Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Aplikasi Wordwall pada Pembelajaran Matematika Terhadap Peningkatan Kemampuan Literasi Numerasi Siswa Kelas III Sekolah Dasar Adinda Putri Darmanto; Aisah Nadia Larasati; Alifia Nur Aziz; Bunga Seftya Nur Indah; Finna Fidyah Rahmadhani; Jihan Alifah Hind; Nia Octavia Rachmadani; Salsabilah Azzahra; Vera Dwi Apriliani; Yoga Aditia Ragil
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v1i2.62

Abstract

Pendidikan merupakan aspek penting yang membentuk kemampuan seseorang dalam memecahkan masalah berdasarkan ilmu pengetahuan. Proses ini dimulai dari pendidikan dasar, di mana literasi numerasi menjadi salah satu kompetensi utama yang harus dikuasai untuk menghadapi tantangan abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas penggunaan aplikasi Wordwall dalam meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa kelas 3 SD. Melalui metode eksperimen dengan desain Post-test Only Control Group, penelitian ini melibatkan 30 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok eksperimen yang menggunakan Wordwall dan kelompok kontrol yang tidak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dalam kelompok eksperimen mengalami peningkatan kemampuan literasi numerasi yang signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Hal ini mengindikasikan bahwa Wordwall dapat menjadi alat yang efektif untuk membuat pembelajaran matematika lebih menarik dan interaktif, sehingga meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep bangun datar. Saran diharapkan sekolah dapat menggunakan aplikasi wordwall pada pembelajaran matematika dalam peningkatan kemampuan literasi numerasi siswa
Memahami Asal Usul Lambang Negara Indonesia dan Burung Garuda Alia Zulfa Ramadanti Alia; Salismiati Ghozali; Vera Dwi Apriliani; Lutfia Gunarsih; Lilis Handayani; Shella Meiliza; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i3.358

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan tentang lambang negara Indonesia sebagai identitas nasional bangsa kita. Menurut Kaelan (2007), identitas nasional pada hakikatnya adalah manisfestasi nilai-nilai budaya yang tumbuh dan berkembang dalam aspek kehidupan satu bangsa (nation) dengan ciri-ciri khas, dan dengan ciri-ciri yang khas tadi suatu bangsa berbeda dengan bangsa lain dalam kehidupannya. Lambang negara merupakan perwujudan sebuah ideologi dari suatu negara. Lambang negara diartikan juga sebagai identitas suatu kalangan yang berisi kepribadian yang dipegang saat menjalankan sebuah pemerintahan. Penggunaan lambang negara diharapkan pembeda untuk bangsabangsa lain. Metode penelitian yang digunakan pada artikel ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah lambang negara Indonesia berbentuk burung garuda yang kepalanya menoleh ke sebelah kanan dari sudut pandang Garuda, perisai berbentuk menyerupai jantung yang digantung dengan rantai pada leher Garuda, dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti “berbeda-beda tetapi tetap satu” ditulis di atas pita yang dicengkeram oleh Garuda. Lambang ini dirancang oleh Sultan Hamid II dari Pontianak, yang kemudian disempurnakan oleh Presiden Soekarno, dan diresmikan pemakaiannya sebagai lambang negara pertama kali pada Sidang Kabinet Republik Indonesia Serikat tanggal 11 Februari 1950. Lambang negara Garuda Pancasila diatur penggunaannya dalam Peraturan Pemerintah No. 43/1958. Burung Garuda sebagai identitas nasional dan juga lambang negara Indonesia harus dihormati dan dijaga sampai kapan pun. Burung Garuda tersebut memiliki banyak makna pada setiap bagiannya, dari kepala hingga pita putih yang di kaki. Makna pada lambang Garuda Pancasila itu harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.