Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Kualitas Audit Dan Leverage Terhadap Audit Delay Dengan Firm Size Sebagai Moderasi (Studi Pada Perusahaan Sektor Food And Beverage 2021-2023) Vidya Putri Winarsih; Dwi Hayu Estrini; Ahmad Bebin Najmuddin
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 4 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i4.7976

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas audit dan leverage terhadap audit delay, serta peran ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi. Audit delay diukur sebagai selang waktu antara akhir tahun keuangan dan tanggal rilis laporan audit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas audit berpengaruh negatif dan signifikan terhadap audit delay, artinya semakin tinggi kualitas audit, semakin cepat proses penyelesaian audit. Sebaliknya, leverage tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap audit delay. Selain itu, ukuran perusahaan tidak mampu memoderasi hubungan antara kualitas audit maupun leverage terhadap audit delay. Temuan ini menunjukkan bahwa efisiensi audit lebih ditentukan oleh kualitas audit daripada oleh faktor-faktor eksternal seperti ukuran perusahaan atau tingkat leverage.
Digitalisasi Teaching Factory Akuntansi melalui Pelatihan Accurate pada MGMP Akuntansi se-Kota Semarang Najmuddin, Ahmad Bebin; Estrini, Dwi Hayu; Sulistyawati, Ayu Sarah; Widihardimas, Tarcisius Jassien
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.810

Abstract

Pelatihan penggunaan Accurate Accounting Software bagi Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Akuntansi se-Kota Semarang dilaksanakan sebagai upaya peningkatan kapasitas guru dalam mengembangkan teaching factory di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan peningkatan literasi digital akuntansi, terutama dalam menghadapi tuntutan industri 4.0 yang menuntut kompetensi teknologi dan keterampilan penerapan aplikasi akuntansi berbasis komputer. Pelatihan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu survei kebutuhan, penyusunan modul, koordinasi teknis, dan pelatihan intensif yang mencakup pengenalan fitur Accurate, pembahasan modul transaksi, serta praktikum langsung melalui studi kasus. Sebanyak 32 peserta mengikuti pelatihan dan terlibat aktif dalam seluruh sesi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa lebih dari 68% peserta menilai kegiatan sangat relevan, sangat bermanfaat, serta sangat tepat sasaran. Peserta mampu mengoperasikan Accurate untuk menginput transaksi, menyusun laporan keuangan, serta memahami alur sistem secara terintegrasi. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan berhasil meningkatkan kompetensi pedagogis dan teknologis guru MGMP Akuntansi, sekaligus memperkuat implementasi teaching factory di sekolah. Dengan demikian, pelatihan Accurate berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran akuntansi berbasis digital di SMK.
Lanskap Peran Akuntansi dan Kebijakan Pemerintah bagi UMKM di Asia Tenggara: Tinjauan Literatur Sistematis Tarcisius Jassien Widihardimas; Ahmad Bebin Najmuddin; Ayu Sarah Sulistyawati
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 1 (2026): Article Research Maret 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i1.8207

Abstract

Sektor UMKM merupakan landasan ekonomi berkembang, yang berfungsi sebagai katalisator penciptaan lapangan kerja, pemberdayaan masyarakat, dan pertumbuhan ekonomi. Meskipun demikian, lintasan pengembangan UMKM di negara-negara berkembang sering kali dicirikan oleh volatilitas, yang disebabkan oleh dukungan pemerintah yang tidak memadai dan kapasitas sumber daya yang terbatas. Di sisi lain, akuntansi memiliki peran sebagai katalis dalam mengembangkan operasional bisnis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kondisi dan peran akuntansi bagi perkembangan UMKM di Negara Kawasan Asia Tenggara yang turut melihat dorongan dukungan kebijakan pemerintah. Pendekatan kualitatif dengan metode Tinjauan Literatur Sistematis yang diterapkan pada 38 artikel penelitian Scopus dalam panduan protokol PRISMA untuk mengungkapkan kondisi penerapan praktik akuntansi di UMKM Negara ASEAN dan sejauh mana kebijakan pemerintah berkontribusi dalam penerapan akuntansi di UMKM. Hasil penelitian menjelaskan bahwa terdapat kesamaan dari penggunaan praktik akuntansi UMKM dari Negara Indonesia, Vietnam dan Thailand yang masih bermasalah secara fundamental. Kebijakan pemerintah dari ketiga negara tersebut cenderung memprioritaskan penciptaan ekosistem bisnis makro dibandingkan intervensi teknis pada penguatan standar akuntansi. Akibatnya, meskipun kerangka regulasi akuntansi UMKM telah tersedia, keterbatasan sumber daya memaksa pelaku usaha menerapkan praktik keuangan yang bersifat swadaya dan sekadar adaptif terhadap kondisi lokal. Berbeda dengan ketiga negara tersebut, penerapan akuntansi UMKM di Negara Malaysia telah menemukan praktik akuntansi terbaiknya yang menyesuaikan dengan peluang dan kondisi ekonomi di negaranya
Mekanisme Whistleblowing System dalam Memitigasi Motivasi Fraud pada Indikasi Kecurangan Laporan Keuangan Najmuddin, Ahmad Bebin; Estrini, Dwi Hayu; Sulistyawati, Ayu Sarah
-
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecurangan laporan keuangan masih menjadi permasalahan serius di sektor perbankan karena dapat menimbulkan kerugian finansial yang signifikan dan menurunkan kepercayaan publik. Tujuan riset ini untuk menganalisis pengaruh target keuangan, kurang efektifnya pengawasan dan pergantian auditor terhadap kecurangan laporan keuangan dan menguji peran whistleblowing system sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021–2024. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, sehingga diperoleh 168 unit data. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares (PLS) meliputi inner dan outer model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa target keuangan berpengaruh positif terhadap kecurangan laporan keuangan, sedangkan kurang efektifnya pengawasan dan pergantian auditor tidak memiliki pengaruh signifikan. Whistleblowing system terbukti mampu memoderasi hubungan antara target keuangan dan kecurangan laporan keuangan dengan memperlemah pengaruh tekanan keuangan terhadap perilaku kecurangan. Whistleblowing system tidak mampu memoderasi hubungan kurang efektifnya pengawasan dan pergantian auditor terhadap kecurangan laporan keuangan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan fraud triangle dan implikasi praktis bagi perusahaan perbankan dalam memperkuat pencegahan kecurangan laporan keuangan.