Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Kearifan Lokal dalam Kebijakan Daerah: Studi Kualitatif Tentang Penguatan Pengobatan Herbal di Kota Surakarta Sugianto Kurniadi; Yuliarti Yuliarti; Yuli Susilowati; Wirda Rohmah
Jurnal Bengawan Solo Pusat Kajian Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Surakarta Vol. 5 No. 1 (2026): Juni: Jurnal Bengawan Solo
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Kota Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58684/jbs.v5i1.212

Abstract

This study aims to examine the integration of local wisdom into regional policies, particularly concerning the strengthening of herbal medicine in Surakarta City. As a city with a strong Javanese cultural heritage, Surakarta holds significant potential in developing traditional herbal medicine rooted in local values and empirical community practices. The research method employed is library research, involving an in-depth review of academic literature, regional regulations, and relevant policy documents. The analysis was conducted qualitatively using a descriptive-analytical approach to identify patterns of integration between local wisdom, traditional health systems, and regional government policies. The findings indicate that the success of strengthening herbal medicine is strongly influenced by the synergy between the preservation of local knowledge, regulatory support, and partnerships among traditional practitioners, academics, and government institutions. Moreover, the integration of local wisdom into regional policy not only contributes to local economic development but also enhances community health independence. This study emphasizes the importance of culturally grounded yet innovative policies in addressing the health needs of modern society.
PELAYANAN ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS IBU BALITA RISIKO STUNTING DI POSYANDU DESA KALIBEJI SEMPOR KEBUMEN Marsito Marsito; Ning Iswati; Siti Mastuti; Yuli Susilowati
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 15 No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v15i2.718

Abstract

Jumlah Balita di Indonesia 30,73 juta jiwa (11,21%) di tahun 2021 dari penduduk yang berjenis kelamin laki-laki lebih banyak dari perempuan. Tingginya jumlah anak balita berisiko akan kejadian stunting dan tujuan melihat pemahaman stunting, asi ekslusif dan pemberian Mp-Asi. Dengan dilakukan pelayanan keperawatan komunitas balita stunting dapat terdeteksi dengan jelas. Disain penelitaian menggunakan pendekatan crossectional, sampelnya pada ibu yang mempunyai balita berjumlah 228 orang sebagai sampel. Pengambilan sampel dengan tehnik total sampel dijelaskan tentang manfaat dilakukan penelitain dengan menggunakan kuesioner. Mengenahi informasi tetang pemahaman stunting, pemberian asi dan Mp asi. Informasi sifatnya tidak memaksa dan ini akan bermanfaat untuk kebaikan pelayanan balita.Hasilnya didapatkan bahwa pemahaman ibu tentang stunting mengetahui ada 139 orang (61.0%), pemberian asi pada bayi pada umur 13 bulan sampai dengan 24 bulan ada 132 orang ( 57.9%), dan pemberian Mp-Asi diberikan sesudah bayi umur 6 bulan ada 141 orang(61.8%). Untuk hubungan antara pemahaman ibu stunting dengan pemberian Asia da hubungan ᵱ= 0.001, sedangkan pemahaman ibu balita stuting dengan Mp-Asi menunjukkan tidak ada hubungan ᵱ= 0.077. Dengan dilakukan pendekatan pelayanan keperawatan komunitas tentang pemahaman stunting dengan pemberian ASi dapat digunakan referensinya.