Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Dampak Meningkatkan Keterampilan Berbahasa Terhadap Pembiasaan Bahasa Indonesia Siswa di Lingkungan Sekolah SMPN 1 Sakra Susilawati; Linda Riana; Muadatul Aini; Malikurrohman; Milfa Hikmatul Islami; Nurudin Syahidu Irawan; Zainul Yadi; Mohammad Rijalul Patoni
Cigarskruie: Journal of Educational and Islamic Research Vol. 2 No. 1 (2024): September
Publisher : Saniya Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/41qdx433

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak peningkatan keterampilan berbahasa terhadap pembiasaan berbahasa Indonesia siswa di SMPN 1 Sakra. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional, melibatkan 30 siswa sebagai responden. Data diperoleh melalui tes keterampilan berbahasa dan kuesioner pembiasaan bahasa. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara keterampilan berbahasa dengan pembiasaan berbahasa Indonesia siswa, dengan nilai korelasi sebesar 0,73 (p < 0,05). Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya peningkatan keterampilan berbahasa dalam membentuk kebiasaan berbahasa yang baik di lingkungan sekolah.
Dampak Meningkatkan Keterampilan Berbahasa Terhadap Pembiasaan Bahasa Indonesia Siswa di Lingkungan Sekolah SMPN 1 Sakra Susilawati; Linda Riana; Muadatul Aini; Malikurrohman; Nurudin Syahidu Irawan; Zainul Yadi; Mohammad Rijalul Patoni
Cigarskruie: Journal of Educational and Islamic Research Vol. 2 No. 1 (2024): September
Publisher : Saniya Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65190/636440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak peningkatan keterampilan berbahasa terhadap pembiasaan berbahasa Indonesia siswa di SMPN 1 Sakra. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional, melibatkan 30 siswa sebagai responden. Data diperoleh melalui tes keterampilan berbahasa dan kuesioner pembiasaan bahasa. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara keterampilan berbahasa dengan pembiasaan berbahasa Indonesia siswa, dengan nilai korelasi sebesar 0,73 (p < 0,05). Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya peningkatan keterampilan berbahasa dalam membentuk kebiasaan berbahasa yang baik di lingkungan sekolah.
Kolaborasi branding bale mangrove melalui optimalisasi media sosial sebagai upaya peningkatan promosi wisata berkelanjutan di Jerowaru Maya Andini; Susilawati; Asti Maulina; Raudatul Hikmah; MuhSyarif Rozaldi; Sridane
ALPATIH: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Alpatih Harapan Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70115/alpatih.v4i1.661

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk membangun kolaborasi branding destinasi wisata dan mengoptimalkan penggunaan media sosial, khususnya Instagram, sebagai sarana promosi wisata yang berkelanjutan. Metode pelaksanaan mencakup observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pengelola, pembuatan identitas visual merek, produksi konten kreatif berupa foto, video, dan reels, penyusunan kalender konten, serta pelatihan dan pendampingan pengelola dalam pemasaran digital mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada jumlah pengikut akun Instagram Bale Mangrove, jangkauan organik konten, serta keterlibatan audiens. Lebih dari sekadar pembuatan konten promosi, program ini berhasil membangun identitas merek destinasi yang konsisten dan meningkatkan kapasitas pengelola lokal dalam mengelola pemasaran digital secara mandiri dan berkelanjutan. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan citra destinasi wisata berbasis ekologi di Lombok Timur sekaligus mendukung prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan yang bertumpu pada pemberdayaan masyarakat lokal.
Pelestarian museum sekepat melalui pembuatan majalah benda pusaka sekepat di Desa Jerowaru Noviana; Susilawati; Hamzan Hadi; Miptahul Jannah; Musfika April Yani; Dita Ayu Lestari
ALPATIH: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Alpatih Harapan Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70115/alpatih.v4i1.664

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan mendukung pelestarian Museum Sekepat melalui pembuatan majalah khusus yang membahas benda-benda pusaka tersebut, yang berfungsi sebagai sarana informasi sekaligus edukasi. Proyek ini dilaksanakan oleh tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Hamzanwadi dengan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Rangkaian kegiatan meliputi identifikasi masalah, observasi, wawancara dengan pengelola museum dan tokoh adat, dokumentasi koleksi, pengembangan konten, desain, pencetakan, hingga penyerahan akhir majalah kepada pihak museum. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa majalah tersebut berhasil mendokumentasikan koleksi benda pusaka secara sistematis serta menyajikan informasi mengenai sejarah, fungsi, asal-usul, dan nilai budaya dari setiap benda. Majalah ini menjadi sumber edukasi bagi pengunjung dan menyediakan dokumentasi tertulis yang mendukung upaya pelestarian warisan budaya lokal. Selain itu, program ini telah meningkatkan akses informasi mengenai Museum Sekepat serta memperkuat peran mahasiswa dalam mendukung pelestarian budaya berbasis masyarakat.
Gerakan clean up sebagai upaya pelestarian lingkungan berbasis partisipasi mahasiswa KKN Universitas Hamzanwadi di Desa Jerowaru Susilawati; Alang Alkautsar; Husnul Hotimah; Nur&#039;aini Nur&#039;aini; Tiyara Sopiyana; Lalu Muhammad Royyan Azani
ALPATIH: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Alpatih Harapan Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70115/alpatih.v4i1.689

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan mendukung pelestarian Museum Sekepat melalui pembuatan majalah khusus yang membahas benda-benda pusaka tersebut, yang berfungsi sebagai sarana informasi sekaligus edukasi. Proyek ini dilaksanakan oleh tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Hamzanwadi dengan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Rangkaian kegiatan meliputi identifikasi masalah, observasi, wawancara dengan pengelola museum dan tokoh adat, dokumentasi koleksi, pengembangan konten, desain, pencetakan, hingga penyerahan akhir majalah kepada pihak museum. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa majalah tersebut berhasil mendokumentasikan koleksi benda pusaka secara sistematis serta menyajikan informasi mengenai sejarah, fungsi, asal-usul, dan nilai budaya dari setiap benda. Majalah ini menjadi sumber edukasi bagi pengunjung dan menyediakan dokumentasi tertulis yang mendukung upaya pelestarian warisan budaya lokal. Selain itu, program ini telah meningkatkan akses informasi mengenai Museum Sekepat serta memperkuat peran mahasiswa dalam mendukung pelestarian budaya berbasis masyarakat.
Sosialisasi anti bullying sebagai solusi dalam upaya pencegahan kekerasan di SMPN 1 Sakra Susilawati; Rico Aprial Sagali; Linda Mistiari
ALPATIH: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Alpatih Harapan Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70115/alpatih.v3i2.399

Abstract

Fenomena bullying di lingkungan sekolah masih menjadi masalah serius dan tantangan bagi dunia pendidikan karena berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis dan sosial peserta didik. Melalui Program pengabdian kepada masyarakat dalam rangka mahasiswa asistensi mengajar universitas hamzanwadi kelompok 15 melakukan kegiatan sosialisasi anti bullying di SMPN 1 Sakra sebagai upaya preventif terhadap kekerasan di sekolah melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman siswa mengenai jenis, bentuk, dan dampak bullying, serta menumbuhkan kesadaran untuk mencegah dan menanggulanginya. Metode pelaksanaan meliputi pemutaran video edukatif, penyuluhan interaktif, sesi tanya jawab, dan kuis. Kegiatan melibatkan siswa SMPN 1 Sakra bersama narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi pendidikan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai arti dan dampak bullying, serta perubahan sikap menuju empati dan saling menghargai. Lingkungan sekolah juga menjadi lebih kondusif dengan berkurangnya tindakan perundungan. Dengan demikian, sosialisasi anti-bullying terbukti efektif dalam menumbuhkan kesadaran kolektif menuju lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan karakter positif peserta didik