, adapun hasil pengukran tingkat pengetahuan  Sebelum diberikan edukasi dari 30 responden sebagian besar memiliki  pengetahuan  baik yaitu (46,3%) sedangkan pengetahuan cukup (42,2%) dan pengetahuan kurang (11,5%). Setelah dilakukan edukasi didapatkan hasil sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik (98,8%) dan pengetahuan cukup (1,2%) dari hasil tersebut dapat diarik keimpulan bahwa adanya peningkatan pengetahuan peserta tentang stunting.
HUBUNGAN PERILAKU CARING PERAWAT ICU DENGAN KOPING KELUARGA PASIEN DI ICU Sadar Prihandana; Trimar Handayani; Gayuh Siska Laksananno
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 15 No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v15i2.702

Abstract

Ruang ICU merupakan ruangan khusus perawatan pasien kritis. Ruang ICU memberlakukan aturan yang khusus seperti pembatasan jam kunjung, serta keluarga pasien berada di luar ruangan. Kondisi tersebut memberikan dampak kepada respon keluarga dalam menghadapi situasi di ICU menjadi lebih berat. Perawat memainkan peran penting dalam membantu keluarga dengan menerapkan perilaku caring. Perilaku caring perawat menjadi aspek yang penting untuk meningkatkan koping yang adaptif di ruang ICU. Tujuan penelitian adalah menganalisis bagaimana hubungan antara perilaku caring perawat dengan koping keluarga pasien di ICU. Penelitian merupakan studi kuantitatif dengan desain analitik korelasi, pendekatan cross sectional, dilakukan terhadap 62 responden keluarga pasien ICU di RS Kardinah Kota Tegal. Perilaku caring perawat diukur dengan instrument Caring Behavior Intervention 24 (CBI-24), koping keluarga diukur dengan instrument Brief Cope. Hasil penelitian mendapatkan perilaku caring perawat kategori baik sebesar 80,64%, dan koping keluarga adaptif sebesar 83,87%. Analisis hubungan dengan uji Spearman rank sebesar p value = 0,000, dengan koefisien korelasi r = 0,62. Maka ada hubungan antara perilaku caring perawat dengan koping keluarga pasien. Perilaku caring bermakna dalam membentuk koping keluarga pasien yang adaptif, sehingga perawat dapat melakukan intervensi yang optimal kepada pasien dan terapi yang diberikan ke pasien dapat dilakukan dengan baik.