Mugni
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Belajar Kemampuan Information Technology Motivasi untuk Meningkatkan Keterampilan di SMA Maflahul Ummah Istiqomah Rohmawati; Andi Romansyah; Angga Pramadjaya; Mugni; Halvino Panji Wicaksono; Gusmaniar Al Husaini Hadi; Mahfud Shidiq; Sherly Mentari
Jurnal Pengabdian Dharma Laksana Vol. 8 No. 1 (2025): JPDL (Jurnal Pengabdian Dharma Laksana)
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/j.pdl.v8i1.54225

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat menuntut generasi muda untuk memiliki kemampuan dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan era digital. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi serta keterampilan siswa SMA Maflahul Ummah dalam bidang Teknologi Informasi (IT) melalui kegiatan pelatihan dan pembelajaran berbasis praktik. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan pelaksanaan kegiatan berupa workshop, pelatihan dasar pemrograman, dan pengenalan aplikasi digital yang mendukung produktivitas. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan kuesioner kepada peserta kegiatan. Hasil Kegiatan ini program pelatihan dan pendampingan yang diberikan memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan kompetensi siswa. Hasil evaluasi melalui Pre-Test dan Post-Test menunjukkan adanya peningkatan rata-rata sebesar +29 poin atau sekitar 49,6% pada seluruh aspek penilaian. Peningkatan yang merata pada seluruh aspek tersebut menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan tidak hanya memperkuat pengetahuan dan keterampilan teknis siswa, tetapi juga meningkatkan motivasi, kedisiplinan, serta kemampuan kolaboratif mereka dalam dunia IT
Syakhsiyyah Shafwan bin Umayyah fill Qissah Al Qasyirah Thabibun Nufus Li Thaha Husein(Dirasah Tahliliyyah Sikulujiyyah Adabiyyah Inda Carl Gustav Jung) Umardani Sumarlin; Muhammad Dedad Bisaraguna Akastangga; Mugni
Penaoq: Jurnal Sastra, Budaya dan Pariwisata Vol. 1 No. 2 (2020): Penaoq: Jurnal Sastra, Budaya dan Pariwisata
Publisher : Fakultas Sastra Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1010/1n21gg28

Abstract

Penelitian ini berjudul Syakhsiyyah Shafwan bin Umayyah fill Qissah Al Qasyirah Thabibun Nufus Li Thaha Husein (Dirasah Tahliliyyah Sikulujiyyah Adabiyyah Inda Carl Gustav Jung). Yang melatari pemilihan judul penelitian ini adalah bahwa karya sastra merupakan fenomena psikologi yang menampilkan aspek-aspek kejiwaan manusia. Salah satu karya sastra yang demikian dalam antologi cerpen yang berjudul Thabibun Nufus karya Thaha Husein. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan psikologi analitik Carl Gustav Jung, sehingga perubahan kepribadian dan gejala-gejala kejiwaan dapat diungkapkan. Ada beberapa hal yang menarik dalam Teori kepribadian, salah satunya, pada ranah tingkatan kepribadian (Level of The Psyche). Psyche itu sendiri sebenarnya dalam pengertian Jung adalah jiwa. Jadi objek jiwa lebih luas dari kepribadian itu sendiri, karena kepribadian sebenarnya masuk dalam komponenkomponen kejiwaan. Dalam tingkatan kepribadian Jung, terdapat Kesadaran (Conscious), Ketidaksadaraan Individu (Personal Unconscious), Ketidaksadaran Kolektif (Collective Unconscious), dan juga Arketipe Melalui psikologi analitik ini, dapat di temukan hubungan yang saling terkait antara objek material dan objek formal di mana, objek material disini, mengisahkan kejiwaan yang dialami oleh tokoh utama Shafwan yang mengalami perubahan kepribadian. Perubahan tersebut dikarenakan tekanan yang berasal dari suku akan sebuah kebanggan kehormatan hidup di sekitarnya serta kematian keluarganya yang terbunuh oleh sahabat Muhammad Saw. Tekanan-tekanan itulah yang mengakibatkan berubahnya kepribadian Shafwan dan juga mengakibatkan kecemasan yang mendalam. Setelah meneliti, peneliti menyimpulkan bahwasanya kepribadian yang paling dominan pada tokoh utama Shafwan adalah introvert yang mana introvert memiliki kepribadian tertutup hal ini berarti bahwa tokoh utama lebih mengandalkan dunia dalam individualis yang menganggap segala sesuatu dengan kaca mata subjektif.