Syahrul Hidayanto
Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

What Does It Mean To Be Private? Relation Between Teenager Self-Presentation And Their Digital Privacy Moh. Rifaldi Akbar; Syahrul Hidayanto
Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 8 No. 2 (2023): December 2023 - Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jkiski.v8i2.785

Abstract

This study aims to determine the relationship between privacy management on Instagram and the self-presentation of teenaget. The study took respondents (N=54) who had a Generation Z cohort category. Respondents in this study were students of class VII, VIII, IX at Al Azhar Islamic middle School Kemang Pratama 9 Bekasi City, West Java (SMP Islam Al Azhar Kemang Pratama 9 Kota Bekasi, Jawa Barat). This study uses a positivist paradigm with a quantitative approach. This research design is correlational, which aims to determine the relationship between variables. The independent and dependent variables will be measured simultaneously through a cross-sectional approach. The questionnaire was chosen as a tool to collect data. The questionnaire was created using Google Forms and distributed through the WhatsApp application. The nature of the question is closed, where the respondent can only choose the answer according to the options provided in the questionnaire. The sampling technique used is purposive sampling, with the criteria of respondents being middle school students aged 12-14 years, having an Instagram account, and actively using Instagram for 1-3 years. The results of this study indicate that there is a strong relationship between privacy management on Instagram social media and middle school students' self-presentation. Then, the form of the relationship between the two variables is positive, meaning that the higher the privacy management of middle school students on Instagram, the higher the self-presentation.
Menavigasi Komunikasi Bajo Mola di Dua Ruang Wa Ode Sitti Nurhaliza; Syahrul Hidayanto; Wichitra Yasya; Aan Widodo; Harnina Ridwan
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 15 No 1 (2026): January
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v15i1.10009

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) memahami perubahan pola komunikasi masyarakat Bajo Mola setelah mengenal teknologi digital; (2) mengidentifikasi dan menganalisis bentuk interkasi sosial masyatakat Bajo dalam platform digital seperti WhatsApp. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menemukan bahwa Penggunaan WhatsApp telah mengubah pola komunikasi masyarakat Bajo Mola dari yang sebelumnya berbasis tatap muka menjadi komunikasi digital yang lebih cepat, praktis, dan luas. Melalui WhatsApp, masyarakat dapat menyampaikan informasi, mengatur kegiatan sosial, serta memperkuat hubungan dengan warga desa maupun pihak luar seperti masyarakat darat. Interaksi melalui WhatsApp menunjukkan bahwa masyarakat Bajo kini hidup dalam dua ruang sekaligus yaitu ruang fisik dan ruang digital. Informasi sering dibagikan melalui grup WhatsApp dan kemudian ditindaklanjuti secara langsung dalam bentuk pertemuan atau kegiatan nyata. Ini mencerminkan terjadinya integrasi antara ruang tradisional dan digital dalam kehidupan sosial mereka. Namun, tidak semua warga memiliki akses atau keterampilan digital yang sama, sehingga muncul kesenjangan partisipasi. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian anggota komunitas tidak terjangkau oleh arus informasi yang beredar cepat di WhatsApp. Dampaknya terhadap integrasi ruang fisik dan digital tervalidasi yakni integrasi tetap berjalan, tetapi bergantung pada mekanisme kompensasi.