Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GAMBARAN NILAI HASIL OSCE BLOK RRESPIRASI PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO Septianingsi Katili; Muhamad Nur Syukriani Yusuf; Elen Lukum; Maimun Ihsan; Vivien Novarina A. Kasiem
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v13i4.11418

Abstract

Background: Clinical competence is one of the essential aspects that medical faculty graduates must master to provide quality health services. Evaluation of clinical skills through Objective Structured Clinical Examination (OSCE) is an important method in assessing student abilities, including in Respiratory Block, which discusses high-prevalence diseases such as asthma, tuberculosis, and COPD. This study aims to determine the description of the OSCE results of Respiratory Block in students of the Faculty of Medicine, Gorontalo State University. Method: This study uses a descriptive quantitative design, with 158 students from the 2020, 2021, and 2022 classes participating in total sampling. Data were obtained from OSCE score archives and analyzed descriptively. Results: Most students have scores in the 80-84 range. The class of 2022 achieved the highest average score (85.9), followed by the class of 2021 (85.4) and the class of 2020 (82.7). The class of 2022 also achieved the highest percentage of graduation without remedial (56.9%). Conclusion: Based on the final OSCE scores between batches each year, these results reflect improved student performance influenced by curriculum development and learning quality. This study provides input for future curriculum evaluation and development to support the optimal achievement of student clinical competence. This study is limited by a small sample, short period, and uncontrollable variables, so future research is expected to overcome this with a larger sample, more extended period, and more complex study design. Latar Belakang: Kompetensi klinis merupakan salah satu aspek esensial yang harus dikuasai oleh lulusan fakultas kedokteran untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Evaluasi keterampilan klinis melalui Objective Structured Clinical Examination (OSCE) menjadi metode penting dalam menilai kemampuan mahasiswa, termasuk pada Blok Respirasi yang membahas penyakit berprevalensi tinggi seperti asma, tuberkulosis, dan PPOK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran nilai hasil OSCE Blok Respirasi pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo. Metode : Penelitian ini bersifat menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan total sampling, melibatkan 158 mahasiswa dari angkatan 2020, 2021, dan 2022. Data diperoleh dari arsip nilai OSCE dan dianalisis secara deskriptif. Hasil: Mayoritas mahasiswa memiliki nilai pada rentang 80–84. Rata-rata nilai tertinggi dicapai oleh angkatan 2022 (85,9), diikuti angkatan 2021 (85,4), dan angkatan 2020 (82,7). Persentase kelulusan tanpa remedial tertinggi juga dicapai oleh angkatan 2022 (56,9%). Kesimpulan: Berdasarkan nilai akhir OSCE antarangkatan setiap tahunnya, hasil ini mencerminkan peningkatan kinerja mahasiswa, yang diduga dipengaruhi oleh pengembangan kurikulum dan kualitas pembelajaran. Penelitian ini memberikan masukan untuk evaluasi dan pengembangan kurikulum di masa mendatang untuk mendukung pencapaian kompetensi klinis mahasiswa secara optimal. Penelitian ini terbatas oleh sampel kecil, periode singkat, dan variabel tak terkendali, sehingga penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengatasi hal tersebut dengan sampel lebih besar, periode lebih panjang, dan desain studi yang lebih kompleks.
Pengaruh Video Edukasi Sebagai Media Pembelajaran terhadap Pengetahuan Siswa tentang Anemia I Komang Swadayana Arta Yoga; Muh. Nur Syukriani Yusuf; Maimun Ihsan; Sri A. Ibrahim; Sitti Rahma
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.156

Abstract

Anemia pada remaja merupakan masalah kesehatan yang berdampak negatif pada pertumbuhan dan prestasi belajar. Rendahnya pengetahuan gizi menjadi salah satu faktor penyebab utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan video edukasi sebagai media pembelajaran terhadap tingkat pengetahuan siswa tentang anemia di SMA Negeri 3 Gorontalo. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Populasi penelitian adalah siswa kelas X dan XI dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling yang menghasilkan 82 responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan dan video edukasi berdurasi 7 menit. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata (mean) pengetahuan siswa meningkat dari 86,46 pada pre-test menjadi 88,17 pada post-test. Analisis statistik menunjukkan nilai p-value sebesar 0,009 (<0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan signifikan pada tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Indikator pengetahuan tentang Tablet Tambah Darah (TTD) menjadi aspek yang paling dikuasai siswa (88,4%). Simpulan: Penggunaan video edukasi terbukti efektif secara signifikan dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang anemia di SMA Negeri 3 Gorontalo. Disarankan agar pihak sekolah dan puskesmas mengintegrasikan media digital dalam promosi kesehatan serta melakukan evaluasi berkala untuk memastikan retensi pengetahuan dan perubahan perilaku jangka panjang.