Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Meningkatkan Kreativitas Desain Produk UMKM Desa Cinta Rakyat dengan Aplikasi Canva Hasanuddin, Muhammad; Barus, Efriansyah Putra Bahari; Budianto, Eko; Zulfan, Zulfan; Rizaldi, Fakhri; Khairul, Khairul
IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2024): IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/iptek.v4i2.68827

Abstract

Abstrak Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan kemampuan desain produk para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Cinta Rakyat dengan memanfaatkan aplikasi Canva. Dalam era digital saat ini, visualisasi produk yang menarik menjadi salah satu faktor kunci dalam meningkatkan daya saing UMKM. Melalui pelatihan yang intensif dan terstruktur, para peserta diperkenalkan dengan berbagai fitur Canva yang mudah digunakan serta teknik desain grafis dasar. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kualitas desain produk UMKM, yang berkontribusi pada peningkatan daya tarik visual dan potensi pemasaran produk. Program ini diharapkan dapat menjadi model keberlanjutan untuk pengembangan kreativitas UMKM di wilayah pedesaan lainnya. Kata Kunci: UMKM, kreativitas desain, aplikasi Canva, Desa Cinta Rakyat, pemasaran digital.
Analisis Minat Siswa Kelas 1 SMK Pada Ekstrakulikuler Sepak Bola Dengan Metode Technology Acceptance Model Hasanuddin, Muhammad; Susanto, Bayu Eka; Ginting, Sujatmiko; Rizaldi, Fakhri
Jurnal Komputer Teknologi Informasi Sistem Informasi (JUKTISI) Vol. 4 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juktisi.v4i1.344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat minat siswa kelas 1 SMK Putra Jaya Stabat terhadap kegiatan ekstrakurikuler sepak bola, serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhinya. Untuk memperdalam pemahaman terhadap penerimaan siswa terhadap sistem informasi yang mendukung kegiatan ekstrakurikuler, penelitian ini menggunakan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM). Model ini digunakan untuk mengukur pengaruh Perceived Usefulness dan Perceived Ease of Use terhadap minat dan perilaku siswa dalam mengikuti serta memanfaatkan sistem informasi pendukung ekstrakurikuler, seperti jadwal digital, absensi daring, atau komunikasi tim secara online. Sampel penelitian berjumlah 74 siswa, ditentukan melalui rumus Slovin dari total populasi 280 siswa. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert dan dianalisis secara kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa menunjukkan minat tinggi terhadap ekstrakurikuler sepak bola, serta bersikap positif terhadap penggunaan sistem informasi pendukung. Faktor internal seperti motivasi pribadi dan hobi, serta faktor eksternal seperti kemudahan penggunaan sistem dan dukungan sosial, berkontribusi terhadap tingginya minat tersebut. Temuan ini dapat menjadi acuan bagi sekolah dalam mengembangkan sistem informasi ekstrakurikuler yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan siswa.
Assessing the Capability of E-Attendance Systems in Local Government Institutions Using COBIT 2019: A Case from Indonesia Siahaan, Andysah Putera Utama; Barus, Efriansyah Putra Bahari; Hasanuddin, Muhammad; Zulfan, Zulfan; Rizaldi, Fakhri
Bulletin of Computer Science Research Vol. 6 No. 1 (2025): December 2025
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/bulletincsr.v6i1.831

Abstract

This research evaluates the capability level of the E-Attendance system at the General Bureau of the Regional Secretariat of North Sumatra Province using the COBIT 2019 framework. A mixed-method approach was employed, integrating document analysis, interviews, questionnaires, and system log reviews to assess four key governance and management objectives: DSS06 (Manage Business Process Controls), APO13 (Managed Security), APO14 (Managed Data), and MEA01 (Performance and Conformance Monitoring). The results indicate that the current capability levels range between Level 1 (Performed) and Level 2 (Managed), reflecting partially implemented and inconsistently standardized governance practices. Based on organizational policies, regulatory requirements, and operational needs, the target capability level for all assessed domains is defined at Level 3 (Established), where processes are formally documented, standardized, and consistently implemented across organizational units. The gap analysis reveals deficiencies in data governance structures, security control enforcement, and performance monitoring mechanisms. Nevertheless, the findings demonstrate that improvements in process capability significantly enhance data quality dimensions, including completeness, accuracy, consistency, and timeliness. This study contributes to public sector IT governance literature by providing an evidence-based COBIT 2019 capability assessment and proposing a structured improvement roadmap to achieve the defined target capability level and strengthen digital governance maturity.
Perancangan Peningkatan Tata Kelola Ti Kliping Digital di Instansi Pemerintahan Menggunakan Pendekatan Manajemen Informasi Siahaan, Andysah Putera Utama; Barus, Efriansyah Putra Bahari; Hasanuddin, Muhammad; Zulfan; Rizaldi, Fakhri
Jurnal Komputer Teknologi Informasi Sistem Informasi (JUKTISI) Vol. 4 No. 3 (2026): Februari 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juktisi.v4i3.762

Abstract

Transformasi digital dalam sektor pemerintahan menuntut tersedianya tata kelola teknologi informasi (TI) yang efektif untuk mendukung strategi pengelolaan informasi dan pengambilan keputusan berbasis data. Salah satu layanan informasi yang memiliki peran penting adalah sistem kliping digital, yang berfungsi sebagai sarana pemantauan pemberitaan media dan opini publik. Namun pemanfaatan sistem kliping digital di instansi pemerintah sering kali belum didukung oleh tata kelola TI yang matang dan terstandarisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menyoroti tingkat kapabilitas tata kelola TI pada sistem kliping digital di lingkungan instansi pemerintah menggunakan kerangka COBIT 2019, dengan fokus pada domain APO01 (Manage the IT Management Framework), APO11 (Manage Quality), dan APO14 (Manage Data). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-korelasional. Data primer dikumpulkan melalui survei menggunakan kuesioner Skala Likert yang disusun berdasarkan praktik-praktik COBIT 2019 dan disebarkan kepada pegawai yang terlibat langsung dalam pengelolaan kliping digital. Analisis data dilakukan melalui pengukuran tingkat kemampuan dan analisis gap antara tingkat kapabilitas aktual dan tingkat kapabilitas yang diharapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa domain ketiga COBIT 2019 berada pada tingkat kapabilitas Level 2 (Managed), dengan nilai rata-rata masing-masing sebesar APO01 = 2,54, APO11 = 2,47, dan APO14 = 2,51, sementara tingkat kapabilitas yang diharapkan adalah Level 3 (Established). Temuan ini mengindikasikan adanya kesenjangan tata kelola TI yang perlu ditangani, terutama pada aspek kerangka tata kelola, manajemen kualitas layanan, dan pengelolaan data kliping digital. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan kajian tata kelola TI berbasis COBIT 2019 serta kontribusi praktis bagi instansi pemerintah dalam merancang strategi peningkatan tata kelola TI guna mendukung efektivitas dan kelangkaan layanan kliping digital.