Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kajian Pengelolaan Air Tanah untuk Mengantisipasi Kekurangan Air Bersih di Desa Kampung Baru Kecamatan Tinangkung Selatan Kabupaten Banggai Kepulauan Tuyu, Krisman; Purnama, Ig.L. Setyawan; Adji, Tjahyo Nugroho
HUMAN: South Asian Journal of Social Studies Vol 4, No 2 (2024): HUMAN: South Asian Journal of Social Studies (Article in Press)
Publisher : HUMAN: South Asian Journal of Social Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/human.v4i2.70778

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengelolaan air tanah untuk mengantisipasi kekurangan air bersih di Desa Kampung Baru Kecamatan Tinangkung Selatan Kabupaten Banggai Kepulauan. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan metode cross sectional dan stratified purposife Sampling mengacu pada pola arah aliran air tanah (flownets). Pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner, wawancara mendalam dengan masyarakat pengguna air tanah menggunakan purposive sampling. Jumlah sampel konstruksi diambil semua sumur gali yaitu sebanyak 54 sampel. Sampel kualitas air tanah ditentukan berdasarkan peta flownets berjumlah 12 sampel. Untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan perilaku sebagai bagian untuk merumuskan strategi pengelolaan air tanah diambil 30 responden. Analisis data menggunakan analisis univariat, laboratorium dan SWOT.  Hasil penelitian konstruksi sumur gali dari 54 sumur gali yang dimanfaatkan warga di Desa Kampung Baru berkisar 57% - 94 % tidak memenuhi syarat kelayakan dan berkisar 6% - 43 % memenuhi syarat kelayakan. Perbandingan nilai baku mutu kesehatan berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2017 untuk kualitas fisik air sumur gali terdapat 8 (67%) sumur gali masih dibawah standar baku mutu air dan 4 (33 %) melebihi standar baku mutu air. Hasil analisis laboratorium menunjukkan bahwa parameter pH, kadar kesadahan, besi dan nitrat masih memenuhi standar baku mutu air, kecuali parameter pH terdapat 5 (42%) sumur gali di bawah standar baku mutu air. Parameter bakteri Escherecia coli dan total Coiform secara keseluruhan melebihi standar baku mutu yang dibolehkan. Hasil analisis SWOT diperoleh startegi agresif dengan menerapkan strategi Strength (S) dan Opportunities (O) (SO), yakni melakukan pengelolaan air tanah dan mata air berdasarkan Peraturan Daerah, meningkatkan pelayanan kebutuhan air bersih dengan memberi kewenangan kepada pengurus atau organisasi pengelolah air seperti PDAM, meningkatkan sarana dan prasarana air bersih, mengupayakan teknologi pengelolaan air tanah dan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencemaran air tanah serta meningkatkan perialaku masyarakat untuk mengantisipasi pencemaran air tanah.Kata Kunci: Air tanah, Konstruksi sumur gali, Kualitas air tanah, dan SWOT
Kelayakan Mata Air Sebagai Sumber Air Minum di Desa Kambani dan Tatabau Kecamatan Buko Selatan Kabupaten Banggai Kepulauan Tuyu, Krisman
Indonesian Journal of Fundamental Sciences Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijfs.v11i1.76026

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan kualitas air mata air berdasarkan parameter fisika dan mikrobiologi di Desa Kambani dan Desa Tatabau. Selain itu untuk mengetahui apakah hasil yang diperoleh telah sesuai dengan standar baku mutu air minum. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif laboratoris, dengan populasi air dari mata air di Desa Kambani dan Desa Tatabau. Sampel air diambil dari mata air yang berbeda ketinggiannya dengan menggunakan teknik pengambilan purposive random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi dan metode dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan membandingkan hasil analisis parameter fisika, kimia, dan mikrobiologi yang dilakukan di Laboratorium Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai dengan standar kualitas baku mutu air bersih. Hasil analisis kualitas air seperti warna, kekeruhan, total zat terlarut, pH, Nitrit (NO2), Nitrat (NO3), besih (Fe), Kromium (Cr) dan Mangan (Mn) secara keseluruhan di bawah standar baku mutu Kesehatan lingkungan untuk air minum sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 tentang Kesehatan Lingkungan. Dengan demikian air dari mata air di Desa Kambani dan Desa Tatabau Kecamatan Buko Selatan dapat digunakan sebagai air minum. Oleh karena itu, air dari mata air ini dapat dilakukan pendistribusian pada rumah-rumah warga pada kedua desa tersebut melalui Program Air Minum dan Sanitasi berbasis Masyarakat. Kata Kunci: Mata Air, Kualitas Air, Air Minum
Sosialisasi Pengelolaan Bank Sampah Berbasis Teknologi Lingkungan Dan Manajemen Keuangan Bagi Masyarakat Desa Liang, Kecamatan Liang Unsong, Imelda Frida; Hatibie, Rizka Wahyuni; Tuyu, Krisman
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/chmxfr69

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah rumah tangga masih menjadi isu lingkungan yang dihadapi masyarakat Desa Liang, Kecamatan Liang, yang ditandai dengan pembuangan sampah secara sembarangan dan belum adanya sistem pengelolaan sampah yang tertata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui sosialisasi pengelolaan bank sampah berbasis teknologi lingkungan dan manajemen keuangan sederhana. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan masyarakat dalam pemilahan sampah, pengelolaan bank sampah, serta pencatatan keuangan yang transparan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahapan sosialisasi dan praktik langsung. Sosialisasi dilakukan melalui ceramah dan diskusi interaktif mengenai konsep bank sampah dan pengelolaan sampah rumah tangga. Selanjutnya, pelatihan dengan menunjukkan mana saja yang termasuk sampah rumah tangga dan simulasi pencatatan keuangan menggunakan format sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan sampah dan mekanisme pencatatan keuangan bank sampah. Kegiatan ini disimpulkan mampu menjadi langkah awal dalam mendukung terbentuknya sistem pengelolaan bank sampah yang berkelanjutan dan bernilai ekonomi bagi masyarakat Desa Liang