Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pentingnya Pendidikan Berkelanjutan Bagi Advokat Dalam Menghadapi Perubahan Peraturan Meisarah Tri Anjani; Rodiatul Adawiyah Harahap; Dea Khairat; Ardina Nur Inaya; Mhd Ary Fadhillah Nasution; Wulandari
Jurnal Cendikia ISNU SU Vol. 2 No. 1 (2025): Mei : JCISNU
Publisher : ISNU Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70826/jcisnu.v2i1.788

Abstract

Perubahan regulasi yang terus berkembang di Indonesia menuntut advokat untuk selalu adaptif. Pendidikan hukum berkelanjutan atau Continuing Legal Education (CLE) menjadi sebuah keharusan untuk menjaga kompetensi, profesionalitas, serta relevansi advokat di era modern ini. Penelitian ini membahas pengaruh CLE terhadap mutu layanan hukum yang diberikan advokat, peranannya dalam meningkatkan kemampuan profesional mereka, serta tingkat kesadaran dan partisipasi para advokat terhadap program tersebut. Dengan menggunakan metode penelitian normatif dan pendekatan analitis, ditemukan bahwa CLE tidak hanya memperkaya wawasan hukum, tetapi juga meningkatkan keterampilan praktis, termasuk kemampuan beradaptasi dengan dinamika hukum, perkembangan teknologi, dan tren global. CLE menjadi fondasi penting dalam membentuk advokat yang berintegritas, profesional, dan efektif dalam menghadapi berbagai tantangan hukum masa kini, sehingga memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan klien yang dilayani.
Analysis of Legal Liability in Force Majeure Arbitration Civil Matters Due to Decrease in Currency Value (Study of Decision Number 976 K/Pdt/2012) Meisarah Tri Anjani; Dea Khairat; Wulan Dari; Mhd Ary Fadhillah Nasution; Lufti Sugara
ISNU Nine-Star Multidisciplinary Journal Vol. 1 No. 2 (2024): SEPTEMBER 2024 :ISNU Nine-Star_INS9MJ
Publisher : ISNU Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70826/ins9mj.v1i2.109

Abstract

A currency downgrade refers to an economic downturn that has a significant impact on the economy of one or more countries, including inflation and international trade. This can affect business relationships. In some cases, a currency downgrade can lead to a default, and the party who suffered the loss can invoke force majeure. However, currency downgrades are not considered force majeure under Indonesian law. In the case of business disputes, arbitration is often a strong and final resolution mechanism, although the award can still be overturned if there is fraud or forged documents. Force majeure must be caused by an extraordinary event that cannot be foreseen, such as a natural disaster or social conflict. A valid sale and purchase agreement is legally binding on both parties, and breaches of the agreement can be resolved through the courts or arbitration. Dispute resolution through arbitration is seen as a faster and more flexible alternative to litigation in court.