Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menjembatangi Kesenjangan Sosial dalam Masyarakat Gulo, Mixra Kristiani; Gulo, Iman Kristiyani; Gulo, Syukur Eli; Harefa, Hendrikus Otniel Nasozaro
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25421

Abstract

Kesenjangan sosial adalah suatu keadaan ketidakseimbangan sosial yang ada dalam masyarakat yang menjadikan suatu perbedaan yang sangat mencolok. Kesenjangan sosial tersebut disebabkan oleh masalah sosial, yakni tidak adanya persesuaian antara ukuran-ukuran dan nilai-nilai sosial dengan kenyataan-kenyataan serta tindakan-tindakan sosial. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat aspek-aspek yang menjembatangi kesenjangan sosial dalam masyarakat khusunya di desa Tuhemberua, Kecamtan Mandrehe, Kaupaten Nias Barat. Subjek penelitian yaitu penduduk desa Tuhemberua. Instrumen yang digunaan untuk mengumpulkan data adalah lembar wawancara, lembar observasi, dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan tersebut akan dianalisis dan dideskripsikan untuk menarik kesimpulan. Sehingga diperoleh hasil bahwa kesenjangan sosial dapat diatasi melalui pendidikan, pemerataan pembangunan, pemberian lapangan pekerjaan. Pemerintan dan kontribusi masyarakat dalam upaya mengatasi kesenjangan sosial di desa Tuhemberua telah dilaksanakan dengan baik walaupun sedikitnya masih terdapat kelemahan.
Human Rights Protection in the Context of Religious Diversity in Indonesia Gulo, Mixra Kristiani; Waruwu, Versi Eleven; Zalukhu, Ita Febrin Nasrani; Zebua, Besti; Daeli, Fiktor; Zai, Iman setiaman; Zai, Zoni; Harefa, Hedrikus Otniel Nasozaro
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 12 (2026): January
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18058471

Abstract

Indonesia, as a country with a high level of religious diversity, faces complex dynamics in ensuring the protection of Human Rights, particularly freedom of religion and belief. Religious diversity, which includes Islam, Protestantism, Catholicism, Hinduism, Buddhism, and Confucianism, constitutes a social asset that has the potential to strengthen national unity; however, it also gives rise to various challenges such as intolerance, discrimination, and religion-based violence. This article aims to examine the relationship between human rights principles and religious diversity in Indonesia, identify obstacles to the implementation of freedom of religion, and analyze the roles of the government and society in fostering a tolerant and inclusive social life. The findings indicate that strengthening human rights protection within the context of religious diversity requires fair and inclusive regulations, continuous multicultural education, and the development of interfaith dialogue as a means of building mutual understanding and respect for differences.