Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Rendahnya Motivasi Siswa Sekolah Dasar Dalam Mengerjakan Pekerjaan Rumah Di SDN Kemuning 3 Syafira, Putri; Novaliza, Syely; Indah, Tanti; Sulistianingsih, Rena; Siregar, Yulia Elfrida Yanti
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.12254

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memdeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya motivasi belajar siswa pada SDN Kemuning 3. Pendekatan penelitian yang di gunakan dalam penelitian adalah penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitan tentang reset yang bersifat deskriptif dan cenderung mengunakan analisis. Perspektif subjek lebih di tonjolkan dalam penelitian kualitatif. Hasil penelitian menujukan berdasarkan faktor eksternal yang mempenagruhi rendahnya motivasi siwa pada SDN kemuning 3.yaitu terdapat pada faktor keluarga tentang perhatian orang tua yang sangat kuat, selajutnya pada faktor Masyarakat tentang aktivitas anak dalam masayarakat faktor ini salah satu bagian dari faktor rendahnya motivasi, jelas bahwa faktor ini bukan merupakan salah satu bagian dari faktor penyebab rendahnya motivasi.
Batasan Sanksi Pidana Terhadap Nelayan Kecil Yang Melakukan Penangkapan Ikan Dengan Menggunakan Bahan Peledak Syafira, Putri; Erdianto Effendi; Ferawati
Milthree Law Journal Vol. 2 No. 3 (2025): November
Publisher : PT. Adikara Cipta Aksa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70565/mlj.v2i3.39

Abstract

Penelitian ini menyoroti penerapan sanksi pidana bagi nelayan kecil yang menangkap ikan menggunakan bahan peledak di perairan Indonesia. Sebagai negara maritim, Indonesia memiliki kekayaan laut yang melimpah, yang menjadi sumber penghidupan nelayan lokal, khususnya nelayan kecil. Namun, beberapa nelayan kecil masih menggunakan bahan peledak dalam penangkapan ikan, karena metode ini dianggap murah, cepat, dan mudah. Praktik ini, selain melanggar hukum, merusak ekosistem laut dan mengancam keberlanjutan kesejahteraan nelayan kecil. Regulasi hukum dalam Pasal 100B Undang-Undang Perikanan memberikan sanksi pidana yang berbeda antara nelayan kecil dan skala besar, di mana nelayan kecil hanya dikenai sanksi alternatif, bukan kumulatif. Tujuan penelitian ini adalah pertama, mengkaji aturan batasan sanksi pidana terhadap nelayan kecil yang menggunakan bahan peledak, dan kedua, merumuskan konsep sanksi yang lebih proporsional. Penelitian ini bersifat yuridis normatif kualitatif, dengan sumber data sekunder, termasuk peraturan dan putusan pengadilan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan analisis deduktif. Hasil penelitian menunjukkan inkonsistensi dalam penerapan sanksi pidana terhadap nelayan kecil, dengan putusan pengadilan yang seringkali tidak konsisten dalam menentukan kriteria nelayan kecil. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan penafsiran tegas mengenai definisi nelayan kecil dan penerapan sanksi tambahan berupa tindakan restoratif. Konsep pidana kerja sosial dalam UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP dinilai sebagai alternatif yang lebih produktif, sejalan dengan teori pemidanaan gabungan, karena dapat memperbaiki pelaku dan memulihkan kerusakan lingkungan