Ahmad Tantoni
Teknik Informatika, STMIK Lombok

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KEAMANAN JARINGAN KOMPUTER PADA PERANGKAT LAYER 2 DAN LAYER 3 Yuliadi Yuliadi; Ahmad Tantoni; Mohammad Taufan Asri Zaen
Jurnal Informatika Teknologi dan Sains (Jinteks) Vol 7 No 4 (2025): EDISI 26
Publisher : Program Studi Informatika Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/jinteks.v7i4.6731

Abstract

Pada Layer 2 Data Link Layer, perangkat seperti access point dan switch rentan terkena ancaman serangan dari internal seperti MAC flooding, VLAN hopping dan ARP spoofing yang dapat menyebabkan penyusupan data. Sedangkan pada Layer 3 Network Layer terdapat perangkat router rentan terhadap serangan seperti DoS/DDoS, IP spoofing, serta pemanipulasian routing table yang dapat mengganggu konektivitas antarjaringan sehingga attacker dapat mengalihkan lalu lintas ke pihak yang tidak sah. Berbagai teknik mitigasi untuk mengatasi ancaman pada layer 2 dan layer 3 ini telah dikembangkan untuk mengatasi ancaman tersebut, seperti penerapan Firewall, Dynamic ARP Inspection, Port Security, Access Control List (ACL) dan IPSec. Akan tetapi, dalam pengimplementasi keamanan ini masih ada yang kurang tepat dan belum optimal sehingga sering kali masih menyisakan celah keamanan yang dapat dimanfaatkan oleh attacker untuk melakukan serangan.Berdasarkan kondisi tersebut, diperlukan analisis mendalam mengenai keamanan infrastruktur hadware jaringan komputer pada perangkat Layer 2 dan Layer 3 untuk mengidentifikasi potensi ancaman serta penerapan mekanisme keamanan. Analisis ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam meningkatkan keamanan jaringan serta mendukung terciptanya infrastruktur digital yang dapat di handalkan dan keamanan yang tinggi.
Pelatihan Pemanfaatan Schoology Learning Management System Sebagai Media Pembelajaran Untuk Guru dan Siswa Khairul Imtihan; Ahmad Tantoni; Mohamad Fauzi Zulkarnaen; Wire Bagye; Maulana Ashari
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): JPEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran teknologi informasi dalam proses pembelajaran sangat penting, pandemi Covid-19 memberikan dampak yang sangat signifikan terutama dalam penerapan teknologi dalam proses pembelajaran. Schoology Learning Management System merupakan salah satu pilihan sebagai media pembelajaran yang inovatif bagi guru dan siswa. LMS seperti Schoology menyediakan fitur pembelajaran yang cukup lengkap dalam proses pembelajaran daring. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat terkait dengan pemanfaatan Schoology sebagai media pembelajaran inovatif untuk guru dan siswa di SMKS Al-Amin Kilang yang berlokasikan di Desa Kilang, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur, NTB bertujuan untuk memberikan pengetahuan baru tentang penggunaan teknologi pembelajaran, menggali manfaat penggunaan Schoology sebagai media pembelajaran, serta mengevaluasi dampaknya terhadap pengalaman belajar guru dan siswa. Metode kegiatan yang digunakan dengan survei, wawancara dan analisis data dari hasil pre test dan post test terhadap pemahaman guru dan siswa. Tahapan kegiatan pelatihan ini terdiri dari perencanan, pelaksanaan pelatihan dan evaluasi. Hasil dari kegiatan pelatihan menunjukkan bahwa guru dapat merancang, mendesain dan menyampaikan materi pembelajaran secara efektif. Siswa mengungkapkan bahwa proses pembelajaran dengan Schoology memberikan fleksibilitas dalam pembelajaran yang memungkinkan mereka untuk belajar secara mandiri dengan ketersedian akses ke sumber daya pembelajaran yang mudah, hal ini dapat dilihat berdasarkan hasil analisis data penggunaan platform Schoology melalui kuesioner oleh guru dan siswa. Dari 68 peserta yang terdiri dari 13 orang guru dan 55 orang siswa dengan persentasi tingkat pemahaman pada saat pre test sebesar 47.1% mengalami peningkatan yang cukup signifikan dari hasil post test 79.4%, ada peningkatan sebesar 32.4% dengan demikian kegiatan pelatihan ini dapat memberikan peningkatan pengetahuan baru dalam pengunaan teknologi pembelajaran dalam meningkatkan mutu pembelajaran.