Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Perkembangan Pendapatan Daerah dan Infrastruktur Jalan dalam Mendukung Pembangunan di Daerah Otonomi Baru: Studi Kasus di Kabupten Buton Selatan Mirad; Lapipi; Hasddin; Tri Astuti; Alfian Ishak; Osu Oheoputra Husen
SCEJ (Shell Civil Engineering Journal) Vol. 9 No. 2 (2024): SCEJ (Shell Civil Engineering Journal)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Muhammadiyah University of Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/scej.v9i2.7158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan pendapatan daerah Kabupaten Buton Selatan periode 2016–2022 berdasarkan sumber pendapatan dan faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan dan pengelolaan keuangan daerah. Selain itu, penelitian ini mengevaluasi kondisi infrastruktur jalan di wilayah ini dan dampaknya terhadap efisiensi ekonomi, konektivitas antardaerah, dan peluang investasi yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif, penelitian ini menganalisis data sekunder dari Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD), Badan Pusat Statistik (BPS), dan dokumen instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan daerah masih didominasi oleh dana perimbangan dengan kontribusi rata-rata 79,77%, sedangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) relatif kecil, meskipun mengalami peningkatan sebesar 4,82% pada tahun 2022. Ketergantungan yang tinggi terhadap transfer pusat mengindikasikan perlunya strategi diversifikasi sumber pendapatan untuk meningkatkan kemandirian fiskal daerah. Dari sisi infrastruktur, panjang jalan mengalami penurunan signifikan sebesar 24,55 km pada tahun 2021–2022, yang dapat menghambat konektivitas dan pertumbuhan ekonomi. Meskipun telah dilakukan perbaikan jalan, namun perbaikan kualitas jalan masih mengakibatkan beberapa ruas jalan mengalami kerusakan, sehingga diperlukan kebijakan pemeliharaan yang lebih efektif. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan rekomendasi strategis dalam mengoptimalkan pengelolaan keuangan daerah dan perbaikan infrastruktur untuk mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan di Kabupaten Buton Selatan.
Determinants of Community Welfare in Southeast Sulawesi, Indonesia Hasddin; Breemer, Jacob; Muthalib, Abd. Azis; Suriadi, La Ode; Lapipi; Karimuna, La; Melati; Anto, Rola Pola; Misnawati; Nartin; Rama, Asri Nova
Inclusive Society and Sustainability Studies Vol. 5 No. 2 (2025): December Volume
Publisher : Research Synergy Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31098/issues.v5i2.3505

Abstract

Community welfare is a fundamental objective in achieving sustainable and equitable development, particularly in regions facing persistent urban–rural disparities. Despite various policy interventions, including fiscal transfers and targeted development programs at local levels, the determinants of community welfare remain a subject of debate. This study examines the key economic determinants of community welfare in Southeast Sulawesi Province, Indonesia, focusing on economic growth, income inequality, labor absorption, infrastructure availability, and investment. Using panel data regression analysis, this study investigates the causal relationships between these economic factors and community welfare across districts and cities in Southeast Sulawesi from 2012 to 2021, based on data from the Central Statistics Agency. The results indicate that labor absorption, income inequality, infrastructure development, and investment have significant effects on community welfare. Employment emerges as the most influential factor, suggesting that higher labor absorption plays a critical role in improving welfare outcomes. Income inequality shows a significant negative effect, indicating that increasing disparities reduce overall welfare. Infrastructure development and investment positively contribute to welfare by enhancing public services and expanding employment opportunities. In contrast, economic growth demonstrates a weaker impact compared to other determinants. This study contributes to the literature by providing empirical evidence that community welfare is more strongly influenced by employment creation and inequality reduction than by economic growth alone. The findings offer important policy implications for regional development planning, emphasizing the need for inclusive, labor-oriented, and infrastructure-supported development strategies to enhance welfare in developing regions.