Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Integrasi Etnomatematika dalam Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar Berbasis Kesenian Tari Budaya Lampung Fatimah, Siti; Zulfi Fajriyah, Rania; Fatimah Zahra, Frika; Prasetyo, Sigit Prasetyo
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i4.3721

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi integrasi etnomatematika dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar berbasis kesenian tari budaya Lampung. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur (literature review). Melalui tinjauan literatur, penelitian ini menganalisis temuan terkait peningkatan pemahaman matematis, motivasi dan keterlibatan siswa, pengembangan keterampilan sosial dan budaya, serta keterampilan motorik dan kreativitas siswa dalam konteks pembelajaran matematika yang menggunakan kesenian tari tradisional Lampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kesenian tari Lampung dalam pembelajaran matematika telah terbukti meningkatkan pemahaman konseptual siswa terhadap konsep-konsep matematika seperti geometri, simetri, pola, angka dan pengukuran. Selain itu, penggunaan budaya lokal seperti tari Lampung juga telah meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, serta membantu mengembangkan keterampilan sosial, budaya, motorik, dan kreativitas mereka. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan dalam implementasi, termasuk keterbatasan pengetahuan dan keterampilan guru, kurangnya sumber daya dan dukungan dari kurikulum nasional. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi etnomatematika dalam pembelajaran matematika berbasis kesenian tari budaya Lampung memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan matematika di sekolah dasar. Untuk memaksimalkan manfaat dari pendekatan ini, rekomendasi diberikan, termasuk pengembangan modul pembelajaran, pelatihan guru, dukungan kebijakan, dan penelitian lebih lanjut untuk eksplorasi yang lebih mendalam. Dengan demikian, diharapkan pembelajaran matematika dapat menjadi lebih kontekstual, relevan, dan menarik bagi siswa, sambil juga membantu melestarikan dan menghargai warisan budaya lokal.
Pelaksanaan Deep Learning dan AI Islam dan Ilmu Pengetahuan Kurikulum Berbasis Cinta pada Madrasah Ibtidaiyah Farhani, Deswita; Az Zahrah, Fathanah; Zainuri, Ahmad; Fatimah Zahra, Frika
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/3z4fep08

Abstract

Perkembangan teknologi AI dan pembelajaran mendalam telah mengakibatkan perubahan signifikan dalam bidang pendidikan, termasuk dalam pendidikan Islam di madrasah ibtidaiyah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana AI dan pembelajaran mendalam dapat diintegrasikan dalam Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang diperkenalkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, sebagai langkah untuk menciptakan pendidikan Islam yang modern, manusiawi, dan berkarakter. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur, di mana peneliti mengumpulkan, memahami, dan menganalisis berbagai sumber ilmiah yang berkaitan dengan penerapan AI, pembelajaran mendalam, serta nilai-nilai dalam pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AI dan pembelajaran mendalam dalam KBC dapat menciptakan proses belajar yang lebih bersifat personal, interaktif, dan bermakna. AI membantu dalam menyesuaikan materi pelajaran sesuai dengan kemampuan siswa, memberikan umpan balik secara langsung, dan mendukung guru dalam mengevaluasi perkembangan belajar siswa. Di sisi lain, KBC berfungsi sebagai landasan nilai yang mengarahkan pemanfaatan teknologi agar tetap sesuai dengan prinsip kasih sayang, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap orang lain serta lingkungan. Meski demikian, pelaksanaan pendekatan ini masih menghadapi beberapa tantangan, seperti kurangnya infrastruktur digital, kesiapan dari para guru, serta masalah etika dan privasi data.
Pelaksanaan Deep Learning dan AI Islam dan Ilmu Pengetahuan Kurikulum Berbasis Cinta pada Madrasah Ibtidaiyah Farhani, Deswita; Az Zahrah, Fathanah; Zainuri, Ahmad; Fatimah Zahra, Frika
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/gzaqte23

Abstract

Perkembangan teknologi AI dan pembelajaran mendalam telah mengakibatkan perubahan signifikan dalam bidang pendidikan, termasuk dalam pendidikan Islam di madrasah ibtidaiyah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana AI dan pembelajaran mendalam dapat diintegrasikan dalam Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang diperkenalkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, sebagai langkah untuk menciptakan pendidikan Islam yang modern, manusiawi, dan berkarakter. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur, di mana peneliti mengumpulkan, memahami, dan menganalisis berbagai sumber ilmiah yang berkaitan dengan penerapan AI, pembelajaran mendalam, serta nilai-nilai dalam pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AI dan pembelajaran mendalam dalam KBC dapat menciptakan proses belajar yang lebih bersifat personal, interaktif, dan bermakna. AI membantu dalam menyesuaikan materi pelajaran sesuai dengan kemampuan siswa, memberikan umpan balik secara langsung, dan mendukung guru dalam mengevaluasi perkembangan belajar siswa. Di sisi lain, KBC berfungsi sebagai landasan nilai yang mengarahkan pemanfaatan teknologi agar tetap sesuai dengan prinsip kasih sayang, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap orang lain serta lingkungan. Meski demikian, pelaksanaan pendekatan ini masih menghadapi beberapa tantangan, seperti kurangnya infrastruktur digital, kesiapan dari para guru, serta masalah etika dan privasi data.
FOLLOW-UP OF ISLAMIC EDUCATIONAL INSTITUTIONS, DEEP LEARNING AND AI, THE CONCEPT PF LOCAL WISDOM, A LOVE-BASED CURRICULUM IN ISLAMIC ELEMENTARY SCHOOL Azzahra, Nafa; Ardana; Arimurti, Ilham; Zainuri, Ahmad; Fatimah Zahra, Frika
International Journal of Multidisciplinary Reseach Vol. 1 No. 5 (2025): Desember
Publisher : International Journal of Multidisciplinary Reseach

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article discusses the follow-up to the development of Islamic educational institutions in integrating Deep Learning and Artificial Intelligence (AI) technology with the concept of local wisdom and a love-based curriculum in Madrasah Ibtidaiyah (MI). This approach emphasizes the humanization of education through the values ​​of compassion, spirituality, character, and the use of adaptive technology for personalized learning. Literature research was conducted by reviewing journals, books, and scientific reports from the last ten years. The analysis results indicate that the integration of AI–Deep Learning can improve the effectiveness of learning, automated assessment, personalization of materials, and strengthening character education based on local wisdom. This article presents a conceptual framework, implementation plan, learning design, module examples, lesson plans, syllabi, portfolio rubrics, and operational recommendations for madrasahs.
MEANING FULL STUDI KEISLAMAN: KURIKULUM BERBASIS CINTA PADA MADRASAH IBTIDAIYAH Rama Adji Prasetya, M; Fadli Arafah, Ahmad; Zainuri, Ahmad; Fatimah Zahra, Frika
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 3 Nomor 2, September-Desember 2025
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v3i2.201

Abstract

This article discusses the concept of meaningful Islamic studies combined with a love-based curriculum in Madrasah Ibtidaiyah (MI). This approach emphasizes learning that not only conveys religious knowledge but also builds emotional closeness between teachers and students so that Islamic values can be understood more deeply. By creating a warm, child-friendly, and life-relevant learning atmosphere, a love-based curriculum is able to provide meaningful learning experiences for MI-aged children. This article aims to describe the concept, implementation, and relevance of a love-based curriculum in strengthening students’ religious character. Through this study, it is expected that a new understanding will emerge regarding the importance of humanistic learning approaches in basic Islamic education.
JAINFULL LEARNING MEDIA DIGITAL BERBASIS CINTA Fauzan, Ali; Rizki, Arif; Zainuri, Ahmad; Fatimah Zahra, Frika
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 3 Nomor 2, September-Desember 2025
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v3i2.204

Abstract

The develolopment of digital technology has driven significant transformation in the word of education, incluiding at the madrasah ibtidaiyah (MI) level. This article aims to examine the application of adaptive learning and technology-based joyful learningin the MI environment as a strategy to answer the challenges of 21st-century learning. Using descriptive qualitative approach through a literature study, this article analyzes various literature and best practices relevant to the integration of educational technology. The results of the study indicate that adavtive learning through a digital platform allows for fersonalization of learning according to individual students needs, while joyful learning based on interactive media increases motivation, participation, and social-emotional development of student, the combination of the two creates a responsive, inclusive, and enjoyable learning environment. Technological innovations such as educational applications, Al- based learning systems, and augmented reality have proven effective in strengthening the learning engagement of MI students. This study concludes that strategic technology integration can strengthen the quality of contextual and globabally competitive Islamic basic education.