Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONFLIK BATIN DALAM TOKOH UTAMA NOVEL AZAB DAN SENGSARA (KAJIAN PSIKOLOGI KURT LEWIN) Neno, Kartika Amalia; Nuruji, Arni; Kadir, Herson; Suleman, Erlinda A.
Jambura Journal of Linguistics and Literature Vol 5, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjll.v5i2.20266

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas konflik batin pada tokoh utama dalam novel Azab dan Sengsara ditinjau dengan teori psikologi Kurt Lewin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara memabca dan mencatat. Teknik analisis data berupa; mengklasifikasi, menganalisis, mendeskripsikan, dan menginterprestasikan konflik batin tokoh utama seperti konflik menjauh-menjauh dan konflik mendekat-menjauh. Hasil dari penelitian ditemukan pada novel Azab dan Sengsara karya Merari Siregar, bahwa tokoh Mariamin mengalami konflik batin dimana Tokoh Mariamin mengalami sakit hati sebab Aminuddin pergi meninggalkannya hal itu membuat Mariamin kembali mengingat kepergiaan ayahnya yang telah berpulang sejak dia masih kecil, kemudian pada konflik Menjauh – Menjauh digambarkan tokoh Mariamin sakit hati setelah menerima surat dari Aminuddin akan menikah dengan wanita pilihan ayahnya. Kemudian, disatu sisi Mariamin dihadapkan pada pilihan ibunya yang menjodohkan Mariamin dengan lelaki lain hal ini membuat rasa sakit hati Mariamin, dan konflik mendekat – menjauh dimana menggambarkan hubungan tokoh Mariamin direstui oleh ibu Aminuddin namun disisi lain ayah Aminuddin tidak merestui hubungan keduanya, ayahnya menikahkan Aminuddin dengan wanita pilihannya dari keluarga bangsawan.
Pengaruh Metode Pembelajaran Storytelling terhadap Kemampuan Siswa Menceritakan Kembali Dongeng Fantasi Didipu, Herman; Neno, Kartika Amalia
RUKASI: Jurnal Ilmiah Perkembangan Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 06 (2025): RUKASI Edisi November
Publisher : Ruang Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70294/9qmwm085

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh metode pembelajaran storytelling terhadap kemampuan siswa kelas VII SMP Negeri 3 Satap Tabongo dalam bercerita kembali dongeng fantasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra eksperimen (one-group pretest-posttest design), dengan melibatkan 20 siswa yang dinilai melalui rubrik kinerja lisan sebelum dan sesudah intervensi. Perlakuan berupa penerapan metode storytelling selama empat pertemuan, dengan penekanan pada ekspresi wajah, intonasi suara, dan penggunaan bahasa parafrastis. Data dianalisis secara deskriptif dan diuji menggunakan uji non-parametrik Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan siswa: skor rata-rata meningkat dari 41,65 (pretest) menjadi 74,15 (posttest), dengan nilai Z = –3,921 dan p = 0,000 (< 0,05). Temuan ini membuktikan bahwa metode storytelling efektif meningkatkan keterampilan berbicara naratif, terutama dalam aspek pemahaman isi, penggunaan bahasa sendiri, dan ekspresi lisan. Penelitian ini merekomendasikan penerapan storytelling sebagai strategi pembelajaran sastra yang kontekstual, menyenangkan, dan sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka, bahkan di sekolah terpencil dengan keterbatasan sumber daya.