Jane Ibrani Rumbekwan
Institut Agama Kristen Negeri Palangka Raya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pandangan Studi Gender Tentang Pelecehan Seksual di Media Sosial Joanna Maria Priscila; Jane Ibrani Rumbekwan; Sarmauli Sarmauli
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v1i2.24

Abstract

Pengunaan media sosial saat ini merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, penguna dari berbagai latar belakang, terutama bagi generasi muda saat ini, bahkan orang tua pun tidak luput dari itu. Platfrom media sosial, contohnya seperti  Facebook, TikTok, Instagram, X, YouTube dll. Tujuan penelitian ini melihat peran platform media sosial dalam pencegahan pelecehan dan menawarkan strategi komprehensif untuk mengatasi masalah ini dari perspektif gender serta dapat mengambil tindakan yang tepat dalam mengatasi masalah pelecehan seksual. Metode penelitian yang digunakan literatur dan analisis konten, dengan pengumpulan data dari berbagai sumber untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk yang terungkap seperti cyberbullying dan pelecehan online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelecehan seksual di media sosial memiliki berbagai bentuk, termasuk cyberbullying seksual, pelecehan seksual online, sexting non-konsensual, sextortion, cyberstalking, dan penyalahgunaan kencan siber, dengan mayoritas korban adalah perempuan. Stereotip gender dan norma sosial yang patriarkal berkontribusi signifikan terhadap prevalensi pelecehan seksual di media sosial. Dampak pelecehan ini meliputi trauma psikologis, gangguan kesehatan mental dan fisik, isolasi sosial, dan kerugian karir bagi korban. Saran yang diberikan adalah perlunya edukasi tentang seks dan kesadaran masyarakat untuk mencegah tindakan terbuka serta penegakan hukum yang lebih ketat terhadap pelaku.  
Peran Pengawas Pembina dalam Meningkatkan Mutu Pengelolaan Pembelajaran di TK Gugus 5 Bunga Krisan Zefanya Octoberi; Nita Yuliana; Jane Ibrani Rumbekwan; Yoan Colina
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/5vzck846

Abstract

This study aims to analyze the role of supervisory officers in improving the quality of learning and institutional management at TK Gugus 5 Bunga Krisan. Theoretically, supervisory officers function as academic and managerial supervisors who are responsible for guidance, mentoring, evaluation, and the development of teachers’ and principals’ competencies. This research employed a descriptive qualitative approach, with data collected through interviews, observations, and documentation. The findings revealed that supervisory activities began with the preparation of systematic work programs and plans, including structured schedules for coaching and classroom supervision. In practice, the supervisor implemented coaching approaches adapted to the characteristics of each school and principal, making the guidance process more flexible and contextual. The discussion results indicated that the coaching activities increased teachers’ motivation to develop more varied and child-centered learning strategies and learning processes. In addition, the supervisor also acted as a mentor, facilitator, and motivator in assisting schools to adapt to policy changes and demands for educational quality improvement. Therefore, the role of the supervisory officer contributes to the sustainable improvement of learning quality and institutional management in early childhood education institutions.