Zakiah Nasution
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implikasi dan Implementasi Nilai Islam Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar Zakiah Nasution
Journal on Education Vol 6 No 4 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 4 Mei-Agustus 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i4.7307

Abstract

The importance of studying religious knowledge is linked to mastering scientific knowledge, enabling learning to carry deeper meaning. Islam places a high value on knowledge, requiring every Muslim to pursue education to the fullest extent. One implication of implementing the Merdeka curriculum at the level of Madrasah Ibtidayah or elementary school is the merging of several general subjects into a single theme. This integration naturally creates a gap or dichotomy between general subject areas and Islamic Religious Education (PAI). Therefore, a competency known as integration is necessary, which combines general subjects with the spirit of Islamic values. This study aims to analyze and express the implications and implementation of integrating Islamic values into Indonesian language learning at SDIT Nur Ihsan Medan. The research method used is qualitative with a case study approach. Data collection techniques include interviews, observations, and documentation studies. The findings indicate that the level of integration of Islamic values in Indonesian language learning at SDIT Nur Ihsan Medan encompasses philosophical, methodological and research approach levels, material, strategy, and evaluation levels. A unique aspect of this school is the integration at the communication level. The level of integration at this SDIT also requires support from the teachers' knowledge and understanding of the relationships and applications of Islamic integration in a comprehensive manner, not only in terms of axiological and epistemological levels but also at the ontological level
Penguatan Moderasi Beragama pada Pendidikan di Indonesia Armayanti, Yuni; Nasution, Zakiah
Journal of Islamic Education El Madani Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Marwah Madani Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55438/jiee.v5i1.192

Abstract

Moderasi beragama menjadi isu strategis dalam pendidikan di Indonesia seiring meningkatnya kompleksitas tantangan sosial-keagamaan dan potensi fragmentasi ideologis di lingkungan pendidikan. Namun, implementasi moderasi beragama masih menunjukkan variasi dan belum sepenuhnya terintegrasi secara sistemik dalam praktik pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis penguatan moderasi beragama dalam pendidikan di Indonesia berdasarkan kajian pustaka yang komprehensif. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menganalisis literatur akademik, dokumen kebijakan nasional, serta hasil penelitian relevan terkait moderasi beragama dan pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penguatan moderasi beragama dalam pendidikan efektif ketika diimplementasikan melalui sinergi antara kebijakan pendidikan, integrasi kurikulum, peran strategis guru, kepemimpinan sekolah, budaya kelembagaan, serta pendekatan pedagogis yang kontekstual dan reflektif. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa moderasi beragama tidak dapat diimplementasikan secara parsial, melainkan memerlukan pendekatan integratif dan berkelanjutan sebagai bagian dari ekosistem pendidikan. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya penguatan kapasitas pendidik, konsistensi kebijakan, serta kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan komunitas dalam membangun pendidikan yang inklusif, toleran, dan berorientasi pada penguatan karakter kebangsaan.
Dimensi Psikologis dalam Pendidikan Agama Islam: Membangun Keseimbangan Mental dan Spiritual Zakiah Nasution
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4226

Abstract

This study aims to analyze the psychological dimensions of Islamic Religious Education (IRE) as an effort to build students’ mental and spiritual balance. The research employed a qualitative approach through library research, analyzing primary and secondary sources such as Qur’anic exegesis, Hadith, and relevant scholarly works. The findings reveal that IRE plays a strategic role in fostering mental health through habitual worship, the internalization of moral values. Furthermore, spirituality serves as the foundation of psychological well-being, safeguarding the purity of the heart and strengthening personality, as reflected in the Prophet’s Hadith on the centrality of the heart in determining human goodness. The study also highlights that IRE significantly contributes to building students’ resilience by reinforcing faith, instilling reliance on God (tawakkul), and drawing lessons from prophetic narratives. These aspects are crucial in helping young generations cope with identity crises, academic pressure, and the challenges of globalization. The integration of psychological and spiritual aspects within IRE learning processes is proven to produce students who are not only intellectually competent but also emotionally stable and spiritually strong.
Pemanfaatan Model Pembelajaran E-Learning Berbasis Artificial Intelegent (AI) Pada Pendidikan Islam Zakiah Nasution
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5951

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pemanfaatan model pembelajaran E-learning berbasis Artificial Intelligence (AI) dalam konteks pendidikan Islam serta menganalisis peluang, tantangan, dan implikasinya terhadap proses pembelajaran. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan mengkaji berbagai literatur berupa buku, artikel jurnal, prosiding, serta laporan penelitian yang relevan dengan penerapan teknologi digital dan AI dalam dunia pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi AI dalam E-learning memberikan dampak positif berupa peningkatan efektivitas, personalisasi pembelajaran, dan efisiensi proses pengajaran. Teknologi seperti chatbot, voice assistant, sistem penilaian otomatis, dan platform adaptif berperan dalam mempermudah peserta didik memahami materi pendidikan Islam, terutama dalam aspek teoritis seperti Al-Qur’an dan Hadits, Akidah Akhlak, Fiqh, serta Sejarah Islam. Namun demikian, penerapan AI masih menghadapi tantangan, seperti kesenjangan digital, keterbatasan kompetensi pendidik dalam teknologi, serta isu validitas konten Islami yang harus tetap sesuai dengan prinsip-prinsip syariat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa E-learning berbasis AI memiliki potensi besar untuk mendukung transformasi pendidikan Islam, dengan catatan diperlukan kesiapan infrastruktur, peningkatan literasi digital, dan kolaborasi antara ahli teknologi serta ulama.