Rijal Maulana Juan Alkautsar
Universitas Muhammadiyah Jember

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

First Aid Training For Divers In Watu Ulo Village Ely Rahmatika Nugrahani; Zuhrotul Eka Yulis Anggraeni; Desinta Putri Ambarsari; Rijal Maulana Juan Alkautsar; Vinda Anayu Aprilia; Anisatus Syamsil Arifin
Jurnal Pengabdian Indonesia Vol. 1 No. 3 (2024): Juni
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpi.v1i3.3128

Abstract

Health problems among divers in Watu Ulo Hamlet were increased incidence of emergencies in divers and the absence of a first aid training program for emergency diving incidents. The first aid training program for fishermen used the roleplay method is one program that can be attempted to prevent death. This program collaborates with the Sumberejo Village apparatus consisting of the Head of Watu Ulo Hamlet and the Head of the Payangan Beach Diver's Association. The methods used to achieve these goals are 1) situation analysis, 2) preparation, 3) training, and 4) evaluation and assistance to fishermen to see the suitability of the problem with the alternative solutions provided. The training results showed that 75% of fishermen experienced increased knowledge, 60% increased attitudes, and 85% experienced increased skills and expressed satisfaction with holding first aid training activities for fishermen's emergencies using the role-play method.kesehatan pada penyelam di Dusun Watu Ulo yaitu meningkatnya kejadian kegawatdaruratan pada penyelam dan belum adanya program pelatihan pertolongan pertama pada kejadian kegawatdaruratan penyelaman. Program pelatihan pertolongan pertama pada nelayan dengan metode role play merupakan salah satu program yang dapat diupayakan untuk mencegah kematian. Program ini bekerja sama dengan perangkat Desa Sumberejo yang terdiri dari Kepala Dusun Watu Ulo dan Ketua Ikatan Penyelam Pantai Payangan. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut yaitu 1) analisis situasi, 2) persiapan, 3) pelatihan, dan 4) evaluasi serta pendampingan kepada nelayan untuk melihat kesesuaian masalah dengan alternatif pemecahan yang diberikan. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa 75% nelayan mengalami peningkatan pengetahuan, 60% mengalami peningkatan sikap, dan 85% mengalami peningkatan keterampilan serta menyatakan puas terhadap terselenggaranya kegiatan pelatihan pertolongan pertama pada kegawatdaruratan nelayan dengan metode role play.
Peningkatan Kemampuan Melalui Pelatihan Pertolongan Pertama Kasus Dekompresi Pada Nelayan Di Dusun Watu Ulo Ely Rahmatika Nugrahani; Dian Ratna Elmaghfuroh; Desinta Putri Ambarsari; Rijal Maulana Juan Alkautsar; M. Nofrizal Fajri Muktamar; Vinda Anayu Aprilia; Anisatus Syamsil Arifin
Jurnal Pengabdian Indonesia Vol. 2 No. 1 (2024): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpi.v2i1.3406

Abstract

Permasalahan kesehatan mitra antara lain meningkatnya kejadian dekomprsi pada nelayan dan belum adanya program pelatihan pertolongan pertama pada kejadian dekompresi. Program ini bekerja sama dengan perangkat Desa Sumberejo yang terdiri dari Kepala Dusun Watu Ulo dan Ketua Paguyuban Nelayan Pantai Payangan. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut adalah 1) analisis situasi, 2) persiapan, 3) pelatihan, 4) evaluasi dan pendampingan pada nelayan untuk melihat kesesuaian masalah dengan alternatif solusi yang diberikan. Hasil pelatihan didapatkan bahwa 85% mengalami peningkatan keterampilan antara pre dan post pelatihan, serta menyatakan kepuasan dengan diadakannya kegiatan pelatihan pertolongan pertama kasus dekompresi dengan metode roleplay.
Peningkatan Phbs Melalui Edukasi Bahaya Merokok, Pengelolaan Sampah, Dan Cuci Tangan Di Pesantren Maslahatul Ikhwan Rijal Maulana Juan Alkautsar; Rizki Gifari Pratama; Hilda Tri Afia Damayanty S; Reka Indah Lestari; Susi Wahyuning Asih
Jurnal Pakar Pengabdian Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Utami Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The implementation of Clean and Healthy Living Practices (PHBS) in Islamic boarding schools is a crucial step toward minimizing the risk of disease and improving the health of students. According to the results of the Indonesian Health Survey (SKI), the prevalence of daily smoking among adolescents aged 10–18 in East Java reached 5.3%, while occasional smoking stood at 2.6%. The rate of proper handwashing compliance is only 58.4%, accompanied by suboptimal waste management practices, such as open burning of waste (65.8%). These conditions underscore the urgency of strengthening PHBS education programs. The approaches implemented included: (1) lecture sessions presenting core material, and (2) brainstorming techniques that encouraged active participant engagement in sharing perspectives on the material. Educational videos were selected as supporting media due to their ease of use and ability to present visual and narrative information that is more engaging and easily digestible. Pre-intervention evaluations indicated that the majority of students fell into the “adequate” (40.5%) and “inadequate” (32.4%) categories. Following the intervention—which included lectures, discussions, and demonstrations—the proportion in the “good” category surged to 59.5%, with the “poor” category disappearing entirely. It can be concluded that the health education intervention proved effective in improving PHBS practices among boarding school students.