Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

A ANALYSIS OF STUDENT'S PROBLEMS IN MASTERING VOCABULARY: A CASE STUDY AT SMPN 4 PANGALENGAN Nurul, Nurul Aribah; Darma, Virga Putra; Asipi, Lili Sururi
Tomorrow's Education Journal Vol. 1 No. 1 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Institut Pendidikan dan Bahasa Invada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58660/tej.v1i1.119

Abstract

This study aims to determine students' problems in vocabulary mastery. In this study, researchers investigated students' problems in vocabulary mastery at SMPN 4 Pangalengan. This study applies a descriptive method that uses qualitative analysis of research data. Researchers collect data that supports this study by conducting interviews, questionnaires, and observations. Participants in this study were 7th grade students, there were seven students as subjects in this study.The results of this study obtained that students' problems in vocabulary mastery were lack of student interest and motivation. There are two factors that cause lack of student interest and motivation (1) students' difficulty in memorizing vocabulary, (2) because of the use of smartphones which is the main factor in this problem.
EVALUATION OF MERDEKA CURRICULUM IN ENGLISH SUBJECTS AT JUNIOR HIGH SCHOOL: A CASE STUDY ON WRITING SKILLS Saifan, M. Ardyansyah; Rosalina, Utami; Asipi, Lili Sururi
NextGen Education Review Journal Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Institut Prima Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58660/nextgen.v3i1.129

Abstract

The formulation of the problem in this study is The influence of Merdeka Curriculum on students' ability to write in English language learning. The background to this study is the frequent changes in the education curriculum in Indonesia since the 1952 curriculum (Rentjana Pembelajaran Teruai) which replaced the 1947 curriculum (Rentjana Pelajaran) to the current Merdeka Curriculum in accordance with the Decree of the Minister of Education, Culture, Research and Technology (Mendikbudristek) of the Republic of Indonesia number 56 of 2022 concerning Guidelines for Curriculum Implementation in the Context of Learning Recovery, this curriculum is designed to overcome learning loss and learning gaps that occurred during the COVID-19 pandemic. The purpose of this study is to determine the factors of implementing Merdeka Curriculum in teaching English writing skills in junior high schools and to find out the perceptions of teachers and students towards Merdeka Curriculum in teaching English writing skills in junior high schools. The method used in this research is descriptive qualitative research with a case study method or approach. The theoretical foundation used is the theory of Writing Theory (Hargrove & Poteet (1984: 239). The results of this study obtained eight findings which were divided into two core findings, namely the influencing factors and perceptions of teachers and students regarding the implementation of the Merdeka curriculum at SMPN 2 Banjaran.
Strategi Pembelajaran untuk Mengatasi Masalah Berbicara Bahasa Inggris Siswa Asipi, Lili Sururi; Puspitaningsih, Indah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.15506

Abstract

Abstrak Penelitian ini menyelidiki masalah berbicara yang dihadapi siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris, terutama di antara 68 siswa Teknik Komputer dan Jaringan di SMKN 1 Kota Cirebon untuk tahun akademik 2023/2024. Dengan menggunakan pendekatan campuran, kami menggunakan kuesioner tertutup dan wawancara semi-terstruktur untuk mengumpulkan data. Temuan menunjukkan bahwa 68% siswa menunjukkan tingkat masalah berbicara yang tinggi, dengan 8% terklasifikasi sebagai sangat tinggi dan 24% sebagai rendah. Tantangan linguistik utama yang diidentifikasi meliputi kosakata, pengucapan, tata bahasa, kelancaran, dan pemahaman. Selain itu, isu non-linguistik seperti kecemasan, rasa malu, ketakutan untuk membuat kesalahan, partisipasi yang rendah, dan kurangnya motivasi juga cukup umum. Penelitian ini menerapkan berbagai strategi pedagogis, termasuk aktivitas interaktif, umpan balik dari teman sebaya, dan instruksi bertahap, untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Hasil menunjukkan bahwa strategi-strategi ini tidak hanya meningkatkan kepercayaan diri siswa, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik. Rekomendasi untuk pendidik diberikan untuk secara efektif menangani dan memfasilitasi praktik berbicara di kelas. Kata Kunci: Masalah Berbicara, Pembelajaran Bahasa Inggris, Strategi Pedagogis.
ENHANCHING FLIGHT ATTENDANT STUDENTS' ENGAGEMENT THROUGH THE DST APPROACH AT MULIA ANGKASA ACADEMY CIREBON Asipi, Lili Sururi; Nurfadilla, Rachma
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.38799

Abstract

Kelas aktif dan sehat, baik secara offline maupun online, seharusnya menjalankan dua arah komunikasi secara simultan untuk menyeimbangkan komunikasi antara dosen dan mahasiswa di dalam kelas. Dalam menjalankan komunikasi pembelajaran, mahasiswa memiliki tanggung jawab untuk mengantisipasi kekosongan atau kurangnya lingkungan komunikatif selama proses belajar-mengajar. Digital Storytelling adalah pendekatan yang dapat digunakan oleh dosen dalam pengajaran untuk meningkatkan interaktivitas mahasiswa karena metode ini menantang mereka untuk berbicara secara individu, dapat berbicara secara acak, dan memberikan kesempatan bagi semua orang untuk berbagi cerita mereka tentang topik tertentu. Dalam penelitian ini, peneliti ingin mengamati bagaimana pendekatan Digital Storytelling dapat meningkatkan interaktivitas mahasiswa jurusan pramugari. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah narrative inquiry, yaitu untuk merekam aktivitas dan pengalaman individu atau kelompok kecil yang berkaitan dengan cerita yang dibagikan oleh objek penelitian. Ada beberapa hal penting yang mendasari penelitian ini; salah satunya adalah dengan menerapkan pendekatan Digital Storytelling, mahasiswa pramugari merasa tertantang oleh dosen untuk berbicara, dan hal ini merangsang inisiatif mahasiswa untuk berbagi pengalaman mereka secara digital.