Agus Kuswanto
PT Geoscan Eksplorasindo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi Endapan Bijih Besi Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah Menggunakan Korelasi serta Komparasi Metode IP-Resistivitas dan Magnetik Salsabila Sisqi Indreswari; Supriyanto; Agus Kuswanto
Jurnal Geosains Terapan Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Geosains Terapan
Publisher : Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilakukan pada Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah menggunakan korelasi serta komparasi metode polarisasi terimbas (IP), resistivitas listrik, dan magnetik untuk memetakan keberadaan zona mineralisasi endapan bijih besi yang bersifat ekonomis. Luas daerah yang menjadi objek penelitian sekitar 0,3 km2. Konfigurasi elektroda yang digunakan pada metode geolistrik adalah konfigurasi Wenner dan terdapat lima lintasan pengukuran geolistrik berarah barat laut-tenggara dengan panjang setiap lintasan 470 m. Data resistivitas listrik dapat menunjukkan jenis litologi, zona alterasi, dan zona mineral logam. Data IP dapat menunjukkan adanya zona mineralisasi serta memetakan kondisi bawah permukaan mineralisasi endapan bijih besi secara lateral dan vertikal. Kemudian data magnetik yang diberikan mencakup area pengukuran geolistrik, sehingga dapat dilakukan profiling anomali magnetik pada setiap lintasan geolistrik. Data magnetik mampu memetakan zona batuan teralterasi dan zona struktur. Daerah penelitian berada pada batuan gunung api yang terdiri atas breksi berkomposisi andesit dan basal, aliran lava, batupasir tufan, tuf, serta intrusi andesit dan basal. Berdasarkan informasi geologi regional dan litologi daerah penelitian, genesa bijih besi pada daerah penelitian terbentuk dari proses hidrotermal dan tergolong bijih besi primer (bijih besi oksida–magnetit dan hematit).
Pemodelan Metode Resistivitas 4D untuk Identifikasi Penyebab Longsor di Wilayah Asrama Kampus Lapangan Geologi Karangsambung Azelia Maudine Khadijah Fahira; Iskandarsyah; Agus Kuswanto; Junaedi Abdulah
Jurnal Geosains Terapan Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Geosains Terapan
Publisher : Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah longsor di Asrama Kampus Lapangan Geologi Karangsambung mulai Agustus - November 2022 menyebabkan tembok bergeser hingga membelok. Pada Agustus 2023, pergeseran tembok sekitar 1,5 meter kembali terjadi pada zona yang mengalami longsor sebelumnya. Litologi di bawah permukaan didominasi batulempung yang tidak dapat mengalirkan air tanah. Pengamatan sumur pompa menunjukkan naiknya muka air tanah setelah penyedotan, menandakan kandungan air tinggi di bawah permukaan, yang dapat disebabkan oleh curah hujan ringan yang berkepanjangan. Pergerakan air tanah perlu dimodelkan untuk mengidentifikasi arah aliran air dari resapan hujan ke bawah permukaan. Pemodelan metode resistivitas 4D sebanyak 4 kali dan jarak waktu 3 jam menunjukkan air hujan meresap pada lapisan tanah timbunan, menyebar ke arah timur, selatan, dan barat laut. Air dari selatan dan timur mengalir ke tenggara kedalaman 4 – 20 meter, sementara dari barat laut menuju kedalaman 8 – 23 meter. Air terperangkap di atas bidang gelincir lempung lanauan, terutama di tenggara yang mendekati zona longsor. Curah hujan ringan berkepanjangan terjadi 14 kali dari Januari - November 2022, dengan puncaknya pada 13 - 17 Juli 2022 sebesar 22,65 mm/hari. Dengan demikian, penyebab tanah longsor di daerah penelitian adalah air resapan hujan ringan berkepanjangan yang mengalir ke bawah zona longsor dan terperangkap pada bidang gelincir lempung lanauan.