This Author published in this journals
All Journal Sungkai
Muhammad Aldi Hasibuan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Pendapatan Dan Strategi Pengembangan Usaha Produksi Tahu Di Desa Mahato Kecamatan Tambusai Utara Kabupaten Rokan Hulu Muhammad Aldi Hasibuan; Defidelwina; Laily Fitriana
SUNGKAI Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Sungkai (e-Journal)
Publisher : Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/sungkai.v13i1.3065

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis besarnya biaya, penerimaan, pendapatan dan keuntungan usaha tahu, menganalisis lingkungan internal dan eksternal yang terdapat pada pengembangan usaha tahu dan merumuskan strategi pengembangan usaha tahu di Desa Mahato. Metode sensus digunakan untuk pengambilan sampel diperoleh sampel sebanyak 3 sampel yaitu usaha produksi tahu milik Pak Adi Saputra, usaha produksi tahu milik Pak Misdi, dan usaha produksi tahu milik Pak Asrul Adam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha produksi tahu memiliki rata-rata biaya total dalam waktu sebulan adalah sebesar Rp. 17.793.972/bulan dengan biaya implsit Rp. 384.972/bulan dan biaya eksplisit Rp. 17.409.000/bulan. Rata-rata penerimaan berjumlah Rp. 21.280.000/bulan. Rata-rata pendapatan usaha berjumlah Rp. 3.871.000/bulan. Sedangkan rata-rata keuntungan berjumlah Rp. 3.486.028/bulan. Kekuatan yang terdapat pada pengembangan usaha tahu adalah produk tidak menggunakan bahan pengawet, karyawan sudah berpengalaman, proses produksi menggunakan teknologi uap dan memiliki ketersediaan bahan baku. Kelemahan adalah perencanaan pengembangan usaha kurang maksimal, kemampuan dalam memperluas pangsa pasar sangat rendah, kurangnya promosi (sosial media), belum ada standar ukuran produk tahu, tidak memiliki label usaha.  Peluang yang terdapat pada pengembangan usaha tahu adalah banyaknya produk olahan dengan bahan dasar tahu, bertambahnya jumlah penduduk, kesadaran akan gaya hidup sehat dan perkembangan teknologi yang maju. Ancaman adalah banyaknya pengusaha menjual produk yang sejenis, munculnya varian produk tahu dari pesaing, semakin menipisnya pasokan kayu sebagai bahan bakar, meningkatnya harga kacang kedelai dan turunnya harga barang subtitusi tahu. Hasil Analisis matrik SWOT adalah meningkatkan kualitas dan kuantitas produk, menggunakan sosial media sebagai media promosi untuk menambah jumlah konsumen, memperluas pangsa pasar dengan melakukan promosi di sosial media, konsisten dengan ukuran produk dengan memanfaatkan teknologi dan pemotongan produk, meningkatkan efektivitas penggunaan sumber daya, menciptakan varian produk tahu tanpa bahan pengawet dan membuat ukuran produk serta dengan varian yang beranekaragam.