Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pelaksanaan Konseling Terhadap Ibu Hamil Perokok Pasif di Klinik Rika Hardi Amrina Amran; Ika Putri Rahmadani
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan (JPIK) Vol. 4 No. 1 (2025): JPIK - Juni 2025 Volume 4 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Alifah Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jpik.v4i1.99

Abstract

Pregnant women who are exposed to cigarette smoke or become passive smokers have a high risk of experiencing pregnancy complications, such as premature birth and low birth weight (LBW). Many of them are unaware of these dangers, especially due to the lack of proper education. Counseling is necessary to help pregnant women understand the risks they face and to enable them to take preventive measures. This community service program was carried out at Clinic Rika Hardi, where it was found that several pregnant women were still exposed to cigarette smoke at home and had never received any related education. This condition became the main reason for conducting counseling to better safeguard the health of both mother and fetus. The risk factors for LBW are closely related to maternal health problems during pregnancy and childbirth, one of which is exposure to cigarette smoke during pregnancy. Cigarette smoke can affect fetal development because nicotine and carbon monoxide in cigarettes interfere with the transfer of nutrients from the mother to the fetus. This has a direct impact on fetal growth. Pregnant women who are exposed to cigarette smoke from family members at home are nine times more likely to give birth to a baby with low birth weight. Based on the results of the community service activity, 100% of participants were able to complete the evaluation questionnaire on the effectiveness of counseling activities using PowerPoint presentations and educational videos, and 100% participated in individual counseling sessions. It is expected that Rika Hardi clinic will be able to continue follow-up efforts for pregnant women who are passive smokers.
Edukasi Yoga Postpartum Terhadap Psikologi Ibu Postpartum Di Praktek Mandiri Bidan (PMB) Rahma Putri Idaman Kota Padang Linda Wati; Amrina Amran
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 7 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i7.1766

Abstract

Masa nifas merupakan masa yang rentan dan seringkali disertai gangguan psikologis seperti stres, kecemasan, dan depresi. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengatasi hal tersebut adalah yoga pascapersalinan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan mengevaluasi efektivitas yoga pascapersalinan terhadap kesejahteraan psikologis ibu nifas di Pusat Perawatan Kehamilan (PMB) Rahma Putri Idaman Kota Padang. Metode kegiatan yang digunakan meliputi konseling, praktik yoga langsung, serta evaluasi pra dan pasca tes. Sasaran kegiatan adalah ibu nifas. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan respon positif peserta terhadap manfaat yoga bagi kesehatan mental. Peserta melaporkan merasa lebih rileks, berenergi, dan lebih mampu mengelola emosi setelah kegiatan. Kesimpulannya, yoga pascapersalinan merupakan strategi edukasi yang efektif dan dapat diintegrasikan ke dalam praktik kebidanan komunitas untuk mendukung kesehatan mental ibu pascapersalinan.
Pengaruh Baby Gym Terhadap Perkembangan Kemampuan Motorik Kasar Bayi Usia 6-12 Bulan Di praktek Mandiri Bidan (PMB) Rahma Putri Idaman Kota Padang Linda Wati; Amrina Amran; Monarisa; Afrira Esa putri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i2.1611

Abstract

Masa bayi merupakan masa emas dan masa kritis perkembangan. Masa ini disebut sebagai masa keemasan, karena terdapat tahapan-tahapan penting dalam proses pertumbuhan dan perkembangan anak, dimana perkembangan fisik tumbuh dengan cepat Tumbuh kembang merupakan elemen krusial dalam kehidupan anak yang terdiri dari dua proses berbeda tetapi saling terkait. Dari tahap pembuahan hingga akhir masa remaja, proses pertumbuhan dan perkembangan anak terus berjalan. Ini adalah salah satu perbedaan antara anak-anak dan orang dewasa, anak-anak bukanlah versi kecil dari orang dewasa, melainkan memiliki karakteristik pertumbuhan dan perkembangan yang spesifik sesuai usia mereka. Perkembangan motorik merupakan perkembangan kematangan dan pengendalian gerak tubuh yang berkembang sejalan dengan kematangan saraf dan otot. Kemampuan motorik kasar adalah kemampuan yang membutuhkan koordinasi untuk menciptakan gerakan yang melibatkan otot-otot besar dan membentuk sikap tubuh. Gerakan motorik kasar melibatkan aktivitas otot-otot besar seperti otot tangan, otot kaki, dan seluruh tubuh anak, kemampuan motorik anak yang dapat diamati adalah tengkurap, duduk, merangkak, berjalan dan lain sebagainya. Bayi membutuhkan nutrisi dan stimulasi yang tepat agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Baby gym merupakan cara yang bagus untuk memberikan kedua hal ini, serta membantu mendeteksi tanda-tanda awal masalah perkembangan Oleh karena itu diperlukan metode yang bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Baby Gym terhadap perkembangan Kemampuan motorik kasar bayi usia 6-12 bulan. Metode penelitian quasy eksperimental dengan rancangan pretest post test control group design Analisis data menggunakan Uji.T berpasangan (Dependen T-test) dengan α < 0,05. Luaran penelitian ini adalah publikasi pada jurnal nasional terakreditasi.
Hubungan Lama Penggunaan Kontrasepsi Suntik 3 Bulan Dengan Kejadian Keputihan Pada Pasangan Usia Subur Di Wilayah Kerja Puskesmas Kuranji Kota Padang Ika Putri Ramdhani; Amrina Amran
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i2.1634

Abstract

Kontrasepsi hormonal merupakan salah satu metode kontrasepsi yang paling efektif dan reversible untuk mencegah terjadinya konsepsi. Metode kontrasepsi hormonal dibagi menjadi 3 yaitu : metode kontrasepsi pil, metode kontrasepsi suntik, dan metode kontrasepsi implant. Dalam penggunaan metode kontrasepsi hormonal memiliki efek samping, diantaranya perubahan pola menstruasi, kenaikan berat badan, mual, hipertensi, sakit kepala, peyudara terasa penuh dan keputihan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif observasional, yang menggunakan pendekatan metode cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Kuranji, Kota padang. Waktu Penelitian akan berlangsung dari bulan September 2024 hingga Februari 2025. Populasi dalam penelitian ini adalah Seluruh Pasangan usia subur (PUS) yang berusia 15-49 sebanyak 155 akseptor KB suntik 3 Bulan. Sampel pada kelompok perlakuan terdapat 61 orang responden yang sesuai dengan kriteria inklusi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Uji statistik menggunaka uji Chi Square dengan tingkat kemaknaan 95%. Hasil penelitian didapatkan bahwa dari dari 61 responden terdapat 24 responden (39, 3%) menggunakan suntik 3 bulan > 6 bulan, sebanyak 37 responden (60,7%) ≤ 6 bulan, sebanyak 28 responden (45,9%) tidak mengalami keputihan dan sebanyak 33 responden (54,1) mengalami kejadian keputihan. Hasil uji statisitic Chi Square didapatkan bahwa terdapat hubungan antara lama pemakaian kontrasepsi 3 bulan terhadap di wilayah kerja Puskesmas Kuranj Padang tahun 2024. Saran bagi masyarakat agar lebih aktif ikut serta dalam kegiatan yang telah disiapkan oleh pihak pemerintah setempat khususnya pada kegiatan sosialisasi atau konseling mengenai KB dan alat kontrasepsi itu sendiri sehingga dapat membuka wawasan masyarakat tentang efek samping kontrasepsi 3 bulan terhadap kejadian keputihan.