Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN ANALYTICITY SISWA Rezqy Ayu Devi Arafah; Dian Kurniati; Nurcholif Diah Sri Lestari; Didik Sugeng Pambudi; Nanik Yuliati
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i3.7533

Abstract

Abstrak Penting bagi siswa memiliki disposisi berpikir kritis, namun kenyataannya disposisi berpikir kritis siswa masih sangat rendah khususnya pada komponen analyticity. . Namun pada kenyataannya, belum ada perangkat pembelajaran yang dapat meningkatkan analyticity siswa. Penelitian ini digolongkan sebagai penelitian pengembangan dengan tujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran model Problem Based Learning (PBL) dengan model pengembangan 4D yang valid, praktis dan efektif. Observasi, tes dan angket adalah teknik pengumpulan data. Adapun subjek uji coba adalah kelas VII A SMP Negeri 1 Rogojampi sebanyak 29 siswa. Data kevalidan diperoleh dari hasil validasi buku petunjuk penggunaan, modul ajar, LKPD dan soal tes dengan menganalisis skor dari validator, yakni berturut-turut adalah 3,73; 3,91; 3,88 dan 3,79. Hasil analisis dari observasi keterlaksanaan perangkat pembelajaran digunakan untuk data kepraktisan, dengan cara merata-rata skor dari seluruh pertemuan, yakni 3,51 yang memasuki kategori tinggi. Data keefektifan diperoleh dari THB, hasil observasi perilaku analyticity dan angket respon siswa yang menunjukkan siswa tuntas secara klaksikal sebesar 86,2%, rata-rata N-Gain siswa adalah tinggi, perilaku analyticity siswa baik dan respon siswa positif. Dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran PBL pada materi aritmatika sosial efektif untuk meningkatkan analyticity siswa.AbstractIt is important for students to have a critical thinking disposition, but in fact students' critical thinking disposition is still very low, especially in the analyticity component. This research is categorized as development research with the aim of developing learning tools for the Problem Based Learning (PBL) model with a valid, practical and effective 4D development model. Observations, tests and questionnaires were used as data collection techniques. The test subjects were class VII A of SMP Negeri 1 Rogojampi with 29 students. Validity data was obtained from the validation results of user manuals, teaching modules, worksheets and test questions by analyzing the scores from the validator, namely 3.73; 3.91; 3.88 and 3.7. The results of observing the application of learning tools are used for practicality data, by means of averaging the scores of all meetings, namely 3.51 which is in the high category. Effectiveness data was obtained from THB, the results of observations of analytic behavior and student response questionnaires showed that students completed classically at 86.2%,  the average N-Gain was high, the students' analytical behavior was good and the response positive students. It can be concluded that PBL learning tools on social arithmetic material are effective for increasing students’analyticity
PELATIHAN MEMBUAT DAFTAR PUSTAKA OTOMATIS DENGAN APLIKASI MENDELEY SECARA DARING BAGI MAHASISWA UNIVERSITAS BAKTI INDONESIA Arafah, Rezqy Ayu Devi
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 8 No. 3 (2024): DECEMBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v8i3.8744

Abstract

Terdapat kendala yang sering dialami mahasiswa dalam penulisan karya ilmiah, khususnya pada penyusunan daftar pustaka. Oleh karena itu, diperlukannya teknologi baru untuk mempermudah dalam menyusun daftar pustaka secara otomatis, salah satunya adalah aplikasi Mendeley. Artikel ini berisi tentang hasil pelatihan penggunaan aplikasi Mendeley yang dilakukan oleh dosen Universitas Bakti Indonesia. Pelatihan ini diadakan secara daring menggunakan aplikasi Zoom dengan sasaran adalah mahasiswa yang sedang menempuh tugas akhir dan peserta umum yang ingin mengetahui bagaimana cara menggunakan aplikasi Mendeley. Pelatihan ini bertujuan untuk membantu mahasiswa mengelola referensi secara mandiri, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas karya ilmiah mereka. Pelatihan ini diharapkan memberikan manfaat yang optimal, seperti peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta dalam menggunakan aplikasi Mendeley, serta meningkatkan keterampilan mereka dalam penggunaannya. 
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS MEANS-ENDS ANALYSIS (MEA) PADA MATERI PERSAMAAN GARIS LURUS KELAS 8 SMP Rezqy Ayu Devi Arafah
AdMathEduSt: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/admathedust.v11i2.28824

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan dan hasil dari LKS berbasis Means-Ends Analysis (MEA) pada materi persamaan garis lurus kelas 8 SMP yang valid, praktis dan efektif. Lembar kerja siswa ini dirancang dengan Canva dan memanfaatkan fitur liveworksheets dan diujicobakan pada siswa kelas 8 SMP Negeri 4 Jember. Model pengembangan yang digunakan dalam pengembangan LKS ini adalah Model Four D. Hasil dari penelitian ini adalah nilai validasi LKS yang memenuhi kriteria cukup valid (2,9 dari 3) berdasarkan validator. Berdasarkan hasil pengamatan aktivitas guru LKS ini dikatakan praktis karena memperoleh kesimpulan yang sangat baik berupa komentar, kritik dan saran. LKS ini dikategorikan efektif berdasarkan hasil tes siswa yang terdapat pada langkah akhir LKS berbasis MEA keseluruhan siswa dinyatakan tuntas secara klasikal dengan persentase >=75% dengan nilai terendah 75 dan nilai tertinggi 100, observasi aktivitas siswa sebesar  97,91% menunjukkan kriteria siswa sangat aktif dan hasil respon siswa sebesar 100% menunjukkan respon siswa positif. Adapun hasil penelitian ini sejalan dengan penelitan yang dilakukan oleh Aisyah (2018) yang menunjukkan hasil bahwa LKS berbasis MEA dengan strategi process log untuk meningkatkan komunikasi matematis siswa yang menggunakan pengembangan model Plomp, menghasilkan produk yang valid, praktis, efektif serta layak untuk digunakan.
IDENTIFICATION OF PROSPECTIVE TEACHER'S SCIENTIFIC REASONING ABILITY USING THE LAWSON CLASSROOM TEST OF SCIENTIFIC REASONING (CTSR) Hidayah, Nurul; Arafah, Rezqy Ayu Devi
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v5i3.6985

Abstract

The aim of study was conducted to determine the scientific reasoning ability of prospective elementary school teacher students. The type of research conducted was non-experimental quantitative research. The instrument used to identify students' scientific reasoning ability was the Lawson's Classroom Test of Scientific Reasoning (CTSR). The test sample was 28 fifth-semester PGSD students. These prospective elementary school teacher students were given scientific reasoning questions in the form of multiple-choice questions containing mass and volume conservation, proportional reasoning, controlling variables, probabilistic reasoning, correlation reasoning, and hypothesis-deductive reasoning. Furthermore, the students' answers will be categorized according to Piagetian which includes concrete reasoning, early transition reasoning, late transition, and formal reasoning. The results showed that the level of concrete reasoning was 18%, early transition was 68%, while the late transition was 14%, and formal reasoning was 0%. These results indicate that the reasoning ability for prospective elementary school teacher students is still relatively low, there needs to be an improvement in learning methods that pay more attention to scientific reasoning abilities so that they can improve their scientific reasoning abilities.. ABSTRAKPenelitian dilakukan untuk mengetahui kemampuan penalaran ilmiah mahasiswa calon guru SD. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif non eksperimen. Instrumen yang digunakan untuk mengidentifikasi kemampuan penalaran ilmiah mahasiswa adalah Lawson’s Classroom Test of Scientific Reasoning (CTSR). Sampel uji sebanyak 28 mahasiswa PGSD semester lima. Para mahasiswa calon guru SD ini diberikan soal penalaran ilmiah berupa butir soal pilihan ganda beralasan yang memuat konservasi massa dan volume, penalaran proporsional, mengontrol variabel, penalaran probabilistik, penalaran korelasi, dan penalaran hipotesis-deduktif . Selanjutnya jawaban mahasiwa akan di kategorikan sesuai dengan piagetian yang mencakup penalaran konkret, penalaran transisi awal, transisi akhir, dan penalaran formal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penalaran konkret sebesar 18%, transisi awal sebesar 68%, sedangkan transisi akhir 14%, dan penalaran formal sebesar 0%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kemampuan penalaran untuk mahasiswa calon guru SD masih tergolong rendah, perlu adanya perbaikan metode pembelajaran yang lebih memperhatikan pada kemampuan penalaran ilmiah sehingga dapat meningkatkan kemampuan penalaran ilmiahnya.