Elean, Julius
Unknown Affiliation

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI ANOTAUREI PADA PELAJARAN IPS DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING Tetelepta, Beby; Kandori, Iwan; Elean, Julius
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 2s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i2s.8138

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar pada pelajaran IPS melalui penerapan model pembelajaran Probelem Based Learning pada peserta didik kelas VIII SMP Negeri Anotaurei Serui. IPS merupakan salah satu mata pelajaran yang ada di tingkat SMP pada kelas VIII menunjukan bahwa interaksi penbelajaran dalam kelas bersifat monoton, di mana peserta didik kurang aktif, pembelajaran masih berpusat pada guru. Tanggapan peserta didik terhadap pembelajaran cendrung rendah, selama pembelajaran berlangsung peserta didik kurang perhatian. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan selama dua siklus. Pengetahuan IPS peserta didik akibat kurang aktifnya peserta didik dalam proses pembelajaran dan kurangnya penggunaan model inovatif oleh guru menjadi alasan penelitian ini dilakukan. Akibatnya mata pelajaran IPS menjadi mata pelajaran yang tidak menarik bagi peserta didik. Selain itu, guru yang memiliki pola konvensional dalam melakukan pembelajaran hanya mengandalkan satu metode juga menjadi salah satu pemicu mengapa mata pelajaran IPS dianggap membosankan bagi peserta didik. Hambatan dan kesulitan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor intern dan faktor ekstern, diantaranya adalah motivasi dan minat belajar peserta dan kreativitas guru dalam menggunakan metode serta model pembelajaran. Dalam meningkatkan aktivitas belajar peserta didik dalam proses pembelajaran dalam kelas diperlukan peran serta guru yang kreatif dan aktif dalam mengelola pembelajaran yakni guru menggunakan strategi dan metode pembelajaran yang dapat meningkatkan aktivitas fisik, mental dan aktivitas emosional peserta didik sehingga apa yang dicapai dalam proses pembelajaran dapat tercapai dengan baik. Dengan menggunakan metode berbasis masalah dengan melihat pada masalah yang dikerjakan dalam kelompok lewat lembar kerja peserta didik diharapkan dapat meningkatkan semua komponen aktivitas belajar peserta didik, karena metode berbasis masalah dapat melibatkan peserta didik dalam proses pembelajaran, dan guru sebagai motivator dan fasilitator yang memberikan arahan dan masukan sehingga peserta didik dapat menguasai materi pembelajaran sesuai yang diharapkan oleh guru. Penulis berharap dengan menggunakan metode berbasis masalah ini peserta didik dapat meningkatkan aktivitas belajar peserta didik secara keseluruhan. Penggunaan metode berbasis masalah ini sangat diperlukan untuk perubahan perilaku dan karakter belajar peserta didik karena membuat pembelajaran jauh lebih bermakna, menyenangkan dan responsif. Untuk itu dalam upaya meningkatkan aktivitas dan motivasi belajar peserta didik penulis berupaya untuk membentuk karakter peserta didik yang kreatif, interaktif, inovatif dalam proses pembelajaran di kelas, maka diperlukan pembelajaran berbasis inovatif, dimana guru harus menerapkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik sebagai salah satu pembelajaran yang menjadikan peserta didik sebagai sentra pendidikan. Model pembelajran inovatif dapat meningkatkan aktivitas dan minat belajar serta dapat mengembangkan kemampuan peserta didik untuk berani tampil dalam pengembangan diri sendiri maupun nantinya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Model pembelajaran yang saya terapkan adalah : Problem Based Learning (PBL) Kata kunci : Aktivitas Belajar, Pelajaran IPS, Model Problem Base Learning ABSTRACT This research aims to increase learning activities in social studies lessons through the application of the Problem Based Learning learning model for class VIII students at Anotaurei Serui State Middle School. Social studies is one of the subjects at junior high school level in class VIII, showing that learning interactions in the classroom are monotonous, where students are less active, learning is still teacher-centred. Students' responses to learning tend to be low, during the learning process students are less attentive. This research is classroom action research carried out over two cycles. Students' social studies knowledge due to students' lack of activity in the learning process and lack of use of innovative models by teachers was the reason this research was conducted. As a result, social studies subjects become uninteresting subjects for students. Apart from that, teachers who have a conventional pattern of teaching only relying on one method are also one of the reasons why social studies subjects are considered boring for students. These obstacles and difficulties are influenced by several factors, namely internal factors and external factors, including participants' motivation and interest in learning and teacher creativity in using learning methods and models. In increasing students' learning activities in the learning process in the classroom, creative and active teacher participation is needed in managing learning, namely teachers use learning strategies and methods that can increase students' physical, mental and emotional activity so that what is achieved in the learning process can be achieved. well. By using a problem-based method by looking at problems worked on in groups via student worksheets, it is hoped that it can improve all components of students' learning activities, because the problem-based method can involve students in the learning process, and the teacher as a motivator and facilitator who provides direction and input so that students can master the learning material as expected by the teacher. The author hopes that by using this problem-based method students can increase students' overall learning activities. The use of this problem-based method is very necessary for changes in students' learning behavior and character because it makes learning much more meaningful, enjoyable and responsive. For this reason, in an effort to increase student activity and learning motivation, the author seeks to shape the character of students who are creative, interactive, innovative in the learning process in the classroom, innovative-based learning is needed, where teachers must implement student-centered learning as one of the learning methods. which makes students the center of education. Innovative learning models can increase activity and interest in learning and can develop students' abilities to have the courage to appear in their own development and later in life in society, nation and state. The learning model that I apply is: Problem Based Learning (PBL) Keywords: Learning Activities, Social Sciences Lessons, Problem Base Learning Model
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU MELALUI METODE PROBLEM BASED LEARNING (PBL) MATERI KEGIATAN EKONOMI PADA KELAS VII SMP NEGERI 5 ANGGREK TAHUN PELAJARAN 2023-2024 Ntuiyo, Masni M; Lempas, Jety; Elean, Julius
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 1s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i1s.8160

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan Peningkatan motivasi belajar peserta didik dalam mata pelajaran IPS Terpadu melalui metode Problem Based Learning (PBL) pada kelas VII SMP Negeri 5 Anggrek. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus, Pada penelitian ini guru yang bertindak sebagai penulis mencoba menerapkan metode pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Tindakan pembelajaran pada siklus I mengenai materi Kegiatan Ekonomi pada sub tema Kegiatan Ekonomi. Tindakan pembelajaran pada siklus II mengenai materi Kegiatan Ekonomi pada sub tema Peran Masyarakat dalam Rantai Ekonomi. Teknik pengumpul data hasil belajar dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan teknik tes tertulis dan teknik pengamatan (observasi). Aspek-aspek dalam pengamatan meliputi: perilaku peserta didik waktu belajar, kegiatan diskusi peserta didik, partisipasi peserta didik dalam presentasi dan diskusi. Data hasil pengamatan divalidasi melalui triangulasi sumber, yaitu data berasal dari peserta didik, pengamat (observer) dan peneliti sendiri. Pada siklus pertama persentase ketuntasan belajar peserta didik dari Prasiklus 52 % pada siklus I meningkat menjadi 79 % dan pada siklus II menjadi 87%. Jumlah peserta didik yang tuntas belajar juga terjadi peningkatan dari prasiklus hanya ada 3 peserta didik pada siklus I sudah ada 15 peserta didik dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 18 peserta didik walaupun belum semua peserta didik tuntas belajar. Berdasarkan kenaikan perhitungan persentase tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan motivasi peserta didik terhadap mata pelajaran IPS Terpadu pada materi Kegiatan Ekonomi hal tersebut di buktikan dengan kenaikan dari tiap siklus. Kata Kunci: Ekonomi, Motivasi Belajar, Problem Based Learning (PBL) ABSTRACT This research aims to describe increasing students' learning motivation in Integrated Social Sciences subjects through the Problem Based Learning (PBL) method in class VII of SMP Negeri 5 Anggrek. This research was carried out in 2 cycles. In this research the teacher who acted as the writer tried to apply the Problem Based Learning (PBL) learning method. Learning actions in cycle I regarding Economic Activities material in the Economic Activities sub-theme. Actions in cycle II regarding Economic Activities material in the sub-theme The Role of Society in the Economic Chain. Data collection techniques for learning outcomes in this research were collected using written test techniques and observation techniques. Aspects in observation include: student behavior while studying, student activities, student participation in presentations and discussions. Observational data is validated through source triangulation, namely data originating from students, observers and researchers themselves. In the first cycle, the percentage of students' learning completion from the Pracycle was 52%, in the first cycle it increased to 79% and in the second cycle it became 87%. The number of students who completed their studies also increased from pre-cycle, there were only 3 students, in cycle I there were 15 students and in cycle II it increased again to 18 students, although not all students had completed their studies. Based on the increase in the percentage calculation, it can be concluded that learning using the Problem Based Learning (PBL) method can increase students' motivation towards Integrated Social Sciences subjects in Economic Activities material. This is proven by the increase in each cycle. Keywords: Economics, Learning Motivation, Problem Based Learning (PBL)
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PELAJARAN IPS KELAS 7 PADA SMPN 2 SANGGALAGI SATAP Bunga, Veronika Nely; Taroreh, Johny; Elean, Julius; Lempas, Jetty D.
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 1s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i1s.8172

Abstract

ABSTRAK Metode konvensional yang susdah lama digunakan oleh pendidik tidak dapat membantu siswa untuk menghadapi tantangan dan kemajuan sesuai perkembangan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan minat belajar siswa pada Kelas VII SMPN 2 SANGGALAGI SATAP Pada Materi kegiatan ekonomi masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas VII yang berjumlah 20 orang siswa pada materi kegiatan ekonomi masyarakat semester Ganjil Tahun Ajaran 2023/2024. Penelitian terdiri dari dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, tindakan/perlakuan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan metode deskriptif. Teknik analisis data yang digunakan yaitu data hasil angket minat belajar siswa dan data observasi pelaksanaan dengan penerapan model pembelajaran PBL. Hasil penelitian bahwa penerapan model pembelajaran problem based learning (PBL) pada materi kegiatan ekonomi masyarakat mengalami peningkatan minat belajar dengan perolehan persentase pada siklus I 76,3 % dan pada siklus II 89 %. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, maka dapat diambil kesimpulan bahwa model pembelajaran PBL dapat meningkatkan minat belajar siswa Kelas VII SMPN2 Sanggalagi Satap pada materi kegiatan ekonomi masyaeakat Kata kunci: minat belajar, problem based learning (PBL) ABSTRACT Conventional methods that have been used by educators for a long time cannot help students to face challenges and progress according to development. The aim of the research is to determine whether the application of the Problem Based Learning (PBL) learning model can increase students' interest in learning in Class VII of SMPN 2 SANGGALAGI SATAP on the subject of community economic activities. This research is classroom action research (PTK). The research subjects were 20 class VII students on the subject of community economic activities in the odd semester of the 2023/2024 academic year. The research consists of two cycles, each cycle consisting of four stages, namely planning, action/treatment, observation and reflection. Data collection techniques use descriptive methods. The data analysis techniques used are data from student interest questionnaire results and implementation observation data using the PBL learning model. The results of the research showed that the application of the problem based learning (PBL) learning model to the material on community economic activities experienced an increase in interest in learning with a percentage gain in cycle I of 76.3% and in cycle II of 89%. Based on the research results obtained, it can be concluded that the PBL learning model can increase the learning interest of Class VII students at SMPN 2 Sanggalagi Satap in the material of community economic activities. Keywords: interest in learning, problem based learning (PBL)
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BASED PROJECT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PRODUK KREATIF DAN KEWIRAUSAHAAN MATERI MERENCANAKAN PRODUK USAHA DI SMK NEGERI 2 SERAM BAGIAN BARAT Lakatoni, Batseba; Rooroh, Agnes; Elean, Julius
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 2s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i2s.8105

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya pembelajaran kewirausahaan dan bagaimana meningkatkan hasil belajar kewirausahaan siswa pada jenjang studi pendidikan SMK. Berdasarkan hal tersebut tujuan penelitian ini adalah bagaimana cara meningkatan hasil belajar kewirausahaan siswa dengan model pembelajaran berbasis project di SMK N 2 Seram Bagian Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK), dengan menggunakan empat langkah yaitu: 1) perencanaan (plan), 2) tindakan (act) 3).pengamatan (observe), 4) refleksi (reflect). Empat tahapan tersebut dilakukan dengan dua siklus penelitian. Berdasarkan hasil penelitian selama dua siklus menunjukan, adanya peningkatan hasil belajar kewirausahaan dalam mebuat Merencanakan Produk Usahadan menyelesaikan soal yang diberikan kepada 20 siswa. Hasil analisis data selama siklus I dan II dapat disimpulkan: (1) siklus pertama jumlah siswa yang mempunyai kreatifitas berdasarkan observasi 70% yaitu sebanyak 14 siswa dan pada (2) siklus ke dua meningkat menjadi 90% yaitu sebanyak 18 siswa. Hasil belajar dari tes kewirausahaan siswa (1) siklus pertama jumlah siswa yang menjawab benar 70% yaitu sebanyak 14 siswa dan pada siklus ke dua (2) meningkat menjadi 95% yaitu sebanyak 19 siswa. Kata Kunci: Hasil belajar, model pembelajaran berbasis project,Kewirausahaan ABSTRACT This research is motivated by the importance of entrepreneurial learning and how to improve students' entrepreneurial learning outcomes at the vocational school education level. Based on this, the aim of this research is how to improve student entrepreneurship learning outcomes with a project-based learning model at SMK N 2 Seram Barat. The method used in this research is classroom action research (PTK), using four steps, namely: 1) planning (plan), 2) action (act) 3).observation (observe), 4) reflection (reflect). These four stages were carried out in two research cycles. Based on the results of research over two cycles, it shows that there is an increase in entrepreneurship learning outcomes in planning business products and solving questions given to 20 students. The results of data analysis during cycles I and II can be concluded: (1) in the first cycle the number of students who had creativity based on observations was 70%, namely 14 students and in (2) the second cycle increased to 90%, namely 18 students. Learning results from the student entrepreneurship test (1) in the first cycle, the number of students who answered correctly was 70%, namely 14 students and in the second cycle (2) it increased to 95%, namely 19 students. Keywords: Learning outcomes, project-based learning model, Entrepreneurship
PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI ANOTAUREI PADA PELAJARAN IPS DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING Tetelepta, Beby; Kandori, Iwan; Elean, Julius
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 2s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i2s.8138

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar pada pelajaran IPS melalui penerapan model pembelajaran Probelem Based Learning pada peserta didik kelas VIII SMP Negeri Anotaurei Serui. IPS merupakan salah satu mata pelajaran yang ada di tingkat SMP pada kelas VIII menunjukan bahwa interaksi penbelajaran dalam kelas bersifat monoton, di mana peserta didik kurang aktif, pembelajaran masih berpusat pada guru. Tanggapan peserta didik terhadap pembelajaran cendrung rendah, selama pembelajaran berlangsung peserta didik kurang perhatian. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan selama dua siklus. Pengetahuan IPS peserta didik akibat kurang aktifnya peserta didik dalam proses pembelajaran dan kurangnya penggunaan model inovatif oleh guru menjadi alasan penelitian ini dilakukan. Akibatnya mata pelajaran IPS menjadi mata pelajaran yang tidak menarik bagi peserta didik. Selain itu, guru yang memiliki pola konvensional dalam melakukan pembelajaran hanya mengandalkan satu metode juga menjadi salah satu pemicu mengapa mata pelajaran IPS dianggap membosankan bagi peserta didik. Hambatan dan kesulitan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor intern dan faktor ekstern, diantaranya adalah motivasi dan minat belajar peserta dan kreativitas guru dalam menggunakan metode serta model pembelajaran. Dalam meningkatkan aktivitas belajar peserta didik dalam proses pembelajaran dalam kelas diperlukan peran serta guru yang kreatif dan aktif dalam mengelola pembelajaran yakni guru menggunakan strategi dan metode pembelajaran yang dapat meningkatkan aktivitas fisik, mental dan aktivitas emosional peserta didik sehingga apa yang dicapai dalam proses pembelajaran dapat tercapai dengan baik. Dengan menggunakan metode berbasis masalah dengan melihat pada masalah yang dikerjakan dalam kelompok lewat lembar kerja peserta didik diharapkan dapat meningkatkan semua komponen aktivitas belajar peserta didik, karena metode berbasis masalah dapat melibatkan peserta didik dalam proses pembelajaran, dan guru sebagai motivator dan fasilitator yang memberikan arahan dan masukan sehingga peserta didik dapat menguasai materi pembelajaran sesuai yang diharapkan oleh guru. Penulis berharap dengan menggunakan metode berbasis masalah ini peserta didik dapat meningkatkan aktivitas belajar peserta didik secara keseluruhan. Penggunaan metode berbasis masalah ini sangat diperlukan untuk perubahan perilaku dan karakter belajar peserta didik karena membuat pembelajaran jauh lebih bermakna, menyenangkan dan responsif. Untuk itu dalam upaya meningkatkan aktivitas dan motivasi belajar peserta didik penulis berupaya untuk membentuk karakter peserta didik yang kreatif, interaktif, inovatif dalam proses pembelajaran di kelas, maka diperlukan pembelajaran berbasis inovatif, dimana guru harus menerapkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik sebagai salah satu pembelajaran yang menjadikan peserta didik sebagai sentra pendidikan. Model pembelajran inovatif dapat meningkatkan aktivitas dan minat belajar serta dapat mengembangkan kemampuan peserta didik untuk berani tampil dalam pengembangan diri sendiri maupun nantinya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Model pembelajaran yang saya terapkan adalah : Problem Based Learning (PBL) Kata kunci : Aktivitas Belajar, Pelajaran IPS, Model Problem Base Learning ABSTRACT This research aims to increase learning activities in social studies lessons through the application of the Problem Based Learning learning model for class VIII students at Anotaurei Serui State Middle School. Social studies is one of the subjects at junior high school level in class VIII, showing that learning interactions in the classroom are monotonous, where students are less active, learning is still teacher-centred. Students' responses to learning tend to be low, during the learning process students are less attentive. This research is classroom action research carried out over two cycles. Students' social studies knowledge due to students' lack of activity in the learning process and lack of use of innovative models by teachers was the reason this research was conducted. As a result, social studies subjects become uninteresting subjects for students. Apart from that, teachers who have a conventional pattern of teaching only relying on one method are also one of the reasons why social studies subjects are considered boring for students. These obstacles and difficulties are influenced by several factors, namely internal factors and external factors, including participants' motivation and interest in learning and teacher creativity in using learning methods and models. In increasing students' learning activities in the learning process in the classroom, creative and active teacher participation is needed in managing learning, namely teachers use learning strategies and methods that can increase students' physical, mental and emotional activity so that what is achieved in the learning process can be achieved. well. By using a problem-based method by looking at problems worked on in groups via student worksheets, it is hoped that it can improve all components of students' learning activities, because the problem-based method can involve students in the learning process, and the teacher as a motivator and facilitator who provides direction and input so that students can master the learning material as expected by the teacher. The author hopes that by using this problem-based method students can increase students' overall learning activities. The use of this problem-based method is very necessary for changes in students' learning behavior and character because it makes learning much more meaningful, enjoyable and responsive. For this reason, in an effort to increase student activity and learning motivation, the author seeks to shape the character of students who are creative, interactive, innovative in the learning process in the classroom, innovative-based learning is needed, where teachers must implement student-centered learning as one of the learning methods. which makes students the center of education. Innovative learning models can increase activity and interest in learning and can develop students' abilities to have the courage to appear in their own development and later in life in society, nation and state. The learning model that I apply is: Problem Based Learning (PBL) Keywords: Learning Activities, Social Sciences Lessons, Problem Base Learning Model
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU MELALUI METODE PROBLEM BASED LEARNING (PBL) MATERI KEGIATAN EKONOMI PADA KELAS VII SMP NEGERI 5 ANGGREK TAHUN PELAJARAN 2023-2024 Ntuiyo, Masni M; Lempas, Jety; Elean, Julius
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 1s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i1s.8160

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan Peningkatan motivasi belajar peserta didik dalam mata pelajaran IPS Terpadu melalui metode Problem Based Learning (PBL) pada kelas VII SMP Negeri 5 Anggrek. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus, Pada penelitian ini guru yang bertindak sebagai penulis mencoba menerapkan metode pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Tindakan pembelajaran pada siklus I mengenai materi Kegiatan Ekonomi pada sub tema Kegiatan Ekonomi. Tindakan pembelajaran pada siklus II mengenai materi Kegiatan Ekonomi pada sub tema Peran Masyarakat dalam Rantai Ekonomi. Teknik pengumpul data hasil belajar dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan teknik tes tertulis dan teknik pengamatan (observasi). Aspek-aspek dalam pengamatan meliputi: perilaku peserta didik waktu belajar, kegiatan diskusi peserta didik, partisipasi peserta didik dalam presentasi dan diskusi. Data hasil pengamatan divalidasi melalui triangulasi sumber, yaitu data berasal dari peserta didik, pengamat (observer) dan peneliti sendiri. Pada siklus pertama persentase ketuntasan belajar peserta didik dari Prasiklus 52 % pada siklus I meningkat menjadi 79 % dan pada siklus II menjadi 87%. Jumlah peserta didik yang tuntas belajar juga terjadi peningkatan dari prasiklus hanya ada 3 peserta didik pada siklus I sudah ada 15 peserta didik dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 18 peserta didik walaupun belum semua peserta didik tuntas belajar. Berdasarkan kenaikan perhitungan persentase tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan motivasi peserta didik terhadap mata pelajaran IPS Terpadu pada materi Kegiatan Ekonomi hal tersebut di buktikan dengan kenaikan dari tiap siklus. Kata Kunci: Ekonomi, Motivasi Belajar, Problem Based Learning (PBL) ABSTRACT This research aims to describe increasing students' learning motivation in Integrated Social Sciences subjects through the Problem Based Learning (PBL) method in class VII of SMP Negeri 5 Anggrek. This research was carried out in 2 cycles. In this research the teacher who acted as the writer tried to apply the Problem Based Learning (PBL) learning method. Learning actions in cycle I regarding Economic Activities material in the Economic Activities sub-theme. Actions in cycle II regarding Economic Activities material in the sub-theme The Role of Society in the Economic Chain. Data collection techniques for learning outcomes in this research were collected using written test techniques and observation techniques. Aspects in observation include: student behavior while studying, student activities, student participation in presentations and discussions. Observational data is validated through source triangulation, namely data originating from students, observers and researchers themselves. In the first cycle, the percentage of students' learning completion from the Pracycle was 52%, in the first cycle it increased to 79% and in the second cycle it became 87%. The number of students who completed their studies also increased from pre-cycle, there were only 3 students, in cycle I there were 15 students and in cycle II it increased again to 18 students, although not all students had completed their studies. Based on the increase in the percentage calculation, it can be concluded that learning using the Problem Based Learning (PBL) method can increase students' motivation towards Integrated Social Sciences subjects in Economic Activities material. This is proven by the increase in each cycle. Keywords: Economics, Learning Motivation, Problem Based Learning (PBL)
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PELAJARAN IPS KELAS 7 PADA SMPN 2 SANGGALAGI SATAP Bunga, Veronika Nely; Taroreh, Johny; Elean, Julius; Lempas, Jetty D.
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 1s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i1s.8172

Abstract

ABSTRAK Metode konvensional yang susdah lama digunakan oleh pendidik tidak dapat membantu siswa untuk menghadapi tantangan dan kemajuan sesuai perkembangan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan minat belajar siswa pada Kelas VII SMPN 2 SANGGALAGI SATAP Pada Materi kegiatan ekonomi masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas VII yang berjumlah 20 orang siswa pada materi kegiatan ekonomi masyarakat semester Ganjil Tahun Ajaran 2023/2024. Penelitian terdiri dari dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, tindakan/perlakuan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan metode deskriptif. Teknik analisis data yang digunakan yaitu data hasil angket minat belajar siswa dan data observasi pelaksanaan dengan penerapan model pembelajaran PBL. Hasil penelitian bahwa penerapan model pembelajaran problem based learning (PBL) pada materi kegiatan ekonomi masyarakat mengalami peningkatan minat belajar dengan perolehan persentase pada siklus I 76,3 % dan pada siklus II 89 %. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, maka dapat diambil kesimpulan bahwa model pembelajaran PBL dapat meningkatkan minat belajar siswa Kelas VII SMPN2 Sanggalagi Satap pada materi kegiatan ekonomi masyaeakat Kata kunci: minat belajar, problem based learning (PBL) ABSTRACT Conventional methods that have been used by educators for a long time cannot help students to face challenges and progress according to development. The aim of the research is to determine whether the application of the Problem Based Learning (PBL) learning model can increase students' interest in learning in Class VII of SMPN 2 SANGGALAGI SATAP on the subject of community economic activities. This research is classroom action research (PTK). The research subjects were 20 class VII students on the subject of community economic activities in the odd semester of the 2023/2024 academic year. The research consists of two cycles, each cycle consisting of four stages, namely planning, action/treatment, observation and reflection. Data collection techniques use descriptive methods. The data analysis techniques used are data from student interest questionnaire results and implementation observation data using the PBL learning model. The results of the research showed that the application of the problem based learning (PBL) learning model to the material on community economic activities experienced an increase in interest in learning with a percentage gain in cycle I of 76.3% and in cycle II of 89%. Based on the research results obtained, it can be concluded that the PBL learning model can increase the learning interest of Class VII students at SMPN 2 Sanggalagi Satap in the material of community economic activities. Keywords: interest in learning, problem based learning (PBL)