Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

STUDI PENERAPAN METODE ANALISIS DERIVATIF PADA DATA POTENSIAL GRAVITASI Muhammad Amir Zain; Muhammad Fahrur Rozi; Anisa Nur Septikasari; Muhammad Nuruddianto; Supriyanto Supriyanto; Ahmad Zarkasyi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 4 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2015
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (882.586 KB)

Abstract

In geothermal exploration, geophysics method is one of main method which is used to detect the existence geothermal system. The existence of geothermal system can be known with searching earth subsurface structure. Our research goal is to identify subsurface structure that can be used to know geothermal system belong. The method that we used is gravity method. Gravity method is method based on gravity acceleration variation on earh surface. This method can detect subsurface geology structure such as fault, basin, graben, and caldera. To imaging subsurface structure geology more clearly, the result of gavity processing will be processed more advance with derivative analysis method. One of derivative metode that is often used, is horizontal gradient method and second order vertical method. Both of them can know vertical contact between subsurface body and know what kind of fault structure. The final result is anomaly horizontal gradient contour map and anomaly secong ordel vertical gradient map. And than both of map will be analyzed and integrated with gelogical data in field research. Keywords: Gravity, stucture, gradient, fault.
Manufacturing of IOT-Based Industrial Wastewater pH and TSS Monitoring Instruments Using RUT 955 Supriyanto Suparno; Britantyo Wicaksono; Fatimah Nurul Qolbi
FLYWHEEL : Jurnal Teknik Mesin Untirta Volume 8, Issue 1, April 2022
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/fwl.v0i0.15394

Abstract

According to data from the Environment Ministry of the Republic of Indonesia, 59 percent of Indonesian rivers are severely Polluted. The pollutant is due to many people's and industry's behavior of discharging waste directly into the river. This liquid waste contains solids and chemical compounds that affect river water's acidity (pH). Their pollutant does not meet the Government Regulation of the Republic of Indonesia Number 101/2014. Research has been carried out to manufacture an IoT-based sparing monitoring system device using RUT955 to measure the pH and TSS of industrial wastewater in remote areas. This sparring system uses two sources of electric current: PLN and the sun. Solar electricity stored in the battery is used to overcome the problem of breaking the electricity supply from PLN. The device made has been successfully connected to the internet using the webhook.site platform. Acquisition data storage is carried out using the google spreadsheet platform. The pH and TSS data measured by the sensor sent by RUT955 can be received and displayed on the internet platform. The measurement results that the sensor has carried out need to be calibrated so that the data sent is accurate.
Raspberry-Pi Zero-Based Reflection Seismic Logger Design with Network Time Protocol Synchronization Suparno, Supriyanto; Notonegoro, Hamdan Akbar; Wicaksono, Britantyo; Akbar, Abdurrahman Azzam
FLYWHEEL : Jurnal Teknik Mesin Untirta Volume 8, Issue 2, October 2022
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/fwl.v0i0.17969

Abstract

Indonesia is a country with very high mineral reserve potential. The mining sector also contributes to non-tax state revenue. Efforts to explore the content of minerals in the earth's bowels can use the seismic reflection method. This seismological principle relies on the propagation of mechanical waves whose reflections are captured and recorded using a geophone. Limitations of domestically produced seismic instrumentation can slow down exploration activities.For this reason, developing domestic geo-seismic acquisition instrumentation is necessary to support exploration activities. In this study, eight units of a Raspberry Pi-based reflection seismic logger prototype device have been made using the MEMS ADXL355 accelerometer sensor with NTP protocol synchronization. Data from the initial test results show that the eight seismic reflection loggers of the device can work simultaneously in reading the seismic waves they receive.
The Application Of Outliers-Out Stacking For Seismic Noise Reduction In Synthetic And Real Data Agus Riyanto; Novrizal; Supriyanto; Abdul Haris
Jurnal Geosains Terapan Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Geosains Terapan
Publisher : Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seismic data processing is an important stage to improve the signal-to-noise (S/N) ratio and the seismic resolution in the seismic method. The invention of new methods for seismic data processing needs to be examined for its effectiveness and its implications to the whole sequences in the seismic data processing. Outliers-Out Stack (OlO Stack) is a new alternative for stacking method. This method is claimed more effective in eliminating bad sample data, which is contaminated by the outliers. Further, this method is able to improving stacking methods to become optimum. In this study, we applied the OlO Stack method to the synthetic and real data set by comparing its result with 2 other stacking methods, i.e., Mean Stack and α-Trimmed Stack. The three methods are applied to 2D seismic marine data, which have been varied at some processing stages. The results show that the application of OlO Stack in seismic data processing is less effective to reduce seismic random noise compared to the two other methods. However, the application to the synthetic data set with the NMO case, the OlO stack shows better quality, which is indicated by a high correlation coefficient of 0.892196 and a lower RMS error of 0.109851. These results were confirmed by the real data set, where the OlO Stack data is able to reduce ringing and suppress multiple energy better than the other two methods.
Identifikasi Endapan Bijih Besi Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah Menggunakan Korelasi serta Komparasi Metode IP-Resistivitas dan Magnetik Salsabila Sisqi Indreswari; Supriyanto; Agus Kuswanto
Jurnal Geosains Terapan Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Geosains Terapan
Publisher : Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilakukan pada Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah menggunakan korelasi serta komparasi metode polarisasi terimbas (IP), resistivitas listrik, dan magnetik untuk memetakan keberadaan zona mineralisasi endapan bijih besi yang bersifat ekonomis. Luas daerah yang menjadi objek penelitian sekitar 0,3 km2. Konfigurasi elektroda yang digunakan pada metode geolistrik adalah konfigurasi Wenner dan terdapat lima lintasan pengukuran geolistrik berarah barat laut-tenggara dengan panjang setiap lintasan 470 m. Data resistivitas listrik dapat menunjukkan jenis litologi, zona alterasi, dan zona mineral logam. Data IP dapat menunjukkan adanya zona mineralisasi serta memetakan kondisi bawah permukaan mineralisasi endapan bijih besi secara lateral dan vertikal. Kemudian data magnetik yang diberikan mencakup area pengukuran geolistrik, sehingga dapat dilakukan profiling anomali magnetik pada setiap lintasan geolistrik. Data magnetik mampu memetakan zona batuan teralterasi dan zona struktur. Daerah penelitian berada pada batuan gunung api yang terdiri atas breksi berkomposisi andesit dan basal, aliran lava, batupasir tufan, tuf, serta intrusi andesit dan basal. Berdasarkan informasi geologi regional dan litologi daerah penelitian, genesa bijih besi pada daerah penelitian terbentuk dari proses hidrotermal dan tergolong bijih besi primer (bijih besi oksida–magnetit dan hematit).
Identifikasi Sesar di Bawah Permukaan yang Dapat Menyebabkan Gempa Berdasarkan Metode First Horizontal Derivative dan Second Vertical Derivative di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur Priska Ezrahayu; Supriyanto
Jurnal Geosains Terapan Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Geosains Terapan
Publisher : Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemindahan ibu kota negara di Pulau Kalimantan, tepatnya di wilayah administratif Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur sudah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo. Alasan pemindahan ibu kota negara disebabkan karena kecilnya risiko bencana alam, salah satunya bencana gempa bumi. Akan tetapi, berdasarkan catatan sejarah, wilayah Kalimantan Timur pernah mengalami gempa bumi dan dipotong oleh Sesar Sangkulirang dan Sesar Paternoster yang masih aktif. Meskipun magnitudo gempa tidak terlalu besar, gempa bumi yang berpusat di kedalaman yang dangkal (<60 km) dapat bersifat merusak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan dan jenis struktur bawah permukaan yang terdapat di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur dengan menggunakan metode gravitasi. Pengolahan data dianalisis menggunakan metode First Horizontal Derivative (FHD) dan Second Vertical Derivative (SVD). Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat sebaran anomali sebesar 6.4 mGal hingga 22.6 mGal. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa daerah Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur memiliki struktur berupa antiklin, sinklin, dan diduga terdapat sesar naik dan sesar normal. Data berupa peta seismisitas dan peta bahaya gempa bumi BMKG menunjukkan bahwa wilayah penelitian memiliki potensi gempa bumi rendah, dengan kata lain jika terjadi gempa bumi, lokasi penelitian dapat tetap merasakan getarannya. Maka dari itu, lokasi calon ibu kota negara baru dapat dikatakan memiliki potensi gempa bumi, namun magnitudo getaran yang dirasakan ringan dan tidak merusak.
Pemantauan Perubahan Tahanan Jenis Tanah Akibat Pemberian Pupuk Jenis NPK, Urea, ZA dan ZK pada Lahan Pertanian Terkondisi Menggunakan Alat Geolistrik Sederhana Mujahid Robbani; Supriyanto
Jurnal Geosains Terapan Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Geosains Terapan
Publisher : Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai negara agraris, perkembangan pertanian di Indonesia semakin maju. Dampak buruk dari kemajuan pertanian ini adalah terjadinya degradasi lahan. Salah satu penyebab degradasi lahan adalah pemakaian pupuk yang berlebih pada lahan. Metode geofisika dapat digunakan dalam bidang lingkungan dan pertanian. Penelitian ini menggunakan metode tahanan jenis listrik untuk memantau perubahan nilai tahanan jenis listrik tanah akibat pemberian pupuk jenis NPK, Urea, ZA, dan ZK ke dalam tanah. Penelitian ini menggunakan konfigurasi Wenner dengan panjang lintasan 3 meter, menggunakan 16 elektroda dengan jarak antar elektroda 20 cm. Penelitian ini menggunakan lahan pertanian di daerah Magetan, Jawa Timur dengan ukuran 4,5 m x 8,5 m. Lahan tersebut dibagi menjadi 4 area/blok kemudian masing-masing area akan diberikan empat jenis pupuk yang berbeda. Keempat jenis pupuk dilarutkan dalam air dengan perbandingan 1 gram pupuk : 10 ml air. Pengukuran tahanan jenis listrik dilakukan 5 kali yaitu sebelum pemberian pupuk serta 3 hari, 5 hari, 7 hari, dan 10 hari setelah pemberian pupuk. Pengukuran tahanan jenis listrik ini menggunakan alat geolistrik sederhana dengan menggunakan dua buah multimeter untuk mengukur arus dan tegangan dengan sumber tegangan 12 V. Hasil pengolahan data resistivitas dalam penampang 2 dimensi menunjukkan dalam rentang waktu 10 hari nilai resistivitas tanah mengalami...
Identifikasi Struktur Geologi Sebagai Potensi Area Jebakan Hidrokarbon Berdasarkan Integrasi Data Gaya Berat dan Data Seismik di Pulau Timor, Indonesia Timur Nur Rizky Amelia; Supriyanto; Haryono Haryanto
Jurnal Geosains Terapan Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Geosains Terapan
Publisher : Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pulau Timor merupakan salah satu pulau yang masuk ke dalam kawasan timur Indonesia dan memiliki potensi minyak dan gas bumi. Penelitian pada bagian barat Pulau Timor bertujuan untuk mengidentifikasi potensi area jebakan hidrokarbon berdasarkan struktur bawah permukaan. Kemampuan metode gravitasi dalam menententukan perbedaan densitas dan metode seismik dalam menentukan batas-batas struktur dapat memberikan informasi yang cukup jelas dalam mengidentifikasi struktur bawah permukaan. Kedua metode dalam penelitian ini digunakan dengan memanfaatkan pemodelan ke depan 2D data gravitasi satelit yang didukung dengan data sekunder berupa penampang seismik 2D dan data geologi permukaan. Model bawah permukaan dibuat pada dua lintasan, lintasan A-C dan lintasan D-F. Hasil pemodelan ke depan 2D data gravitasi satelit pada lintasan A-C dan D-F menunjukan lima lapisan batuan dengan kedalaman maksimum ±12,4 km yang terkonfirmasi cukup baik oleh data penampang seismik dan data geologi. Kesesuaian tersebut terlihat oleh model penampang struktur yang dibuat berdasarkan model penampang seismik menghasilkan nilai error yang cukup kecil, yaitu pada lintasan A-C memiliki error 3,93% dan pada lintasan D-F memiliki error 4,63%. Selain itu, analisis turunan horizontal pertama (FHD) dan turunan vertikal kedua (SVD) pada kedua lintasan dapat mengidentifikasi kemenerusan struktur sesar, yang juga teridentifikasi pada penampang seismik dan pemodelan yang dibuat. Model penampang struktur yang telah dibuat dapat memberikan gambaran element petroleum system Pulau Timor, sehingga informasi tersebut dapat digunakan untuk menentukan potensi area jebakan hidrokarbon dan sebagai infomasi awal dalam kegiatan eksplorasi.
Microstructure Influence on Rock Electrical Properties: Integration of Laboratory and Numerical Methods Muhammad Bisri Mustofa; Aditya A. Wicahyanto; Firda Mahfuziahaq; Supriyanto Supriyanto
Jurnal Geosains Terapan Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Geosains Terapan
Publisher : Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64986/jgt.v7i1.116

Abstract

The electrical properties of rocks are widely used in characterizing reservoir rocks due to their ability to identify porosity, fluid types, and saturation levels. This study aims to determine the effect of microstructure on the electrical properties of Ngrayong Formation rocks through laboratory measurements and numerical calculations. Twelve samples from three-grain size categories with porosity ranges of 34-48% were prepared for resistivity measurements under partially and fully brine-saturated conditions using a 6% NaCl solution. Scanning results of the three categories revealed that grain size influences the microstructure of rocks, including the distribution of grain size and pore size. The estimated electrical properties show that at low saturation, microstructure significantly affects resistivity response. Conversely, at high saturation, variations in microstructure tend to result in uniform resistivity, indicating minor microstructural influence on high-saturation electrical property estimations. Additionally, Archie parameters were determined with ranges of 2.1-3.4 for the cementation exponent and 1.2-2.4 for the saturation exponent. A strong correlation was also observed between laboratory measurements and numerical calculations, especially for samples with small grain sizes. This study provides a deeper understanding of the electrical properties of rocks as a function of their microstructure, which can serve as a base for interpreting electrical data from Routine/Special Core Analysis, resistivity log data, or field resistivity data in Applied Geophysics.