Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konsep Pendidikan Inklusif dalam Pandangan Islam Latifah*; Utomo; Azura Arisa
EduCurio: Education Curiosity Vol 3 No 1 (2024): Agustus-November 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode penelitian ini dengan menggunakan teknik pengumpulan data pada metode library research, yaitu studi kepustakaan. Kajian penelitiannya berfokus pada konsep pendidikan inklusif yang tertulis dalam Al-Quran surat Al-Hujurat ayat 10 sampai ayat 13. Dalam perspektif Islam pendidikan merupakan kewajiban prasyarat, baik untuk memahami kewajiban Islam yang lain maupun untuk membangun kebudayaan /peradaban, sementara dalam perspektif inkulisif pendidikan merupakan hak asasi manusia. Perspektif ini sejakan pula dengan isi Al-Qur’an pada surat: 1) Surat Al Hujurat ayat 10 ini berisikan perintah kepada orang yang beriman agar menghidupkan suatu ikatan yang kuat terutama di antara mereka. 2) Surat Al Hujurat ayat 11 berisikan janganlah kamu saling mencela dan saling memanggil dengan julukan yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) fasik setelah beriman. Siapa yang tidak bertobat, mereka itulah orang-orang zalim. 3) Di dalam Al-Quran terdapat larangan dan anjuran yang harus dilakukan oleh manusia. salah satunya dalam surat Al-Hujurat ayat 12 yang berisikan tentang larangan untuk berprasangka buruk. 4) Pandangan al-Quran tentang difabel (kebutuhan khusus), Pandangan tentang konsep realitas keberagaman (pluralitas) Pluralitas merupakan konsep yang sangat mendasar dari eksistensi manusia (Al-Hujurat, 13).
Pendidikan Agama sebagai Pilar Etika dalam Praktik Kesehatan Remaja di SMA IT Assalam Martapura Latifah; Azura Arisa; Utomo
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 3 No. 2 (2025): April-Juli 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v3i2.1417

Abstract

Masa remaja merupakan fase perkembangan yang rentan terhadap pengaruh negatif seperti pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, dan pola hidup tidak sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi pendidikan agama dalam membentuk kesadaran dan etika hidup sehat pada siswa SMA IT Assalam Martapura. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 12 siswa, 2 guru pendidikan agama, dan 1 guru BK. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan agama memiliki peran signifikan dalam membentuk perilaku hidup sehat siswa. Internalisasi nilai-nilai Islam mendorong siswa untuk menjaga kebersihan diri, menjauhi pergaulan bebas dan narkoba, serta mengembangkan kesadaran spiritual sebagai motivasi menjaga kesehatan secara holistik. Nilai-nilai tersebut ditanamkan melalui pembelajaran agama, kegiatan keagamaan sekolah, dan kolaborasi antara guru PAI dan guru BK. Dengan demikian, pendidikan agama di SMA IT Assalam Martapura berkontribusi nyata dalam membentuk generasi yang sehat secara fisik, mental, dan spiritual.