Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH PENGUNGKAPAN KEY AUDIT MATTERS, STABILITAS KEUANGAN, DAN TEKANAN EKSTERNAL TERHADAP POTENSI KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN Hesiya May Ghaisani
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 9 No. 4 (2025): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v9i4.18266

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi kecurangan dalam laporan keuangan melalui pengungkapan KAM, stabilitas keuangan, dan tekanan eksternal. Peran KAM saat ini menjadi perhatian karena memberikan gambaran mengenai temuan yang perlu menjadi perhatian dan bentuk dari transparansi audit. Stabilitas keuangan yang dimliki suatu perusahaan menggambarkan perusahaan memiliki kondisi keuangan yang baik dan sehat. Tekanan eksternal terjadi ketika pihak eksternal perusahaan memiliki harapan perusahan memberikan laporan dan kinerja keuangan yang baik. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan sampel penelitian perusahaan sub sektor perbankan terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) 2023-2024. Hasil penelitian menunjukkan pengungkapan KAM, stabilitas keuangan, dan tekanan eksternal mempengaruhi potensi kecurangan laporan keuangan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur mengenai audit dan tata kelola perusahaan dalam mendeteksi faktor yang dapat mempengaruhi kecurangan laporan keuangan.
TINJAUAN PERSEPSI MAHASISWA TENTANG PEMAHAMAN KODE ETIK PROFESI AKUNTAN Sandy, Fabio Bolanda; Setyawan, Muhammad Afif; Santoso, Tiara Rani; Ghaisani, Hesiya May; Fajarsari, Hesti
AKUNTANSI DEWANTARA Vol 9 No 2 (2025): Vol 9 No 2 (2025): AKUNTANSI DEWANTARA VOL. 9 NO 2 OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to evaluate accounting students' perceptions of the understanding of the ethics of the accounting profession in several universities in Central Java. The ethics of the accounting profession plays a significant role in shaping professional behavior. These decisions will ultimately influence the level of public trust in the credibility of financial reports. The researcher used a quantitative approach with a questionnaire (Google Form) as the research instrument. From several universities in Central Java, the researcher obtained 64 student samples. In sampling, the researcher used a purposive sampling method with the criteria of students who have taken courses in Audit and Business Ethics. Later, the data will be analyzed using validity tests, reliability tests, classical assumption tests, multiple linear regression, T-tests, and F-tests. The results of the study indicate that Gender, Ethical Knowledge and Love of Money have a positive effect on students' understanding of the code of ethics of the accounting profession. In addition, the Education Level variable does not affect students' perceptions of the understanding of the code of ethics of the accounting profession. This study is expected to improve students' understanding of the importance of ethical attitudes in the accounting profession.
PERAN FEE AUDIT DALAM PENGARUH KUALITAS AUDIT TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN Santoso, Tiara Rani; Ghaisani, Hesiya May; Sandy, Fabio Bolanda; Nalurita, Yuliantari Astasuci; Najmuddin, Ahmad Bebin
IJMA (Indonesian Journal of Management and Accounting) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijma.2025.6(2).204-216

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kualitas audit terhadap kualitas laporan keuangan dengan fee audit sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2024. Kualitas audit dipandang sebagai mekanisme pengendalian eksternal yang mampu mengurangi asimetri informasi serta menekan perilaku oportunistik manajemen, sehingga menghasilkan laporan keuangan yang lebih andal. Namun demikian, efektivitas kualitas audit sering kali bergantung pada besaran fee audit yang diterima auditor, karena fee audit dapat memengaruhi tingkat upaya, alokasi sumber daya, dan independensi auditor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode PLS-SEM melalui aplikasi WarpPLS, yang melibatkan 120 observasi perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas audit berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan dengan nilai koefisien β = 0,324 dan p < 0,001. Selain itu, fee audit terbukti memoderasi hubungan tersebut secara positif dan signifikan (β = 0,219; p = 0,007), yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi fee audit, semakin kuat peran kualitas audit dalam meningkatkan kualitas laporan keuangan. Temuan ini sejalan dengan teori keagenan yang menyatakan bahwa insentif ekonomi dapat memperkuat efektivitas pengawasan auditor. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya perusahaan dalam menetapkan fee audit yang proporsional serta memilih auditor yang berkualitas guna menjamin transparansi dan kredibilitas pelaporan keuangan.
Determinasi Kepatuhan Pajak Digital Melalui Kepercayaan dan Manfaat Sistem Coretax: Peran Literasi Digital Nurhapsari, Risma; Titik Rianawati; Olivia Rahmala Iwan; Sabtarini Kusumaningsih; Galuh Aninditiyah; Hesiya May Ghaisani
Journal of Management and Bussines (JOMB) Vol. 8 No. 1 (2026): Journal of Management and Bussines (JOMB)
Publisher : IPM2KPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/psxj7m26

Abstract

This study aims to analyze the determinants of digital tax compliance through trust in and the benefits of the Coretax system, with digital literacy as a moderating variable. The research method used was a mixed methods approach, combining a quantitative survey of 150 taxpayer Coretax users and semi-structured qualitative interviews to gain an in-depth understanding of user experiences. The results indicate that trust in the Coretax system, perceived benefits of the system, and digital literacy significantly influence digital tax compliance. However, digital literacy does not moderate the effect of trust in or benefits of the system on digital tax compliance. The conclusion of this study confirms that improving system quality, perceived benefits, and taxpayer digital competence are key to driving the success of digital tax transformation in Indonesia.   Keywords: Digital Tax Compliance, System Trust, System Benefits, Digital Literacy
Analisis Implementasi Coretax dalam Efektivitas Pelaporan Pajak di Pemerintah Kabupaten Magelang Hilda Lailatul Nafisa; Hesiya May Ghaisani
Jurnal Akuntansi Keuangan Dan Perpajakan | E-ISSN : 3063-8208 Vol. 2 No. 3 (2026): Januari - Maret
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan Coretax dalam pelaporan pajak di Pemerintah Kabupaten Magelang. Coretax merupakan sistem administrasi perpajakan berbasis teknologi yang dikembangkan oleh Direktorat Jenderal Pajak untuk mengintegrasikan beberapa layanan perpajakan ke dalam satu platform digital. Penelitian ini menggunakan metodologi studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pegawai yang terlibat dalam pengelolaan administrasi perpajakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Coretax memberikan kemudahan dalam proses pelaporan pajak melalui integrasi data dan percepatan administrasi elektronik. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa kendala teknis seperti, downtime server yang sering terjadi, kegagalan unggah dokumen berformat eXtensible Markup Language (XML), dan keterbatasan fitur sistem. Di sisi non-teknis, adaptasi sumber daya manusia memerlukan pelatihan berulang dan belum terdapat Key Performance Indikator (KPI) untuk menilai keberhasilan implementasi. Meskipun demikian, keunggulan Coretax dibandingkan dengan sistem sebelumnya, khususnya dalam aspek validasi otomatis, menunjukkan potensi yang signifikan dalam mendukung reformasi administrasi perpajakan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perusahaan dan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pemanfaatan sistem Coretax, sekaligus sebagai dasar untuk merancang kebijakan pendukung yang lebih efektif dibandingkan dengan kebijakan yang telah diterapkan saat ini.