Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Family Supportive Supervisory Behavior Dan Pengembangan Karir Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Dengan Work Life Balance Sebagai Mediasi Wahyuningsih, Tri; Seto, Samudro
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v5i1.2155

Abstract

Studi kasus ini berfokus pada anggota staf PT Airwave Aji Perkasa. Sebagai modulator keseimbangan kehidupan kerja, studi kasus ini berusaha memahami bagaimana perilaku supervisor yang mendukung keluarga karyawan berhubungan dengan kebahagiaan kerja. Dengan menggunakan metode pengambilan sampel jenuh dan SEM-PLS, investigasi kausal ini menganalisis data dari seratus karyawan. Tindakan supervisor yang mempromosikan keseimbangan kehidupan kerja untuk keluarga, kepuasan kerja, peluang kemajuan karier, dan keseimbangan kehidupan kerja adalah empat hipotesis yang disetujui dari tujuh hipotesis. Menurut teori ini, keseimbangan kehidupan kerja yang sehat dikaitkan dengan karyawan yang lebih bahagia. Manajer yang membantu staf mereka secara finansial memiliki efek berganda pada kebahagiaan karyawan dan kemajuan karier. Menurut hasil ini, manajer sangat memengaruhi keseimbangan kehidupan kerja dan kebahagiaan pekerja mereka dengan berperilaku dengan cara yang memungkinkan mereka untuk maju secara profesional dan finansial. Ada hubungan langsung antara tingkat kepuasan kerja dan kemauan untuk mencari posisi baru. Hal ini dapat merugikan karyawan apabila mereka tidak merasa didukung oleh atasannya, tidak memperoleh kesempatan untuk berkembang dalam kariernya, atau tidak memiliki keseimbangan yang sehat antara kehidupan dan pekerjaan.
Pengaruh Work Stress, Job Burnout, Compensation, Work Environment terhadap Turnover Intention Pada Karyawan Mall Karawaci, Tangerang Oktiyantoro, Khoirunisa Rahma; Seto, Samudro
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31600

Abstract

Tingginya tingkat turnover karyawan di sektor ritel menjadi tantangan yang perlu diperhatikan oleh perusahaan. Studi ini berfokus pada identifikasi pengaruh work stress, job burnout, compensation, serta work environment pada turnover intention pada karyawan ritel pada Supermal Karawaci. Sebanyak 125 responden terlibat dalam penelitian ini melalui pengisian kusioner sebagai bagian dari pendekatan kuantitatif. Analisis data dilaksanakan melalui memakai regresi linear berganda. Data yang diperoleh menyatakan bahwasanya work stress serta job burnout mempunyai pengaruh positif signifikan pada turnover intention, dilihat dari setiap variabel maupun dengan bersama-sama. Sementara itu, compensation serta work environment tidak berpengaruh signifikan. Saran yang diberikan bagi manajemen adalah melakukan rotasi kerja, pengaturan jadwal yang lebih manusiawi, serta menyediakan pelatihan pengelolaan stres dan komunikasi dua arah agar beban kerja tidak menumpuk dan kondisi mental karyawan tetap terjaga. Selain itu, meskipun compensation dan work environment tidak berpengaruh signifikan dalam penelitian ini, perusahaan tetap disarankan melakukan evaluasi gaji serta memperbaiki suasana kerja untuk mencegah potensi masalah di masa mendatang.
Pengaruh Customer Engagement, Customer Satisfaction dan Service Quality Terhadap Customer Loyalty, Pada Pengguna E-Commerce Aulia Maulidha Ahmad; Samudro Seto
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3690

Abstract

Pesatnya pertumbuhan e-commerce di Indonesia, khususnya Tokopedia, membuat persaingan antar platform digital semakin sengit. Sebagai salah satu marketplace terbesar, Tokopedia perlu mempertahankan loyalitas pelanggannya agar tetap bisa bersaing. Penelitian ini bertujuan untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi customer loyalty, terutama melalui aspek engagement, customer satisfaction, dan service quality. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari pengguna Tokopedia yang tinggal di Jakarta dan berusia 17 tahun. Sampel penelitian diperoleh dengan metode purposive sampling yang menghasilkan sebanyak 124 responden. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa customer engagement mempunyai pengaruh positif terhadap kepuasan pelanggan dan loyalitas pelanggan. Selain itu, kualitas pelayanan juga berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan. Namun, tidak ditemukan pengaruh signifikan antara kepuasan pelanggan dan kualitas pelayanan terhadap loyalitas pelanggan. Temuan ini menunjukkan bahwa meningkatkan customer engagement menjadi faktor utama dalam membentuk loyalitas pelanggan Tokopedia. Penelitian ini menyarankan kepada Tokopedia untuk meningkatkan keterlibatan konsumen melalui fitur yang menarik, menjaga kualitas layanan secara konsisten, serta memastikan kepuasan pelanggan agar dapat meningkatkan loyalitas konsumen. Penelitian ini juga memberikan kontribusi mengenai loyalitas pelanggan di dunia e-commerce Indonesia, terutama dengan menekankan peran penting dari customer engagement sebagai faktor utama dalam membentuk loyalitas.
Pengaruh Citra Merek, Kualitas Produk, Nilai Emosional Dengan Kampanye Boikot Sebagai Variabel Moderasi Terhadap Keputusan Pembelian Marisa Zahra; Samudro Seto; Siti Mariam; Abdul Haeba Ramli
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3776

Abstract

Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh kualitas produk, citra merek dan nilai emosional terhadap keputusan pembelian dengan kampanye boikot sebagai variabel moderasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling yakni purposive sampling. Pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner ke 120 responden di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan, berusia 17-30 tahun. Pernah membeli dan mengkonsumsi produk Nescafe, mengetahui atau pernah melakukan kegiatan pemboikotan produk yang terafiliasi dengan Israel. Kemudian dianalisis dengan menggunakan Partial Least Square-moderating dengan software SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra merek dan nilai emosional dapat berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan kualitas produk tidak berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian. Selanjutnya menunjukan bahwa kampanye boikot tidak dapat memoderasi pengaruh kualitas produk, citra merek, dan nilai emsional terhadap keputusan pembelian. Kesimpulan pada penelitian ini menunjukkan bahwa faktor persepsi positif konsumen terhadap merek dan keterikatan emosional yang kuat mendorong mereka untuk tetap melakukan pembelian, bahkan dalam situasi yang dapat menimbulkan kontroversi seperti kampanye boikot.
Pengaruh Organisasi Pembelajaran, Pemberdayaan Karyawan, dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Industri Manufaktur Otomotif di Jakarta Indi Wianti; Samudro Seto
Economic Reviews Journal Vol. 5 No. 2 (2026): Economic Reviews Journal
Publisher : Masyarakat Ekonomi Syariah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56709/mrj.v5i2.1093

Abstract

The automotive manufacturing industry sector is one of the drivers of the national economy in the manufacturing sector; however, labor productivity in Indonesia still lags behind other Southeast Asian countries. Challenges such as low discipline and communication barriers make it imperative for companies to optimize employee performance. This study aims to analyze the effect of a learning organization, employee empowerment, and job satisfaction on employee performance in the manufacturing industry in Jakarta. This study uses a quantitative approach with a survey method. Data were collected through online questionnaires using a five-point Likert scale from 140 respondents selected through purposive sampling with the criteria of permanent employees who have worked for at least one year. Data analysis was conducted using multiple linear regression through IBM SPSS software after meeting classical assumption tests. The results of the study indicate that Simultaneously, organizational learning, employee empowerment, and job satisfaction have a positive and significant effect on employee performance. Partially, these three variables are proven to have a positive and significant impact. These findings confirm that a continuous learning culture, proper delegation of authority, and collective fulfillment of employee welfare can enhance work effectiveness and the quality of production outcomes in the manufacturing sector.