Permasalahan gizi pada balita hingga kini masih menjadi tantangan besar di tingkat Global. UNICEF melaporkan bahwa kekurangan gizi pada anak berkontribusi terhadap lebih dari separuh kematian balita di dunia. Di Indonesia, masalah gizi balita juga masih cukup memprihatinkan. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia pada tahun 2022 yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan RI, prevalensi stunting pada balita sebesar 21,6% dan wasting sebesar 7,7%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan pola asuh pemberian makanan dengan kejadian balita Bawah Garis Merah Hubungan Pengetahuan Sikap dan Pola Asuh Pemberian Makan di Pustu Galih Sari Kecamatan Lalan Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2025. Penelitian ini merupakan suatu penelitian analitik dengan metode kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional. populasi adalah 126 balita dengan sampel 56 Balita. Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan bermakna pengetahuan ibu (p-value 0,020, OR 4,629), sikap ibu (p-value = 0.009, OR = 5,6), pola asuh pemberian makan (p-value = 0.031, OR = 4,012), Hasil penelitian diharapkan dapat meningkatkan penyuluhan dan sosialisasi mengenai dampak terjadinya balita Bawah Garis Merah dan memberikan penatalaksanaan yang tepat dan cepat bagi tenaga kesehatan terkhususnya di Pustu Galih Sari Kecamatan Lalan Kabupaten Musi Banyuasin tahun 2025.