Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Aplikasi Wordwall pada Pembelajaran Matematika Terhadap Peningkatan Kemampuan Literasi Numerasi Siswa Kelas III Sekolah Dasar Adinda Putri Darmanto; Aisah Nadia Larasati; Alifia Nur Aziz; Bunga Seftya Nur Indah; Finna Fidyah Rahmadhani; Jihan Alifah Hind; Nia Octavia Rachmadani; Salsabilah Azzahra; Vera Dwi Apriliani; Yoga Aditia Ragil
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v1i2.62

Abstract

Pendidikan merupakan aspek penting yang membentuk kemampuan seseorang dalam memecahkan masalah berdasarkan ilmu pengetahuan. Proses ini dimulai dari pendidikan dasar, di mana literasi numerasi menjadi salah satu kompetensi utama yang harus dikuasai untuk menghadapi tantangan abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas penggunaan aplikasi Wordwall dalam meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa kelas 3 SD. Melalui metode eksperimen dengan desain Post-test Only Control Group, penelitian ini melibatkan 30 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok eksperimen yang menggunakan Wordwall dan kelompok kontrol yang tidak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dalam kelompok eksperimen mengalami peningkatan kemampuan literasi numerasi yang signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Hal ini mengindikasikan bahwa Wordwall dapat menjadi alat yang efektif untuk membuat pembelajaran matematika lebih menarik dan interaktif, sehingga meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep bangun datar. Saran diharapkan sekolah dapat menggunakan aplikasi wordwall pada pembelajaran matematika dalam peningkatan kemampuan literasi numerasi siswa
ImplemenPerdamaian Dunia dan Implementasinya di Negara Indonesiatasi Punishment Dalam Pembelajaran IPS Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Siswa Sekolah Dasar Adinda putri darmanto; Dyah Ayu Putri Zahra; Dyah Wulandari; Firna Afifatun Nuha; Almaira Putri; Reni Oktafiani
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i3.352

Abstract

Dalam suatu Negara tidak dapat berdiri sendiri, seperti halnya individu sebagai makhluk sosial. Negara tentunya akan memerlukan Negara atau komponen yang lain .Bahkan adapula Negara yang memiliki keterkaitan serta ketergantungan dalam aspek ekonomi,sosial,dan politik. Jika adanya keterkaitan antar Negara dengan Negara lain tersebut tentunya ada sebuah hubungan yang baik. Salah satunya merupakan Negara kita sendiri yaitu Negara Indonesia dengan Negara-negara lain.dinamakan masyarakat global, ditandai adanya saling ketergantungan antar bangsa, adanya persaingan yang ketat dalam suatu kompetensi dan dunia cenderung berkembang kearah perebutan pengaruh antar bangsa, baik lingkup regional maupun lingkup global. Namun pada kenyataannya masih banyak hubungan yang bertentangan antara Negara satu dengan Negara yang lain. Yang mengakibatkan terjadinya konflik dan terusiknya perdamaian dunia. Konflik biasanya dipicu dengan adanya masalah dalam hal sosial,ekonomi,politik,agama maupun kebudayaan. terjadinya konflik akibat adanya keserakahan, kurang saling menghargai dan mengerti antara satu dengan yang lain. Dari masalah diatas dalam makalah ini akan membahas apa yang dimaksud dengan perdamaian dunia itu sendiri dan cara mewujudkan perdamaian dunia serta partisipasi Indonesia dalam perdamaian dunia.
Sumpah Pemuda: Dalam Rangka Pembentukkan Karakter Pemuda Dimasa Kini dan Masa Depan Safira Az Zahra; Adinda Putri Darmanto; Ananda Nur Aulia; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i3.401

Abstract

Peristiwa sejarah Soempah Pemoeda atau Sumpah Pemuda yang diikrarkan tanggal 28 Oktober 1928 merupakan peristiwa besar dalam sejarah Indonesia. Sumpah pemuda adalah komitmen para pemuda Indonesia dari berbagai suku bangsa dan agama untuk menyatukan diri mewujudkan Indonesia merdeka. Penelitian ini dilakukan untuk mencari jawaban bagaimana rasa satu bangsa di kalangan pemuda terbentuk dan siapa penggeraknya. Penelitian dilakukan dengan metode sejarah, dengan menggunakan sumber sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan telah melahirkan kesadaran kepada Bangsa Indonesia bahwa nenek moyang Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang besar. Feodalisme dan penjajahan menyebabkan Bangsa Indonesia menjadi bangsa yang miskin, bodoh, dan tertindas. Para pemuda yang terdidik merupakan penggerak dari perjuangan Bangsa Indonesia. Rasa persatuan untuk mewujudkan Indonesia merdeka mampu menghilangkan sekat-sekat perbedaan. Perbedaan ras, bangsa, bahasa, dan agama dieliminasi demi terwujudnya persatuan.