Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Edukasi Kesehatan dengan Poster untuk Kesiapan Menarche dan Pubertas di SDN 02 Labuhan Sumbawa Anggraini, Yulida; Lestari, Ana; Rafi’ah, Rafi’ah
BERDAYA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : LPMP Imperium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36407/berdaya.v7i2.1543

Abstract

Adolescence is a critical phase in life, marked by the transition from childhood to adulthood, known as puberty. One of the physiological changes experienced by adolescent girls is Menarche or the first menstruation. Lack of understanding about Menarche can cause anxiety and negative reactions, both psychologically and physically. Health education is essential to equip young girls with the necessary knowledge to face these changes. This community service activity was conducted on January 8, 2025, at SDN 02 Labuhan Sumbawa, aiming to enhance the readiness of 5th and 6th-grade female students in facing Menarche and puberty. The method used was counseling through posters and interactive discussions. Posters were chosen as an educational medium due to their visual nature, making the information more accessible and understandable for children. The results of this activity showed an increase in students' understanding of Menarche and puberty, reducing excessive anxiety among them. Education using posters proved effective in delivering health information and helping young girls prepare for bodily changes with a more positive attitude.
Edukasi Media Leaflet Terhadap Pengetahuan Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas pada Remaja Anggraini, Yulida; Ana Lestari; Rafi’ah
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/nmrywf66

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap risiko kesehatan reproduksi karena kurangnya pengetahuan yang benar dan terbuka mengenai perubahan tubuh, seksualitas, dan risiko perilaku seksual. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai kesehatan reproduksi dan seksualitas melalui media leaflet. Kegiatan dilaksanakan di MTs NW Samawa pada bulan Juni 2025 dengan metode ceramah interaktif, diskusi, dan pembagian leaflet edukatif. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test menggunakan kuesioner untuk mengukur peningkatan pengetahuan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam skor pengetahuan siswa setelah diberikan edukasi. Leaflet terbukti efektif sebagai media pembelajaran karena dapat diakses secara mandiri, mudah dipahami, serta sesuai dengan kebutuhan informasi remaja. Siswa menunjukkan partisipasi aktif dan antusias selama sesi edukasi, serta menyampaikan bahwa materi yang disampaikan sangat membantu mereka memahami perubahan fisik dan cara menjaga kesehatan reproduksi. Kegiatan ini menjadi upaya strategis dalam mendorong remaja mengadopsi perilaku sehat dan mengurangi stigma terhadap pendidikan seksualitas di lingkungan sekolah.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Media Poster terhadap Pengetahuan dan Kesiapan dalam Menghadapi Menarche dan Pubertas: The Influence of Health Education with Poster Media on Knowledge and Readiness in Facing Menarche and Puberty Anggraini, Yulida; Lestari, Ana; Rafi’ah, Rafi’ah
Jurnal Abdi Keperawatan dan Kedokteran Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Abdi Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Chakra Brahmanda Lentera Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55018/jakk.v4i2.102

Abstract

Puberty is a crucial phase in adolescent life, marked by psychological and physiological changes, including menarche as the first menstruation. Lack of knowledge may cause anxiety in adolescent girls. Appropriate health education is needed to increase readiness for these changes. This study used a pre-post test one group design combined with a cross-sectional approach. A total of 67 fifth and sixth-grade female students from SDN 02 Labuhan Sumbawa participated. The intervention involved education using poster media, assessed using pre and post questionnaires. Data were analyzed using Paired t-test with a significance level of p < 0.05. The mean score of knowledge and readiness regarding menarche increased from 3.01 ± 1.562 to 8.55 ± 1.049. For puberty, it increased from 3.34 ± 1.657 to 7.78 ± 1.346 after the intervention. There was a significant difference before and after the intervention (p = 0.000, p < 0.05). : Poster media proved effective as a visual educational tool that enhanced students' understanding and readiness for menarche and puberty. Visualized information supports better retention and comprehension among young students.  Health education using posters significantly improves knowledge and readiness of elementary school girls in facing menarche and puberty. Poster media is recommended as an efficient educational strategy in schools.
Peningkatan Latihan Kekuatan Otot Untuk Pencegahan Osteoporosis Pada Masyarakat di Dusun Kauman Labuhan Badas Sumbawa Besar Handayani, Wiwik; Anggraini, Yulida; Dewi, Fatma Sri; Arindi, Fadilah Indriati; Susana, Ratri
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1865

Abstract

Osteoporosis merupakan penyakit “silent disease” yang ditandai dengan penurunan kepadatan dan kekuatan tulang, sehingga meningkatkan risiko patah tulang, terutama pada lansia. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat terkait pola hidup sehat serta latihan kekuatan otot sebagai pencegahan osteoporosis. Kegiatan dilaksanakan pada 09 Desember 2025 di Dusun Kauman, Labuhan Badas, dengan jumlah partisipan 20 orang berusia 50–65 tahun. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan menggunakan presentasi, leaflet, dan praktik latihan kekuatan otot, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan partisipan setelah penyuluhan, dengan kategori “cukup” dan “baik” meningkat dari 20% menjadi 50%. Perilaku positif dalam menerapkan pola hidup sehat juga meningkat, ditunjukkan dengan penurunan partisipan yang “tidak pernah” menerapkan dari 65% menjadi 30%. Hambatan yang ditemui antara lain perbedaan tingkat pendidikan, usia, dan penggunaan bahasa daerah. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi dan latihan kekuatan otot efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku masyarakat terkait pencegahan osteoporosis, dengan rekomendasi adanya pendampingan berkelanjutan dan peran aktif kader kesehatan.
Generasi Muda Sehat Reproduksi : Membangun Kesadaran Remaja Tentang Risiko Kehamilan Dini Melalui Pendekatan Evidence-Based di SMP Negeri 1 Unter Iwes Wahyuni, Ninik; Anggraini, Yulida
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1033

Abstract

Kurangnya pemahaman mengenai kesehatan reproduksi dapat meningkatkan risiko terjadinya kehamilan dini yang berdampak pada kesehatan, pendidikan, serta masa depan remaja. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang “Membangun Kesadaran Remaja tentang Risiko Kehamilan Dini melalui Pendekatan Evidence-Based di SMP Negeri I Unter Iwes”. Sasaran kegiatan ini adalah remaja usia sekolah yang berada pada fase awal pubertas, di mana terjadi perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang signifikan. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, meliputi persiapan, pelaksanaan edukasi, serta evaluasi. Peserta yang hadir dalam kegiatan edukasi ini berjumlah 50 siswa dengan rentan usia 11 sampai dengan 14 tahun. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian Masyarakat ini berjalan dengan 100 %. Peserta yang di hadiri oleh remaja laki-laki dan Perempuan ini menunjukkan bahwa mereka sudah faham dampak dan resiko dari kehamilan dini. Kesimpulannya, pendekatan evidence-based efektif dalam membangun kesadaran remaja tentang risiko kehamilan dini. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan dengan melibatkan sekolah, orang tua, serta tenaga kesehatan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan reproduksi remaja.
Edukasi tentang anemia pada ibu hamil dengan media leaflet dan poster Anggraini, Yulida; Yuliastuti, Luh Putu Sri; Handayani, Wiwik
JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 5 No. 11 (2026): JOURNAL of Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v5i11.2146

Abstract

Background: Anemia in pregnant women remains a serious public health problem in Indonesia and contributes to the increased risk of pregnancy complications and maternal and infant mortality. Poor knowledge of anemia among pregnant women is a major contributing factor to this condition. Health education using simple media such as leaflets and posters is considered to have the potential to improve understanding and prevent anemia. Purpose: To increase knowledge, attitudes, and behavior of pregnant women about anemia using leaflets and posters as a means of preventing pregnancy complications. Method: A community service activity was conducted in December 2025 in the Labuhan Badas Community Health Center (Puskesmas) working area, targeting 26 pregnant women. The intervention consisted of providing health education through direct counseling using leaflets and posters, accompanied by discussion and question-and-answer sessions. Evaluation was conducted using a questionnaire to compare knowledge levels before (pre-test) and after education (post-test), as well as assessing pregnant women's attitudes and behaviors in response to anemia prevention measures. Results: A significant increase in the level of knowledge of pregnant women after education, with the level of knowledge in the good category increasing from 19.2% to 69.2%. The majority of pregnant women, 20 (76.9%), demonstrated good attitudes and behaviors regarding anemia prevention after the education activity. Conclusion: Anemia education activities for pregnant women using leaflets and posters have proven effective in increasing knowledge and fostering positive attitudes and behaviors related to anemia prevention. Increased understanding of the causes, effects, and prevention of anemia among pregnant women contributed to increased awareness of taking iron supplements, adopting a balanced nutritional diet, and utilizing antenatal care services regularly. Suggestion: Similar education needs to be conducted continuously and integrated into antenatal care services. Keywords: Anemia; Health education; Leaflets and posters; Pregnant women Pendahuluan: Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia dan berkontribusi terhadap meningkatnya risiko komplikasi kehamilan serta kematian ibu dan bayi. Rendahnya pengetahuan ibu hamil mengenai anemia menjadi salah satu faktor utama terjadinya kondisi tersebut. Edukasi kesehatan menggunakan media sederhana seperti leaflet dan poster dinilai berpotensi meningkatkan pemahaman dan perilaku pencegahan anemia. Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan tentang anemia, sikap, dan perilaku ibu hamil dengan menggunakan media leaflet dan poster sebagai upaya pencegahan komplikasi kehamilan. Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan pada bulan Desember 2025 di wilayah kerja Puskesmas Labuhan Badas dengan sasaran 26 ibu hamil. Intervensi yang dilakukan adalah berupa memberikan pendidikan kesehatan melalui penyuluhan langsung menggunakan media leaflet dan poster, disertai sesi diskusi dan tanya-jawab. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan kuesioner untuk membandingkan tingkat pengetahuan sebelum (pre-test) dan sesudah edukasi (post-test), serta penilaian sikap dan perilaku ibu hamil dalam merespon tindakan pencegahan anemia. Hasil: Menunjukkan peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan ibu hamil setelah edukasi, dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 19.2% menjadi 69.2%. Sebagian besar ibu hamil yaitu sebanyak 20 orang (76.9%) menunjukkan sikap dan perilaku dalam kategori baik dalam pencegahan anemia setelah kegiatan edukasi. Simpulan: Kegiatan edukasi anemia pada ibu hamil menggunakan media leaflet dan poster terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan serta membentuk sikap dan perilaku positif terkait pencegahan anemia. Peningkatan pemahaman ibu hamil mengenai penyebab, dampak, dan cara pencegahan anemia berkontribusi terhadap meningkatnya kesadaran untuk mengonsumsi tablet tambah darah, menerapkan pola makan bergizi seimbang, serta memanfaatkan pelayanan antenatal secara rutin. Saran: Edukasi serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan dan terintegrasi dalam pelayanan antenatal care.
Upaya Peningkatan Pengetahuan Bahaya Penyakit Tidak Menular (PTM) Pada Masyarakat di Sumbawa Rafi'ah, Rafi'ah; Maliga, Iga; Hasifah, Herni; Handayani, Asri Reni; Lestari, Ana; Anggraini, Yulida
BERDAYA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2026)
Publisher : LPMP Imperium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36407/berdaya.v8i1.1797

Abstract

Non-Communicable Diseases (NCDs), particularly hypertension, have become a major public health problem that continues to increase in the community, including in Sumbawa Regency. Limited public knowledge regarding risk factors, dangers, and prevention of hypertension contributes to high incidence rates and complications that reduce quality of life and increase the economic burden on families. This Community Service Program (PKM) aimed to improve public knowledge and awareness of NCD risks and the importance of adopting a healthy lifestyle to prevent hypertension. The program was implemented using a door-to-door approach by visiting community members at their homes or workplaces. The activities included health education on healthy lifestyles and hypertension prevention, interactive discussions, and blood pressure screening. The participants were 20 residents of Sebewe Village who had risk factors for hypertension. Program success was measured through increased understanding and active participation. The results showed an improvement in participants’ knowledge before and after the educational sessions, and several participants were identified with stage I and stage II hypertension. This program had a positive impact by increasing community awareness to improve dietary habits, increase physical activity, and reduce smoking behavior in order to achieve more optimal and sustainable health outcomes.