Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk bimbingan yang diberikan kepada anak-anak yang mengalami kesulitan belajar di sekolah dasar di Kelurahan Laucimba, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo. Kesulitan belajar yang dihadapi siswa mencakup berbagai aspek, seperti membaca, menulis, dan berhitung, yang dapat memengaruhi prestasi akademik mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan yang diberikan di sekolah dasar meliputi bimbingan akademik, emosional, dan sosial yang dilakukan oleh guru kelas, guru bimbingan dan konseling, serta dukungan dari orang tua. Strategi yang diterapkan meliputi pembelajaran remedial, pendekatan individual, serta kerja sama dengan orang tua dan komunitas. Namun, masih terdapat kendala seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya tenaga ahli, serta rendahnya partisipasi orang tua dalam mendukung pembelajaran anak di rumah. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan kompetensi guru dalam memberikan bimbingan kepada anak berkebutuhan khusus, optimalisasi peran orang tua dalam proses pembelajaran, serta penyediaan fasilitas pendukung yang lebih memadai. Dengan demikian, diharapkan anak-anak yang mengalami kesulitan belajar dapat memperoleh bimbingan yang lebih efektif sehingga dapat meningkatkan prestasi akademik mereka.