St. Muthaharah
Universitas Muhammadiyah Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implikasi Pelaksanaan Supervisi dalam Peningkatan Profesionalisme Guru Madrasah Ibtidaiyah di Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone Asmah Amir; Andi Hajar; St. Muthaharah
Jurnal Pendidikan Refleksi Vol. 10 No. 3 (2021): Junal Pendidikan Refleksi
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implikasi pelaksanaan supervisi guru dalam peningkatan profesionalisme guru di Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone Tingkat Satuan Madrasah Ibtidaiyah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan penelitian lapangan (field research), yakni penelitian yang langsung dilakukan di lapangan atau pada responden. Dalam menganalisis data dan menginterpretasikan serta mengolah data yang terkumpul, penulis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Analisis data dilakukan sejak awal dan selama proses penelitian berlangsung, dengan metode pengumpulan datanya dilakukan dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan supervisi guru di Kecamatan Tanete Riattang Timur Tingkat Satuan Madrasah Ibtidaiyah meliputi tiga tahap yaitu; tahap persiapan yang meliputi penyusunan program dan penyiapan instrumen, tahap pelaksanaan yang terdiri dari pelaksanaan secara langsung dan tidak langsung, dan yang terakhir tahap pelaporan hasil kegiatan supervisi. Pelaksanaan supervisi guru di Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone tingkat Satuan Madrasah Ibtidaiyah cukup memberikan implikasi yang sangat signifikan bagi peningkatan profesionalisme guru di sana.
Literacy on the Unified Global Hijri Calendar and Basic Hisab Training at a Muhammadiyah Islamic Boarding School Alamsyah Alamsyah; St. Muthaharah; Abdillah S; Hisbullah Salam; Erty Rospyana Rufaidah
Khidmatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): May
Publisher : Lembaga Penelitian Penerbitan Dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/khidmatuna.v6i2.3906

Abstract

This community engagement program aimed to strengthen literacy on the Unified Global Hijri Calendar (Kalender Hijriah Global Tunggal, KHGT) and basic operational hisab skills among members of a Muhammadiyah Islamic boarding school community in Makassar. The program was designed in response to the partner community’s need to understand the fiqh foundations, the Muhammadiyah tarjih methodology, astronomical arguments, and the practical use of official calendar information in religious and institutional life. The engagement employed Participatory Action Research (PAR) combined with a service-learning orientation through four phases: joint needs diagnosis, collaborative program planning, KHGT literacy and basic hisab training, and reflection-evaluation for follow-up planning. Thirty participants took part in the activity, consisting of students, teachers/ ustaz, mentors, and members of the pesantren community. Data were collected through participatory observation, documentation, participant feedback, and pre-test and post-test instruments based on KHGT literacy indicators. The results indicate a substantial descriptive improvement. The participants’ mean score increased from 49.3 in the pre-test to 89.3 in the post-test, representing a 40-point increase and an N-gain of 0.79, which falls into the high category. All participants obtained a minimum post-test score of 75, and 73.3% achieved scores of 85 or higher. Beyond cognitive improvement, the program generated direct outputs for the partner institution, including KHGT literacy materials, worksheets for practicing calendar interpretation, and an internal cadre-development plan. These findings suggest that pesantren-based KHGT literacy can serve as a community capacity-building strategy that enables religious communities to understand the global Islamic calendar in a scientific, sharia-based, practical, and sustainable manner.