Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Meningkatkan Kreativitas Desain Produk UMKM Desa Cinta Rakyat dengan Aplikasi Canva Hasanuddin, Muhammad; Barus, Efriansyah Putra Bahari; Budianto, Eko; Zulfan, Zulfan; Rizaldi, Fakhri; Khairul, Khairul
IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2024): IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/iptek.v4i2.68827

Abstract

Abstrak Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan kemampuan desain produk para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Cinta Rakyat dengan memanfaatkan aplikasi Canva. Dalam era digital saat ini, visualisasi produk yang menarik menjadi salah satu faktor kunci dalam meningkatkan daya saing UMKM. Melalui pelatihan yang intensif dan terstruktur, para peserta diperkenalkan dengan berbagai fitur Canva yang mudah digunakan serta teknik desain grafis dasar. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kualitas desain produk UMKM, yang berkontribusi pada peningkatan daya tarik visual dan potensi pemasaran produk. Program ini diharapkan dapat menjadi model keberlanjutan untuk pengembangan kreativitas UMKM di wilayah pedesaan lainnya. Kata Kunci: UMKM, kreativitas desain, aplikasi Canva, Desa Cinta Rakyat, pemasaran digital.
Analisis Kinerja dan Efisiensi Konverter DC–DC Multi-Tahap untuk Aplikasi Energi Terbarukan Hasanuddin, Muhammad; Barus, Efriansyah Putra Bahari
Journal of Electrical Engineering Research Vol. 1 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : CV. Raskha Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64803/joeer.v1i2.10

Abstract

Pemanfaatan energi terbarukan memerlukan sistem konversi daya yang mampu menghasilkan tegangan keluaran stabil dan efisien di tengah karakteristik sumber energi yang bersifat fluktuatif. Salah satu solusi yang dikembangkan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah penggunaan konverter DC–DC multi-tahap, yang mengombinasikan beberapa tahapan konversi guna memperluas rentang pengaturan tegangan dan meningkatkan kinerja sistem. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja dan efisiensi konverter DC–DC multi-tahap pada aplikasi energi terbarukan melalui pendekatan simulasi pemodelan sistem tenaga listrik. Model konverter dirancang dengan konfigurasi bertingkat dan diuji pada berbagai variasi tegangan masukan serta perubahan beban untuk mengevaluasi stabilitas tegangan keluaran, efisiensi konversi daya, respons dinamis, dan distribusi rugi daya antartahap. Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur multi-tahap mampu mempertahankan kestabilan tegangan keluaran dalam batas toleransi operasional dengan nilai riak yang relatif kecil. Efisiensi konverter mencapai tingkat tinggi pada kondisi beban nominal serta tetap terjaga pada variasi beban lainnya dibandingkan karakteristik umum konverter satu tahap. Distribusi rugi daya yang merata pada setiap tahapan konversi turut meningkatkan keandalan sistem dan mengurangi potensi konsentrasi panas pada komponen semikonduktor daya. Respons dinamis sistem terhadap perubahan beban juga menunjukkan waktu pemulihan yang cepat, sehingga mendukung penerapan konverter multi-tahap pada sistem energi terbarukan yang memiliki kondisi operasi dinamis. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa konverter DC–DC multi-tahap merupakan solusi yang efektif untuk meningkatkan efisiensi dan kestabilan sistem konversi daya pada aplikasi energi terbarukan.
Assessing the Capability of E-Attendance Systems in Local Government Institutions Using COBIT 2019: A Case from Indonesia Siahaan, Andysah Putera Utama; Barus, Efriansyah Putra Bahari; Hasanuddin, Muhammad; Zulfan, Zulfan; Rizaldi, Fakhri
Bulletin of Computer Science Research Vol. 6 No. 1 (2025): December 2025
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/bulletincsr.v6i1.831

Abstract

This research evaluates the capability level of the E-Attendance system at the General Bureau of the Regional Secretariat of North Sumatra Province using the COBIT 2019 framework. A mixed-method approach was employed, integrating document analysis, interviews, questionnaires, and system log reviews to assess four key governance and management objectives: DSS06 (Manage Business Process Controls), APO13 (Managed Security), APO14 (Managed Data), and MEA01 (Performance and Conformance Monitoring). The results indicate that the current capability levels range between Level 1 (Performed) and Level 2 (Managed), reflecting partially implemented and inconsistently standardized governance practices. Based on organizational policies, regulatory requirements, and operational needs, the target capability level for all assessed domains is defined at Level 3 (Established), where processes are formally documented, standardized, and consistently implemented across organizational units. The gap analysis reveals deficiencies in data governance structures, security control enforcement, and performance monitoring mechanisms. Nevertheless, the findings demonstrate that improvements in process capability significantly enhance data quality dimensions, including completeness, accuracy, consistency, and timeliness. This study contributes to public sector IT governance literature by providing an evidence-based COBIT 2019 capability assessment and proposing a structured improvement roadmap to achieve the defined target capability level and strengthen digital governance maturity.
Perancangan Peningkatan Tata Kelola Ti Kliping Digital di Instansi Pemerintahan Menggunakan Pendekatan Manajemen Informasi Siahaan, Andysah Putera Utama; Barus, Efriansyah Putra Bahari; Hasanuddin, Muhammad; Zulfan; Rizaldi, Fakhri
Jurnal Komputer Teknologi Informasi Sistem Informasi (JUKTISI) Vol. 4 No. 3 (2026): Februari 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juktisi.v4i3.762

Abstract

Transformasi digital dalam sektor pemerintahan menuntut tersedianya tata kelola teknologi informasi (TI) yang efektif untuk mendukung strategi pengelolaan informasi dan pengambilan keputusan berbasis data. Salah satu layanan informasi yang memiliki peran penting adalah sistem kliping digital, yang berfungsi sebagai sarana pemantauan pemberitaan media dan opini publik. Namun pemanfaatan sistem kliping digital di instansi pemerintah sering kali belum didukung oleh tata kelola TI yang matang dan terstandarisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menyoroti tingkat kapabilitas tata kelola TI pada sistem kliping digital di lingkungan instansi pemerintah menggunakan kerangka COBIT 2019, dengan fokus pada domain APO01 (Manage the IT Management Framework), APO11 (Manage Quality), dan APO14 (Manage Data). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-korelasional. Data primer dikumpulkan melalui survei menggunakan kuesioner Skala Likert yang disusun berdasarkan praktik-praktik COBIT 2019 dan disebarkan kepada pegawai yang terlibat langsung dalam pengelolaan kliping digital. Analisis data dilakukan melalui pengukuran tingkat kemampuan dan analisis gap antara tingkat kapabilitas aktual dan tingkat kapabilitas yang diharapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa domain ketiga COBIT 2019 berada pada tingkat kapabilitas Level 2 (Managed), dengan nilai rata-rata masing-masing sebesar APO01 = 2,54, APO11 = 2,47, dan APO14 = 2,51, sementara tingkat kapabilitas yang diharapkan adalah Level 3 (Established). Temuan ini mengindikasikan adanya kesenjangan tata kelola TI yang perlu ditangani, terutama pada aspek kerangka tata kelola, manajemen kualitas layanan, dan pengelolaan data kliping digital. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan kajian tata kelola TI berbasis COBIT 2019 serta kontribusi praktis bagi instansi pemerintah dalam merancang strategi peningkatan tata kelola TI guna mendukung efektivitas dan kelangkaan layanan kliping digital.