p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Education Curiosity
Asrani
Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Meningkatkan Motivasi dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Menggunakan Model BINTANG Pada Kelas IV Sekolah Dasar Mutiara; Asrani
EduCurio: Education Curiosity Vol 2 No 3 (2024): April-Juli 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya aktivitas siswa, kurangnya motivasi, dan kurangnya keterampilan berpikir kritis siswa adalah masalah dalam penelitian ini, yang berdampak pada hasil belajar dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Solusi yang digunakan mengatasi permasalahan tersebut dengan menerapkan kombinasi pembelajaran BINTANG, yang meliputi Problem Based Learning, Number Head Together, dan Snowball Throwing. Adapun tujuan penelitian ini agar mengetahui aktivitas guru, peningkatan aktivitas siswa, motivasi, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggabungkan metode kualitatif dan kuantitatif dengan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam 3 pertemuan. Subjeknya adalah 31 siswa kelas IV SDN Benua Anyar 8 Banjarmasin. Data penelitian diperoleh dari observasi terhadap aktivitas guru, siswa, motivasi, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar yang diperoleh dari tes evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan aktivitas guru pada pertemuan I hingga III dari kriteria “Baik” menjadi “Sangat Baik”. Pada pertemuan I hingga III aktivitas siswa mendapatkan perkembangan dari kriteria “Aktif” menjadi “Sangat Aktif”. Motivasi siswa pada pertemuan I hingga III mendapatkan perkembangan dari kriteria “Tinggi” beralih ke “Sangat Tinggi”. pada Pertemuan I hingga III keterampilan berpikir kritis mendapatkan perkembangan dari kriteria “Terampil” beralih ke “Sangat Terampil”. Oleh sebab itu, ada peningkatan secara keseluruhan pada hasil belajar siswa, mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik dari pertemuan I hingga III. Hasil penelitian menyimpulkan penerapan model BINTANG mampu meningkatkan aktivitas guru, siswa, motivasi, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar siswa.
Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Pada Muatan PPKn Menggunakan Model Project Based Learning, Numbered Head Together, dan Make A Match Di Kelas V SDN Melayu 6 Banjarmasin Niswatun Huaida; Asrani
EduCurio: Education Curiosity Vol 3 No 1 (2024): Agustus-November 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya aktivitas belajar menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa pada materi PPKn. Dengan adanya penelitian ini, SDN Melayu 6 Banjarmasin berharap dapat mengatasi masalah rendahnya partisipasi siswa dan hasil belajar pada kurikulum PPKn. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dilaksanakan proses pembelajaran dengan model Project Based Learning, Numbered Head Together, dan Make a Match. Tiga pertemuan dilaksanakan sebagai komponen Penelitian Tindakan Kelas yang digunakan dalam penelitian ini. Teknik yang digunakan melibatkan penggunaan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dengan mengamati tindakan siswa dan guru. Di sisi lain, data kuantitatif berasal dari ujian tertulis. Menurut penelitian, telah terjadi peningkatan di sejumlah area, termasuk hasil pembelajaran, aktivitas siswa, dan aktivitas instruktur. Aktivitas untuk siswa mampu memenuhi kebutuhan bahwa hampir semuanya sangat terlibat dalam pembelajaran tradisional. dan hasil pembelajaran siswa secara individu dan klasik mampu mencapai tingkat ketuntasan yang ditetapkan yaitu 70 dengan proporsi 80% atau lebih tinggi.