Michael C. A. Manumpil
Fakultas Teologi, Universitas Kristen Indonesia Tomohon

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Peran Pendampingan Pastoral Melalui Permainan Indoor dalam Mengurangi Kesepian Lansia di Panti Lanjut Usia Lydia Tomohon Luas, Luosje Treesje; Manumpil, Michael Calvyn Alfrits; Towoliu, Gerry; Ering, Sion
Educatio Christi Vol 6 No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : UPT Penelitian Fakultas Teologi Universitas Kristen Indonesia Tomohon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70796/educatio-christi.v6i1.158

Abstract

Loneliness is a serious problem for older people, and can have a negative impact on their mental and physical health. Many of them experience feelings of isolation due to the loss of family and social environment, let alone living and settling in a retirement home or nursing home. A qualitative study was conducted to explore the role of pastoral care in addressing this loneliness. The research involved in-depth interviews and participatory observation with 5 elderly people who participated in the pastoral care program, as well as nursing home staff and assistants. The results showed that pastoral care not only reduced loneliness, but also improved their quality of life through stronger social relationships. This study is important because it incorporates spiritual and emotional aspects in the context of pastoral care, and prioritizes the experiences of older adults as an important element in understanding social support in Lydia's elderly home. The findings have the potential to provide recommendations for the development of a more effective pastoral care program, which could ultimately improve the well-being of the elderly in Lydia Tomohon.
Peran Konseling Pastoral dalam Membantu Orang Tua Workaholic untuk Menyadari Prioritas Hidup Keluarga Gesika Cristin Maury; Manumpil, Michael
ATOHEMA: Jurnal Teologi Pastoral Konseling Vol. 2 No. 4 (2025): Oktober || ATOHEMA: Jurnal Teologi Pastoral Konseling
Publisher : PT. Giat Konseling Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70420/atohema.v2i4.181

Abstract

Dalam kehidupan modern, kecenderungan orangtua menjadi workaholic menjadi tantangan serius bagi keharmonisan keluarga. Fokus berlebihan pada pekerjaan sering kali menyebabkan peran emosional dan spiritual dalam keluarga terabaikan. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran konseling pastoral dalam membantu orangtua workaholic menyadari kembali prioritas hidup mereka. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara naratif, data diperoleh dari beberapa informan yang mengalami pola hidup tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling pastoral berperan sebagai ruang refleksi spiritual dan pemulihan emosional. Melalui pendampingan yang intensional, konselor pastoral membantu orangtua memahami kembali makna keluarga sebagai panggilan ilahi dan membimbing mereka menyusun ulang prioritas berdasarkan nilai-nilai iman Kristen. Proses ini memberikan kesadaran baru akan pentingnya kehadiran dan relasi yang utuh dalam keluarga. Dengan demikian, konseling pastoral terbukti menjadi sarana transformatif yang relevan dalam menjawab kebutuhan spiritual dan relasional keluarga masa kini yang terdampak oleh workaholic.
Merengkuh Kerapuhan: Upaya Pendampingan Pastoral dari Perspektif William A. Clebsch dan Charles R. Jaekle di SLB Agca Center Manado Frisilia Jesika Sumangkut; Manumpil, Michael
ATOHEMA: Jurnal Teologi Pastoral Konseling Vol. 2 No. 4 (2025): Oktober || ATOHEMA: Jurnal Teologi Pastoral Konseling
Publisher : PT. Giat Konseling Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70420/atohema.v2i4.182

Abstract

Artikel ini membahas tentang pentingnya pendampingan pastoral bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Sekolah Luar Biasa (SLB) Agca Center Manado. Dalam realitas sosial, anak-anak berkebutuhan khusus sering mengalami penolakan, diskriminasi, dan ketidakadilan karena keterbatasan fisik, mental, dan emosional yang mereka miliki. Gereja sebagai tubuh Kristus dipanggil untuk hadir dan merangkul mereka melalui pelayanan pastoral yang bersifat menyembuhkan, membimbing, menguatkan, mendamaikan, serta menumbuhkan nilai spiritual dan martabat hidup mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana praktik pendampingan pastoral diterapkan di SLB tersebut, serta dampaknya terhadap perkembangan iman, emosi, dan relasi sosial anak-anak. Melalui pendampingan pastoral yang dilakukan kepada anak berkebutuhan khusus, akan memulihkan identitas anak sebagai pribadi yang berharga di mata Tuhan. Melalui pengalaman nyata di SLB Agca Center, Gereja ditantang untuk lebih peka terhadap keberadaan kelompok yang rentan dan memperluas misinya untuk pemulihan dan kepedulian yang nyata di tengah masyarakat.
Peran Orang Tua Terhadap Keaktifan Anak Sekolah Minggu Dalam Ibadah Anak Sekolah Minggu Di Jemaat GMIM Baitani Kopiwangker Wilayah Langowan IV Sembel, Gratia Annastasia; Manumpil, Michael C. A.
Educatio Christi Vol 2 No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : UPT Penelitian Fakultas Teologi Universitas Kristen Indonesia Tomohon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This journal discusses how the role of parents in children's activity in Sunday school children's worship and how parents can educate their children properly and correctly. Parents' upbringing is so influential on children, what has been taught, exemplified to them will be done in children's lives. For a child, parents have a very important role in the child's life in the responsibility and obligation have a very important role, in worship for a child is very important in building the spiritual growth and faith of children. Motivating children to be diligent in worship is a task for parents who must teach their children from a young age to always know God in their life journey. To see that, the analysis in the preparation of this article uses qualitative methods and approaches in the form of observations and interviews. That way, a relevant role will be found for parents in educating their children.
Pandangan Yohanes Calvin Mengenai Korelasi Antara Justification Dan Sanctification Sebagai Sebuah Pendekatan Membangun Nilai Diri Kevin Wuwung; Roy Dekky Tamaweol; Michael Manumpil
Educatio Christi Vol 6 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : UPT Penelitian Fakultas Teologi Universitas Kristen Indonesia Tomohon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70796/educatio-christi.v6i2.249

Abstract

Pemahaman terhadap anugerah Allah dalam konteks pembenaran (justification) dan pengudusan (sanctification) menjadi fondasi penting dalam kehidupan iman Kristen, khususnya dalam tradisi teologi Reformed. Calvin menegaskan bahwa pembenaran merupakan karya Allah yang menyatakan manusia berdosa sebagai benar melalui iman kepada Kristus, sedangkan pengudusan adalah proses transformasi hidup yang dikerjakan oleh Roh Kudus sebagai konsekuensi dari iman yang menyelamatkan. Keduanya merupakan aspek yang tak terpisahkan dalam keselamatan, di mana pembenaran memberikan dasar identitas spiritual, dan pengudusan mengarahkan pada pemulihan karakter menurut gambar Allah. Dengan demikian, pemahaman ini menawarkan kerangka teologis yang kokoh dalam membangun nilai diri yang tidak bergantung pada pencapaian duniawi, melainkan berakar pada kasih karunia dan karya pembaruan Allah. Tulisan ini menyoroti relevansi pendekatan Calvin dalam merespons krisis identitas dan pencarian nilai diri dalam konteks kontemporer.