Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERBANDINGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG TUMBUH KEMBANG DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PRIMAKU DAN TANPA MEDIA BERDASARKAN USIA ANAK Anugerahwati, Dwi Lestari
Journal Medical Kuningan Vol 1 No 2 (2025): Journal of Therapeutic
Publisher : Politeknik Kesehatan Kuningan Medical Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70476/jmk.v1i206

Abstract

Penggunaan smartphone sangat membantu dalam layanan kesehatan, promosi kesehatan, dan meningkatkan derajat kesehatan. Media aplikasi pada smartphone dapat digunakan untuk pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak. Ikatan Dokter Indonesia (IDAI) meluncurkan aplikasi Prima dengan tujuan untuk membantu memantau tumbuh kembang anak dan kesehatan anak usia 0-18 tahun demi terwujudnya generasi prima mengingat 37,2% kasus stunting terjadi di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan pengetahuan ibu tentang tumbuh kembang anak dengan media dan tanpa media. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperiment pre-test post-test with control group dengan jumlah sampel sebanyak 40 orang pada kelompok Aplikasi dan 40 orang pada kelompok kontrol. Hasil penelitian didapatkan terdapat perbedaan pengetahuan ibu sesudah diberikan aplikasi prima dengan rata-rata pengetahuan post-test 88,05 pada kelompok aplikasi dan 57,43 pada kelompok non aplikasi (p= 0,005, α=0,05). Berdasarkan usia anak terdapat perbedaan rata-rata pengetahuan dengan nilai p=0,001. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah bahwa Aplikasi prima berpengaruh untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang tumbuh kembang anak. Saran yang dapat diberikan dari penelitian ini adalah menyempurnakan aplikasi prima sehingga dapat digunakan sebagai media baru dalam proses penyampaian informasi kesehatan kepada masyarakat agar dapat digunakan untuk memantau tumbuh kembang anak secara terus menerus.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN APLIKASI PRIMA UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN IBU TENTANG DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG ANAK Anugerahwati, Dwi Lestari; Rita Damayanti; Dien Anshari
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 23 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v23i2.608

Abstract

Penggunaan smartphone sangat membantu dalam layanan kesehatan, promosi kesehatan, dan meningkatkan derajat kesehatan. IDAI meluncurkan aplikasi Prima dengan tujuan untuk membantu memantau tumbuh kembang anak dan kesehatan anak usia 0-18 tahun demi terwujudnya generasi prima mengingat 37,2% kasus stunting terjadi di Indonesia. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penggunaan aplikasi Prima terhadap pengetahuan ibu tentang tumbuh kembang anak. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental pre-test post-test with control group dengan jumlah sampel sebanyak 40 orang pada kelompok aplikasi dan kelompok kontrol. Hasil penelitian didapatkan terdapat perbedaan pengetahuan ibu sesudah diberikan aplikasi Prima dengan rata-rata pengetahuan post-test 88,05 pada kelompok aplikasi dan 57,43 pada kelompok non aplikasi (p=0,005, α=0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah bahwa aplikasi Prima berpengaruh untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang tumbuh kembang anak. Saran yang dapat diberikan dari penelitian ini adalah menyempurnakan aplikasi Prima sehingga dapat digunakan sebagai media baru dalam proses penyampaian informasi kesehatan kepada masyarakat agar dapat digunakan untuk memantau tumbuh kembang anak secara terus menerus.
THE DIFFERENCE CHANGE IN WEIGHT FAMILY PLANNING INJECTION ACCEPTORS THREE MONTHS WITH ONE MONTH IN MUARA VILLAGE CIREBON DISTRICT Anugerahwati, Dwi Lestari
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 1 No. 1 (2024): Vol. 1 No. 1 Edisi Januari 2024
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v1i1.60

Abstract

Injected contraception is the most contraception method chosen by Indonesian women. There are 2 types of injected contraception, 3 monthly injecion which consists of progesterone only and 1 monthly injection consists of a combination of oesterogen-progesterone. One of its side effect is increase weight, which is usually distressing for women due to the increase risk of suffering from many diseases such as heart attack, type-2 diabetes mellitus, sleep apnea, certain cancer, osteoarthritis, and asthma. The study aim was to identify the difference weight gain occurence between 3 monthly and 1 monthly injected contraception users in Muara Village- Suranenggala District. This research method uses comparative analytic studies using cross sectional resulting research which measured in interval scale. The sample is all 3 months KB injecting participants as much as 30 respondents and 1 month KB injections as much as 30 respondents. The data is analysis using t-test. The result showed a ρ value of 0,005 which meant there was a difference in weight gain occurence between the users of 3 monthly and 1 monthly injected contraception. The 3 monthly injection had been proven increasing the incidence of weight gain compared to the 1 monthly one. It was suggested that midwives should give proper counselling regarding to side effect of increasing weight gain during the use of 3 monthly contraceptive injection to be aware of by the users. Further investigation on other influencing factors of weight gain among contraceptive injection users.
Optimalisasi Pemanfaatan E-Learning Sebagai Media Edukasi PHBS Serta Pengelolaan Limbah Rumah Tangga Trisudarmo, Ragel; Anugerahwati, Dwi Lestari; Jahidah, Nurul Siti; Hermawan, Hari Inaka; Sapitri, Kiki Amalia
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/pepdxb26

Abstract

Diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama pada anak-anak di wilayah dengan sanitasi yang belum memadai. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh rendahnya penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta pengelolaan limbah rumah tangga yang tidak optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengurangi prevalensi diare pada anak melalui pemanfaatan platform e-learning interaktif sebagai sarana edukasi dan pendampingan masyarakat dalam penerapan PHBS serta pengolahan limbah rumah tangga menjadi produk bernilai ekonomi seperti lilin aromaterapi, sabun padat, sabun cair, dan pupuk kompos organik. Metode pelaksanaan menggunakan Community-Based Participatory Approach (CBPA) yang terdiri atas lima tahapan, yaitu: (1) sosialisasi program kepada masyarakat, (2) pelatihan berbasis e-learning interaktif, (3) penerapan teknologi sederhana seperti BSF box dan fermentor organik, (4) pendampingan produksi serta pemasaran produk, dan (5) evaluasi serta keberlanjutan program berbasis masyarakat.Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan skor rata-rata PHBS peserta dari 62,3 menjadi 84,7 (kenaikan 36%), dengan indikator tertinggi pada menjaga kebersihan lingkungan (38,7%). Program ini menunjukkan bahwa pemanfaatan e-learning berbasis partisipasi masyarakat efektif meningkatkan kesadaran PHBS, menurunkan risiko diare pada anak, serta memberikan dampak sosial-ekonomi melalui pengembangan usaha berbasis pengelolaan limbah rumah tangga yang berkelanjutan.