Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SOSIALISASI ANEMIA PADA REMAJA DI SMA NEGERI 5 PINRANG Nurlinda Nurlinda; Aisyah Aisyah; Sitti Nabawi; Kharisma Tri Nurindah; Sudarmi Sudirman; Nuralfirah Nuralfirah; Nurjulisah Dudi; Sahir Sahir
Mediasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): Mediasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Media Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia is a common health problem among adolescents, especially girls, due to insufficient iron intake required by the body. This community service activity aims to increase adolescents' knowledge about anemia and its prevention efforts through education conducted at SMA Negeri 5 Pinrang. The methods used include activity planning, delivery of educational materials using presentation media, and evaluation through pre-tests and post-tests. A total of 20 twelfth-grade students participated as respondents in this activity. The evaluation results showed a significant improvement in students’ knowledge levels. Before the education session, 10% of respondents were in the poor category, and 90% in the good category. After the session, all respondents showed improvement, with 90% in the excellent category and 10% in the good category. This activity contributes to strengthening health literacy among students and provides an educational-based approach as a promotive-preventive strategy in addressing the problem of anemia in adolescents. Thus, this community service activity not only results in short-term knowledge changes but also provides a foundational contribution to the development of public health education science  
Edukasi PHBS Dalam Upaya Pencegahan Diare Pada Anak Di SDN 257 Pinrang Nurlinda Nurlinda; Nuralfirah Nuralfirah; Sudarmi Sudirman; Aisyah Aisyah; Kharisma Tri Nurindah; Nurjulisah Dudi; Sahir Sahir
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nucsjo.v1i2.26

Abstract

Diare masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di negara berkembang seperti Indonesia karena tingginya angka kesakitan dan kematian. Berdasarkan data Puskesmas Kelurahan Teppo, diperkirakan terdapat 205 orang, termasuk siswa sekolah dasar, yang menderita diare pada tahun 2023. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas pengetahuan siswa sekolah dasar tentang perilaku hidup bersih dan sehat untuk mencegah diare. Sasaran kegiatan ini adalah siswa/i di SDN 257 Kelurahan Teppo Kabupaten Pinrang, dengan jumlah perserta 30 orang. Metode edukasi pemberian materi dengan menggunakan presentasi powerpoint dan lagu cara cuci tangan yang bersih dan sehat. Dari edukasi yang telah diberikan, terjadi peningkatan nilai rata-rata antara pre-test dan post-test yaitu dari 44,3 menjadi 76,7. Dari peningkatan presentase yang telah didapat siswa yang memiliki tingkat pengetahuan yang sedang mengalami penurunan jika dibandingkan dengan hasil post-test, sedangkan siswa yang memiliki tingkat pengetahuan yang tinggi mengalami peningkatan pada post-test.
Kerentanan Kesehatan Masyarakat Pesisir terhadap Penumpukan Sampah: Analisis Etnografi di Kota Parepare, Sulawesi Selatan Nuralfirah Nuralfirah; Andi Nuddin; Rahmi Amir; Haniarti Haniarti
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 3 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i3.4603

Abstract

Wilayah pesisir merupakan ruang hidup strategis bagi masyarakat yang bergantung pada sumber daya laut, tetapi menghadapi tekanan lingkungan berupa penumpukan sampah yang berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan. Di wilayah pesisir Kota Parepare, khususnya Lakessi, Cempae, dan Soreang, penumpukan sampah dapat memicu berkembangnya vektor penyakit serta meningkatkan risiko diare, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), penyakit kulit, dan gangguan kesehatan berbasis lingkungan lainnya. Kerentanan kesehatan masyarakat tidak hanya dipengaruhi kondisi lingkungan fisik, tetapi juga berkaitan dengan faktor sosial-budaya, ekonomi, pengetahuan lokal, perilaku masyarakat, serta kebijakan pengelolaan sampah. Penelitian ini bertujuan menganalisis kerentanan kesehatan masyarakat pesisir akibat penumpukan sampah dengan memahami aspek sosial, budaya, ekonomi, pengetahuan lokal, relasi masyarakat dengan lingkungan, dan kebijakan pengelolaan sampah. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi yang dilaksanakan selama kurang lebih dua bulan. Informan dipilih secara purposive sebanyak empat orang, terdiri atas petugas Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, dan masyarakat pesisir. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara interaktif melalui tahap pengumpulan, reduksi, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar bagi pengembangan kebijakan pengelolaan sampah dan program kesehatan lingkungan yang responsif terhadap kondisi masyarakat pesisir