Hasanuddin
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Manajemen Pengelolaan Zakat pada Badan Amil Zakat Nasional Mandailing Natal Sitti Rahma Harahap; Muhammad Arif Daulay; Ahmad Mashudi; Hasanuddin; Yuliastiani Siregar; Nurhasanah Waruwu; Irwan Dani Syahputra
Asskruie: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Saniya Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/nqprss67

Abstract

Badan Amil Zakat Nasional atau di sebut dengan BAZNAS merupakan lembaga yang bertanggung jawab mengelola zakat secara nasional dan terpercaya karena terpusat dan diatur oleh pemerintah Republik Indonesia serta memiliki landasan hukum yakni Undang-Undang No 23 tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, untuk memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga yang berwenang mengelolaa zakat secara nasional. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk menganalisis manajemen pengelolaan zakat yang dilakukan di Baznas Kabupaten Mandailing Natal. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dan tempat penelitian dilakukan di Badan Amil Zakat Nasional Mandailing Natal. Sedangkan yang menjadi objek penelitian yakni Manajemen pengelolaan zakat. Ada 5 program BAZNAS MADINA yang bertujuan kesejahteraan umat.
Metode Pembelajaran Mufrodat Dalam Menghafal Kosakata Bahasa Arab Di SD S 117 Islam Terpadu Adnani Hasanuddin Hasanuddin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3514

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari penggunaan simulasi dalam pembelajaran kosakata bahasa Arab di SD S 117 ISLAM TERPADU ADNANI. Tujuan utama dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui bagaimana simulasi digunakan dalam pembelajaran di SD S 117 ISLAM TERPADU ADNANI. (2). Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kajian Pustaka atau Library Research. Subjek penelitiannya adalah Sumber Data. Adapun teknik pengumpulan datanya adalah Library Research atau kajian pustaka, Kutipan langsung dan kutipan tidak langsung digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian Perpustakaan.. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa (1) penggunaan simulasi dalam pendidikan di SD S 117 Islam Terpadu ADNANI sesuai dengan kecenderungan pengajaran modern, yaitu meningkatkan pengajaran pasif dan menuju pembelajaran individu dan kelompok kecil untuk siswa. (2) Metode simulasi sangat penting untuk siswa menghafal mufradat karena merupakan strategi yang memungkinkan siswa menguasai keterampilan dan memahaminya dengan mudah
Penanaman Nilai-Nilai Akhlak Dalam Pendidikan Islam Nurhalimah Nurhalimah; Hasanuddin Hasanuddin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5946

Abstract

The instillation of moral values ​​is at the heart of Islamic education, emphasizing the development of a holistic human personality characterized by faith, piety, and noble character. In the modern context, Islamic education is not only oriented toward intellectual aspects but also spiritual and moral dimensions. This paper conceptually examines morals in Islam, the urgency of instilling moral values, strategies for developing morals, factors influencing the instillation of moral values, and the challenges of instilling moral values ​​in the modern era. The method used is library research with a descriptive-analytical approach to primary and secondary sources. The results of the study indicate that the formation of noble morals requires integration between formal education, family, and society. Islamic education plays a crucial role in instilling values ​​such as responsibility, honesty, compassion, and trustworthiness through role models, habituation, and a religious humanist approach.
Strategi Pengembangan Keterampilan Kitabah (Bahasa Arab) Akademik Hasanuddin Hasanuddin; Nurhalimah Nurhalimah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5949

Abstract

Keterampilan menulis akademik (kitabah) dalam bahasa Arab merupakan kompetensi tertinggi yang harus dikuasai mahasiswa di perguruan tinggi, namun realitas menunjukkan bahwa banyak mahasiswa masih mengalami kesulitan signifikan dalam menghasilkan tulisan ilmiah berbahasa Arab yang memenuhi standar akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi-strategi pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan keterampilan kitabah akademik mahasiswa melalui pendekatan komprehensif dan sistematis. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan menganalisis berbagai sumber literatur ilmiah meliputi buku, artikel jurnal nasional dan internasional, serta laporan penelitian yang relevan dengan pembelajaran menulis bahasa Arab. Data dianalisis melalui reduksi, penyajian sistematis, dan penarikan kesimpulan tematik untuk mengidentifikasi pola dan konsep strategi pembelajaran. Hasil penelitian mengidentifikasi enam strategi utama yang terbukti efektif: (1) Strategi berbasis proses (process writing) yang menekankan tahapan sistematis dari brainstorming hingga editing, (2) Pemanfaatan model teks (text-based instruction) menggunakan contoh teks akademik autentik sebagai acuan struktur dan gaya bahasa, (3) Pembelajaran kolaboratif melalui diskusi kelompok dan peer review untuk meningkatkan kualitas tulisan, (4) Integrasi teknologi dengan memanfaatkan aplikasi digital, LMS, dan kecerdasan buatan untuk memperkaya pembelajaran, (5) Penguatan kosakata akademik dan tata bahasa (nahwu-sharf) terapan untuk meningkatkan akurasi linguistik, serta (6) Pengembangan literasi akademik melalui pembacaan jurnal Arab dan teks ilmiah untuk memperluas wawasan retorika. Keenam strategi ini saling melengkapi dan dapat diintegrasikan sesuai konteks, kebutuhan, dan karakteristik mahasiswa.
Penanaman Nilai-Nilai Akhlak Dalam Pendidikan Islam Nurhalimah Nurhalimah; Hasanuddin Hasanuddin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5964

Abstract

The instillation of moral values ​​is at the heart of Islamic education, emphasizing the development of a holistic human personality characterized by faith, piety, and noble character. In the modern context, Islamic education is not only oriented toward intellectual aspects but also spiritual and moral dimensions. This paper conceptually examines morals in Islam, the urgency of instilling moral values, strategies for developing morals, factors influencing the instillation of moral values, and the challenges of instilling moral values ​​in the modern era. The method used is library research with a descriptive-analytical approach to primary and secondary sources. The results of the study indicate that the formation of noble morals requires integration between formal education, family, and society. Islamic education plays a crucial role in instilling values ​​such as responsibility, honesty, compassion, and trustworthiness through role models, habituation, and a religious humanist approach.
Reconstruction of Islamic Religious Education Learning in Strengthening Moderation Education in Madrasas Melda Diana Nasution; Hasanuddin Hasanuddin; Nurhalimah Nurhalimah
Jurnal Kawakib Vol 7 No 1 (2026): Islamic Studies
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/kwkib.v7i1.439

Abstract

This study aims to analyze the reconstruction of Islamic Religious Education (PAI) learning to strengthen moderation education in madrasas. It examines the concept of moderation-based PAI learning, forms of learning reconstruction, implementation strategies, and their implications for students’ attitudes. The study employed a qualitative approach using a library research method by reviewing relevant literature on Islamic education and religious moderation. The findings reveal that moderation-based PAI learning emphasizes an inclusive, dialogical, and contextual educational paradigm that promotes balance, tolerance, and respect for diversity. Learning reconstruction is carried out through curriculum development, participatory pedagogical approaches, and authentic assessments covering cognitive, affective, and behavioral dimensions. The implementation strategy includes integrating moderation values into learning materials, applying reflective learning methods, and strengthening the teacher’s role as a facilitator of character development. The study concludes that reconstructing PAI learning contributes to fostering tolerant, inclusive, and anti-radical attitudes among students while supporting curriculum improvement, teacher competency development, and a culture of moderation in madrasas.