Continuity of Care (COC) midwifery care is continuous midwifery care provided to mothers and babies starting during pregnancy, childbirth, newborns, postpartum and family planning. With COC care, the development of the mother's condition at all times will be well monitored. This is Efforts are being made to reduce the maternal mortality rate (MMR) and infant mortality rate (IMR). The method used in comprehensive care for pregnant, maternity, postpartum, neonate and family planning women is the descriptive method. The type of final assignment report used is a case study. Data collection techniques use interview methods and direct observation of patients. The results obtained from comprehensive assistance using Continuity of Care (COC) for Mrs. SJ provides complementary care to reduce discomfort in the second trimester, namely with massage efflurage care, while the delivery occurs pathologically due to surgery because there have been complications in the mother since pregnancy, namely an increase in blood pressure until it is decided to give birth pathologically, namely via caesarean section. The conclusions obtained by the author from carrying out comprehensive midwifery care using Continuity of Care (COC) for Mrs. SJ is that as health workers, especially midwives, they can implement comprehensive midwifery care to reduce MMR and IMR. Abstrak Asuhan kebidanan Continuity of Care (COC) merupakan asuhan kebidanan berkesinambungan yang diberikan kepada ibu dan bayi dimulai pada saat kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas dan keluarga berencana, dengan adanya asuhan COC maka perkembangan kondisi ibu setiap saat akan terpantau dengan baikhal ini merupakan upaya yang dilakukan untuk menurunkan Angka kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Metode yang digunakan dalam asuhan komprehensif pada ibu hamil, bersalin, nifas, neonatus dan KB ini adalah metode deskriptif. Jenis laporan tugas akhir yang digunakan adalah studi kasus (case study). Teknik pengumpulan data menggunakan metode interview dan observasi langsung terhadap pasien. Hasil yang diperoleh dari pendampingan komperhensif secara Continuity of care (COC) pada Ny. SJ dilakukan asuhan komplementer untuk mengurangi ketidaknyamanan trimester dua yaitu dengan asuhan massage efflurage sedangkan masa persalinan terjadi secara patologis dikarenakan yaitu dengan operasi karena terdapat komplikasi pada ibu sejak kehamilan yaitu terjadi peningkatan tekanan darah hingga diputuskan persalinan secara patologis yaitu melalui operasi sesar. Kesimpulan yang diperoleh penulis dari melakukan asuhan kebidanan komperhensif secara Continuity of Care (COC) pada Ny. SJ adalah bahwa sebagai tenaga kesehatan khususnya Bidan dapat menerapkan asuhan kebidanan secara komperhensif untuk menurunkan AKI dan AKB.