Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN TEKNIK RELAKSASI BENSON DALAM UPAYA MENGATASI SULIT TIDUR PASKA OPERASI BEDAH JANTUNG Nia Khusniyati; Tuti Herawati; Amelia Amelia; Hermin Esti Dyaningtyas; Yunisman Roni; Dewi Sartika
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41447

Abstract

Pasien pasca-bedah jantung sering mengalami keluhan seperti nyeri, kecemasan, dan kesulitan tidur, yang dapat memengaruhi pengobatan, proses penyembuhan, dan kualitas hidup mereka. Tidur yang berkualitas membantu menjaga keseimbangan sistem endokrin dan kekebalan tubuh. Teknik Relaksasi Benson, yang terkenal sebagai salah satu teknik relaksasi otot, berfungsi dengan mengatur hipotalamus, mengurangi rangsangan simpatis dan parasimpatis, serta efektif dalam meningkatkan fungsi pernapasan, denyut nadi, dan beban kerja jantung, sehingga memperbaiki kualitas tidur.. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan teknik relaksasi benson terhadap pasien paska bedah jantung, dengan teknik pelaksanaan terdiri dari tahap I: sharing materi 1 kali pertemuan kepada pasien paska bedah jantung dan tahap II berupa kegiatan pelatihan kepada pasien paska bedah jantung yang terdiri dari pemberian pengetahuan dan simulasi keterampilan 2 kali pertemuan. Dampak yang dihasilkan adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan pasien paska bedah jantung tentang teknik relaksasi benson sehinga skor pengetahuan perihal kualitas tidur meningkat dan meningkatnya keterampilan pasien paska bedah jantung yang semula tidak terampil menjadi terampil dalam melakukan teknik relaksasi benson. Pasien  sudah mampu melakukan teknik relaksasi benson dan mempraktekkan secara mandiri.
Hubungan Breastfeeding Self-Efficacy Dengan Pemberian Asi Eksklusif Pada Ibu Bayi Usia 0−6 Bulan di PMB Rosita Pekanbaru Indah Khairunnisa; Melly Melly; Dewi Sartika; Sari Anggela; Magdalena Magdalena
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026): OKTOBER 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.62598

Abstract

Pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif berperan penting dalam meningkatkan kesehatan, pertumbuhan, dan perkembangan bayi. Salah satu faktor yang memengaruhi keberhasilan pemberian ASI eksklusif adalah breastfeeding self-efficacy, yaitu keyakinan ibu terhadap kemampuannya dalam menyusui. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan breastfeeding self-efficacy dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu bayi usia 0–6 bulan di PMB Rosita Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 48 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Breastfeeding Self-Efficacy Scale-Short Form (BSES-SF) dan kuesioner pemberian ASI eksklusif. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner oleh responden dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan 25 responden (52,1%) memiliki breastfeeding self-efficacy tinggi dan 23 responden (47,9%) rendah. Sebanyak 25 responden (52,1%) memberikan ASI eksklusif dan 23 responden (47,9%) tidak memberikan ASI eksklusif. Hasil uji menunjukkan nilai p-value = 0,000 dengan OR = 120,750, sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara breastfeeding self-efficacy dan pemberian ASI eksklusif. Disimpulkan bahwa ibu dengan breastfeeding self-efficacy tinggi memiliki peluang lebih besar untuk berhasil memberikan ASI eksklusif. Tenaga kesehatan disarankan meningkatkan edukasi dan konseling laktasi untuk mendukung keberhasilan ASI eksklusif. Kata Kunci: ASI Eksklusif, Breastfeeding Self-Efficacy, Ibu Menyusui