Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOSIALISASI UNDANG-UNDANG ITE BAGI MASYARAKAT PENGGUNA MEDIA SOSIAL Ikama Dewi ST; Arif Awaludin; Arka Atyanta
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v4i1.326

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, khususnya media sosial, telah membawa dampak signifikan dalam kehidupan masyarakat. Namun, penggunaan media sosial yang tidak bijak sering kali menimbulkan masalah hukum, termasuk pelanggaran yang diatur dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi hukum digital di kalangan masyarakat, khususnya di Desa Pliken, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, melalui sosialisasi UU ITE. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi berhasil meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, dengan peningkatan pengetahuan tentang UU ITE dari 30% menjadi 85% setelah penyuluhan. Selain itu, masyarakat menjadi lebih waspada terhadap potensi pelanggaran hukum di media sosial dan memahami pentingnya etika digital. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan frekuensi kegiatan sosialisasi, pengembangan materi edukasi yang lebih variatif, dan pelatihan praktis untuk masyarakat dalam melaporkan pelanggaran hukum. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat menggunakan media sosial dengan lebih bijak dan bertanggung jawab.
MEMBANGUN KESADARAN HUKUM BERBASIS KEADILAN RESTORATIF DI TINGKAT DESA Arka Atyanta; Arif Awaludin; Ikama Dewi ST
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v5i1.462

Abstract

This Community Service Program (PKM) was conducted as a contribution of the Faculty of Law, Universitas Wijayakusuma Purwokerto, in enhancing legal awareness among the community of Wlahar Wetan Village, Patikraja District, Banyumas Regency. The village community has long relied on informal conflict resolution while neglecting victim protection. Therefore, a more humanistic approach that focuses on restoration rather than punishment, namely restorative justice, is urgently needed. This program aims to improve the community’s understanding of lawful and fair conflict resolution mechanisms, strengthen the role of village officials and community leaders as facilitators of mediation, and develop a community-based model for resolving disputes at the village level. The methods included interactive legal education, case discussion and consultation, simulated restorative mediation, and community assistance in establishing the Village Restorative Forum (FRD). The results show increased legal knowledge and awareness among the community, enhanced capacity of village officials and local leaders in carrying out restorative-based mediation, and a shared commitment to institutionalize restorative justice principles through the establishment of the FRD. This program emphasizes that law should function not only as an instrument of punishment but also as a means of restoring harmony within society. By strengthening a restorative legal culture, the community is expected to resolve conflicts independently, promptly, and fairly in accordance with local wisdom values. This program serves as an initial step toward transforming a more humanistic and sustainable community legal culture.