Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Perilaku Tenaga Kesehatan Dalam Pelayanan Administrasi Rumah Sakit Antara Harapan dan Kenyataan Arisa, Azura; Purwanti, Sri; Latifah
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v1i1.73

Abstract

Penelitian ini mengangkat masalah prilaku tenaga Kesehatan dalam pelayanan administrasi rumah sakit antara harapan dan kenyataan. Kualitas pelayanan kesehatan pun yang disediakan akan menunjukkan tingkat kesempurnaan pelayanan kesehatan dalam menimbulkan rasa puas pada diri setiap pasien. Makin sempurna kepuasan tersebut, makin baik pula kualitas pelayanan kesehatan. Dalam menyelenggarakan upaya menjaga kualitas pelayanan kesehatan dirumah sakit tidak terlepas dari profesi keperawatan yang berperan penting. Berdasarkan standar tentang evaluasi dan pengendalian kualitas dijelaskan bahwa pelayanan keperawatan menjamin adanya asuhan keperawatan yang berkualitas tinggi dengan terus menerus melibatkan diri dalam program pengendalian kualitas di rumah sakit.
Pencegahan Perilaku Seksual Pada Remaja Di Banjarmasin Melalui Self Efficaccy Media Audio Visual Arisa, Azura; Latifah, Latifah
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Januari-Juni 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v1i2.365

Abstract

Penelitian ini dikategorikan dalam penelitian deskriptif kuantitatif. Metode kuantitatif adalah sebuah metode penelitian yang di dalamnya menggunakan banyak angka. Mulai dari proses pengumpulan data hingga penafsirannya. Sedangkan Metode penelitian adalah studi mendalam dan penuh dengan kehati-hatian dari segala fakta. Metode penyelesaian masalah dilakukan dengan mempertimbangkan kekuatan, kelemahan, peluang dan hambatan yang ada, disepakati alternatif pemecahan masalah. Hasil analisis menggunakan uji one sampel t tes didapakan hasil nilai signifikasi sebesar 0.00 yang artinya Sig (2-tailed) 0.000 < 0.05 maka dapat diartikan Ho ditolak dengan demikian pengembangan self effikasi melalui video edukasi berpengaruh dalam upaya pencegahan perilaku seksualitas pada remaja.
Konsep Pendidikan Inklusif dalam Pandangan Islam Latifah*; Utomo; Arisa, Azura
EduCurio: Education Curiosity Vol 3 No 1 (2024): Agustus-November 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode penelitian ini dengan menggunakan teknik pengumpulan data pada metode library research, yaitu studi kepustakaan. Kajian penelitiannya berfokus pada konsep pendidikan inklusif yang tertulis dalam Al-Quran surat Al-Hujurat ayat 10 sampai ayat 13. Dalam perspektif Islam pendidikan merupakan kewajiban prasyarat, baik untuk memahami kewajiban Islam yang lain maupun untuk membangun kebudayaan /peradaban, sementara dalam perspektif inkulisif pendidikan merupakan hak asasi manusia. Perspektif ini sejakan pula dengan isi Al-Qur’an pada surat: 1) Surat Al Hujurat ayat 10 ini berisikan perintah kepada orang yang beriman agar menghidupkan suatu ikatan yang kuat terutama di antara mereka. 2) Surat Al Hujurat ayat 11 berisikan janganlah kamu saling mencela dan saling memanggil dengan julukan yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) fasik setelah beriman. Siapa yang tidak bertobat, mereka itulah orang-orang zalim. 3) Di dalam Al-Quran terdapat larangan dan anjuran yang harus dilakukan oleh manusia. salah satunya dalam surat Al-Hujurat ayat 12 yang berisikan tentang larangan untuk berprasangka buruk. 4) Pandangan al-Quran tentang difabel (kebutuhan khusus), Pandangan tentang konsep realitas keberagaman (pluralitas) Pluralitas merupakan konsep yang sangat mendasar dari eksistensi manusia (Al-Hujurat, 13).
Penerapan Hygiene Sanitasi pada Makanan di Pelayanan Gizi Rumah Sakit: Literatur Review Arisa, Azura
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2024): Juli-Desember 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makanan rumah sakit dibuat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi pasien secara optimal, menjaga metabolisme tubuh pasien, meningkatkan kesehatan, dan memperbaiki kelainan metabolisme. Hygiene dan sanitasi umumnya mencakup penjamah makanan, tempat penyelenggaraan, peralatan pengolahan, penyimpanan, dan penyajian. Ini sangat penting untuk mencegah kontaminasi makanan dari produsen, penjamah, atau pelayan selama proses pengolahan, penyajian, atau saat-saat lainnya. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka. Selama proses produksi, kualitas makanan harus diperhatikan. Selain makanan yang diperhatikan, penjamah makanan juga harus bersih agar mencegah pencemaran fisik, biologi, dan kimia. Kualitas makanan harus diperhatikan selama proses produksi. Penjaga makanan harus bersih selain memastikan bahwa makanannya diperhatikan.
Video Animasi Kartun: Pencegahan Kasus Perundungan Anak Belia Di MAN 3 Banjarmasin Arisa, Azura; Latifah
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): JPEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v2i2.723

Abstract

Metode kegiatan yang digunakan adalah dengan memberikan pemahaman mengenai bulliying dengan cara sosialisasi pengabdian Masyarakat Melalui Video animasi Dalam Upaya mengedukasi Pencegahan bulliying Pada Remaja di sekolah menengah atas. Adapun sasaran target remaja berusia 15-17 Tahun. Sosialisasi akan dilakukan oleh dilakukan oleh dosen dan mahasiswa yang terdiri dari program studi S1 Administrasi Rumah Sakit. Lokasi Penyuluhan akan dilaksanakan di Madrasah Aliyah Negeri 3 Banjarmasin beralamat di Jl. Batu benawa 1 komp. Mulawarman, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia. Kegiatan ini dapat diselenggarakan dengan baik dan berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana kegiatan para peserta menguasai materi dengan baik materi yang disampaikan melalui metode ceramah, pemutaran video animasi dan disertai diskusi tanya jawab. Hal ini dilihat sebanyak 97% peserta kegiatan mengalami peningkatanan pengetahuan setelah dilaksanakna kegiatan. Kegiatan ini mendapat sambutan sangat baik terbukti dengan keaktifan peserta mengikuti kegiatan dengan tidak meninggalkan tempat sebelum waktu kegiatan berakhir..
Pendidikan Agama sebagai Pilar Etika dalam Praktik Kesehatan Remaja di SMA IT Assalam Martapura Latifah; Arisa, Azura; Utomo
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 3 No. 2 (2025): April-Juli 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v3i2.1417

Abstract

Masa remaja merupakan fase perkembangan yang rentan terhadap pengaruh negatif seperti pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, dan pola hidup tidak sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi pendidikan agama dalam membentuk kesadaran dan etika hidup sehat pada siswa SMA IT Assalam Martapura. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 12 siswa, 2 guru pendidikan agama, dan 1 guru BK. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan agama memiliki peran signifikan dalam membentuk perilaku hidup sehat siswa. Internalisasi nilai-nilai Islam mendorong siswa untuk menjaga kebersihan diri, menjauhi pergaulan bebas dan narkoba, serta mengembangkan kesadaran spiritual sebagai motivasi menjaga kesehatan secara holistik. Nilai-nilai tersebut ditanamkan melalui pembelajaran agama, kegiatan keagamaan sekolah, dan kolaborasi antara guru PAI dan guru BK. Dengan demikian, pendidikan agama di SMA IT Assalam Martapura berkontribusi nyata dalam membentuk generasi yang sehat secara fisik, mental, dan spiritual.
Penyuluhan Hidup Sehat Mencegah Terjadinya Kembali Virus Covid 19 Pada Pembelajaran Tatap Muka Menurut Pandangan Islam Di SMA Islam Terpadu Martapura Latifah; Purwanti, Sri; Arisa, Azura; Diaty, Rima
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): JPEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v1i2.186

Abstract

Kegiatan penyuluhan ini dilakukan secara tatap muka selama 1 hari, yaitu pada tanggal 1 Februari 2023. Pelaksanaan kegiatan di SMA Islam Terpadu Martapura Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan dengan beranggotakan 4 orang yaitu, Latifah, Sri Purwanti, Azura Arisa, Rima Diaty yang merupakan Dosen Sekolah Tinggi Abdi Persada Banjarmasin dan dibantu oleh kepala sekolah serta dewan guru di SMA Islam Terpadu Martapura dengan sasaran dalam kegiatan inI adalah siswa kelas X/A yang berjumlah sebanyak 20 orang. Adapun metode yang digunakan adalah dengan metode ceramah selama 60 menit (1 Jam), dan dilanjutkan dengan diskusi tanya jawab. disimpulkan bahwa dengan penyuluhan hidup sehat mencegah terjadinya kembali virus covid 19 pada pembelajaran tatap muka menurut pandangan Islam di SMA Islam Terpadu Martapura mendapatkan apresiasi bagus dari siswa dan khususnya pihak sekolah dengan semakin memahami betapa pentingnya menjaga kesehatan berkaitan dengan kesadaran pencegahan penularan Kembali virus Covid-19 di lingkungan sekolah.
Analisis Pengembangan Self Efficaccy Melalui Sains Video Edukasi Dalam Upaya Pencegahan Perilaku Seksualitas Pada Remaja Di Kota Banjarmasin Arisa, Azura; Latifah, Latifah; Supriadinata, Supriadinata; Fawwaz, M. Ihsan Ridhoni; Junisa, Nanda Eri; Salsabila, Annisa
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): JPEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v1i2.364

Abstract

Metode kegiatan yang digunakan adalah dengan memberikan konseling dan sosialisasi Melalui Sains Video Edukasi Dalam Upaya Pencegahan Perilaku Seksualitas terhadap peningkatan Self Efficacy Pada Remaja di kota Banjarmasin. Adapun sasaran target remaja berusia 15-19 Tahun. Sosialisasi akan dilakukan oleh dilakukan oleh dosen dan mahasiswa yang terdiri dari program studi S1 Administrasi Rumah Sakit. Lokasi Penyuluhan akan dilaksanakan di SMK Farmasi Al-Furqon beralamat di Jalan Teluk Tiram Darat Rt 03 No 16 Telawang Banjarmasin Barat. Kegiatan ini dapat diselenggarakan dengan baik dan berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana kegiatan para peserta menguasai materi dengan baik materi yang disampaikan melalui metode ceramah, pemutaran video dan disertai diskusi tanya jawab. Hal ini dilihat sebanyak 97% peserta kegiatan mengalami peningkatana pengetahuan setelah dilaksanakna kegiatan. Kegiatan ini mendapat sambutan sangat baik terbukti dengan keaktifan peserta mengikuti kegiatan dengan tidak meninggalkan tempat sebelum waktu kegiatan berakhir.
Integrasi Nilai Spiritual dan Medis dalam Kesehatan Modern: Perspektif Agama Islam Latifah; Arisa, Azura; Diaty, Rima
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v4i1.1466

Abstract

Artikel ini membahas hubungan antara ajaran Islam dan kesehatan melalui kajian kualitatif berbasis studi pustaka, analisis normatif, serta pendekatan deskriptif-komparatif. Islam memandang kesehatan sebagai bagian dari maqashid syariah, khususnya penjagaan jiwa (hifz an-nafs), yang mencakup aspek fisik, mental, spiritual, dan sosial. Temuan kajian menunjukkan bahwa Al-Qur’an dan hadis mengandung prinsip-prinsip kesehatan yang komprehensif, seperti thaharah (kebersihan), konsumsi makanan halal dan thayyib, manajemen stres melalui ibadah, kewajiban berobat, kesehatan reproduksi, kelestarian lingkungan, dan mitigasi penyakit. Dalil-dalil seperti QS. Al-Baqarah: 195, QS. Al-Baqarah: 168, QS. Ar-Ra’d: 28, serta hadis riwayat Bukhari, Muslim, dan Abu Dawud menjadi dasar konseptual yang selaras dengan prinsip kesehatan modern. Integrasi antara syariat dan ilmu kedokteran juga tercermin dalam praktik pengobatan, sanitasi, nutrisi, kesehatan mental, dan penanganan pandemi. Artikel ini menegaskan bahwa Islam tidak hanya memuat aturan ibadah, tetapi juga panduan preventif dan kuratif untuk menjaga kualitas hidup manusia. Relevansi ajaran Islam terhadap kesehatan modern menunjukkan urgensi penerapan nilai-nilai agama dalam membangun masyarakat sehat, produktif, dan berkelanjutan.
Kesiapan RSUD Dr. H. Moch Anshari Shaleh Banjarmasin Menghadapi Regulasi PP No 47 2021 Tentang Implementasi Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) JKN di Tahun 2022 Azura Arisa; Sri Purwanti; Rima Diaty
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 11 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v11i1.2023.451

Abstract

Kebutuhan dasar manusia diperoleh masyarakat melalui pemanfaatan pemeliharaan kesehatan termaktub di UU No 24 tahun 2004. Orang sakit membutuhkan rawat inap di RS sesuai kelas rawat inap standar roadmap JKN tentang kesamaan dan pemerataan paket layanan medis dan nonmedis bagi peserta JKN di rumah sakit dari tahun 2012-2019, namun fakta di lapangan belum dilaksanakan secara optimal. Rancangan PP Nomor 47 Tahun 2021 tentang Peraturan KRIS JKN akan disahkan 1 Januari 2023. Hasil Self Assessment RSUD 78% RS masih menyesuaikan pelaksanaan implementasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan RSUD dr. Moch Anshari Saleh Banjarmasin di tahun 2022 dalam merealisasikan KRIS JKN. Metode penelitian menggunakan metode penelitian gabungan (mixed methods) dengan strategi eksplanatoris sekuensial. Kepala seksi sarana dan prasarana sebagai informan utama, dan informasn triangualasi ialah kepala BPJS serta kepala ruangan instalasi rawat inap RS yang memahami 12 kriteria KRIS JKN. Data kuantitatif dianalisis menggunakan analisis univariat, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui hasil wawancara dan observasional berdasarkan pengumpulan, reduksi, dan display data serta verifikasi dan penegasan kesimpulan. Hasil penelitian didapatkan 85% RS telah mempersiapkan 12 kriteria KRIS JKN, kesimpulan wawancara pihak RS menyambut baik kebijakan baru ini, dalam pelaksanaannya RS tidak mengalami kendala yang cukup sulit hanya membutuhkan waktu 1-2 tahun lagi untuk merealisasikan. Pihak RS mengharapkan pemerintah dapat melakukan harmonisasi regulasi sebelum kebijakan implementasi KRIS dilaksanakan dimasyarakat. ABSTRAK   Kebutuhan dasar manusia diperoleh masyarakat melalui pemanfaatan pemeliharaan kesehatan termaktub di UU No 24 2004. Orang sakit membutuhkan rawat inap di RS sesuai kelas rawat inap standar roadmap JKN tentang kesamaan dan pemerataan paket layanan medis dan nonmedis bagi peserta JKN di rumah sakit dari tahun 2012-2019, namun fakta di lapangan belum dilaksanakan secara optimal. Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Peraturan KRIS RS (PP Nomor 47 Tahun 2021) akan disahkan 1 Januari 2023. Hasil Self Assessment RSUD 78% RS masih menyesuaikan pelaksanaan implementasi. Penelitian bagaimana kesiapan RSUD dr. Moch Anshari Saleh Banjarmasin tahun 2022 dalam mengimplementasikan KRIS JKN. Penelitian menggunakan metode campuran dengan strategi sekuensial. Informan utama kepala seksi sarana dan prasarana, dan triangualasi kepala bpjs serta kepala ruangan RS yang memahami 12 kriteria KRIS JKN. Data kuantitatif menggunakan analisis univariat, sedangkan data kualitatif melalui hasil wawancara dan observasional berdasarkan pengumpulan, reduksi, dan display data serta verifikasi dan penegasan kesimpulan. Hasil didapatkan 85% RS telah mempersiapkan 12 kriteria KRIS JKN, kesimpulan wawancara pihak RS menyambut baik kebijakan baru ini, dalam pelaksanaannya RS tidak mengalami kendala yang cukup sulit hanya membutuhkan waktu 1-2 tahun lagi untuk merealisasikannya. Pihak RS mengharapkan pemerintah dapat melakukan harmonisasi regulasi sebelum kebijakan implementasi KRIS dilaksanakan dimasyarakat.   Kata kunci: Impelemntasi kebijakan, KRIS JKN, dan Teori Van Meter Van Horn   ABSTRACT   Basic human needs are obtained by the community through the use of health care as stipulated in UU No. 24 2004. Sick people require hospitalization according to the standard inpatient class of the JKN roadmap regarding equality and equity of medical and non-medical service packages for JKN participants in hospitals from 2012-2019, but the facts on the ground have not been implemented optimally. The draft Government Regulation concerning Hospital KRIS Regulations (PP Number 47 of 2021) will be ratified January 1, 2023. 78% of Hospital Self Assessment Results of Hospitals are still adjusting implementation. Research on how prepared RSUD dr. Moch Anshari Saleh Banjarmasin in 2022 in implementing KRIS JKN. Research using mixed methods with a sequential strategy. The main informant is the head of the facilities and infrastructure section, and the triangulation of the head of the BPJS and the head of the hospital room who understands the 12 criteria for JKN KRIS. Quantitative data uses univariate analysis, while qualitative data uses interviews and observational results based on data collection, reduction, and display as well as verification and confirmation of conclusions. The results showed that 85% of hospitals had prepared the 12 KRIS criteria for JKN. The conclusion of the interview was that the hospital welcomed this new policy. In practice, the hospital did not encounter any difficult obstacles, it only took another 1-2 years to make it happen. The hospital expects the government to harmonize regulations before the KRIS implementation policy is implemented in the community.   Keywords: Policy implementation, KRIS, and Van Meter Van Horn Theory.