Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengembangan Prototipe Aplikasi Web untuk Peramalan Harga Cabai Merah untuk Menentukan Waktu Tanam untuk Petani Cabai di Sumatera Utara Etria Sepwardhani Purba; Retno Aulia Vinarti; Edwin Riksakomara
Jurnal Teknik ITS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v10i2.69575

Abstract

Komoditas cabai merah merupakan salah satu komoditas strategis pertanian yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Permintaan akan cabai merah di masyarakat menjadi peluang bagi petani cabai merah sebagai sumber penghasilan. Namun harga cabai merah tidak selalu stabil yang disebabkan berbagai faktor seperti permintaan di pasar, cuaca, pasokan di pasar. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan peramalan harga cabai merah di Sumatera Utara yang melibatkan faktor luar yaitu curah hujan dan menggunakan model SARIMAX dengan dasar model SARIMA serta implementasinya dalam prototipe aplikasi web yang dapat diakses oleh petani. Data yang digunakan merupakan data periode bulanan dari Januari 2014-Desember 2020. Luaran dari penelitian ini adalah prototipe aplikasi web yaitu Sistem Peramalan Harga Komoditas Pertanian Sumatera Utara yang mengimplementasikan model peramalan harga cabai merah. Model peramalan terbaik yang ditemukan adalah SARIMA(1,0,0)(2,1,0)8 dan SARIMAX(1,0,0)(2,1,0)8. Model SARIMA(1,0,0)(2,1,0)8 memiliki MAPE pengujian 23,88% dan nilai AIC model -85,961. Model SARIMAX(1,0,0)(2,1,0)8 memiliki MAPE pengujian 22,95% dan nilai AIC model -84,215. Terdapat peningkatan performa model SARIMAX untuk data pengujian namun selisihnya tidak besar yaitu 0,93%. Dengan pertimbangan nilai AIC, model yang akan diimplementasikan kedalam prototipe aplikasi web adalah model SARIMA, dikarenakan model dengan nilai AIC lebih kecil lebih cocok dengan data. Dengan prototipe aplikasi web yang dikembangkan, user dapat melihat informasi peramalan harga bulanan dari cabai merah serta rekomendasi waktu tanam dari hasil kalender tanam.
Business Intelligence Development in Distributed Information Systems to Visualized Predicting and Give Recommendation for Handling Dengue Hemorrhagic Fever Radityo Prasetianto Wibowo; Wiwik Anggraeni; Tresnaning Arifiyah; Edwin Riksakomara; Febriliyan Samopa; Pujiadi Pujiadi; Siti Aminatus Zehroh; Nur Aini Lestari
Journal of Information Systems Engineering and Business Intelligence Vol. 6 No. 1 (2020): April
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jisebi.6.1.55-69

Abstract

 Background: Indonesia has 150 dengue cases every month, and more than one person dies every day from 2017 to 2020. One of the factors of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) patients dying is due to the late handling of patients in hospitals or clinics. Health Office of Malang Regency recorded 1,114 cases of DHF that occurred during 2016, and the number of patients room available is limited. Therefore, Malang Regency is used as a case study in this research.Objective: This study aims to make a dashboard to display the predictions, visualize the distribution of DHF patients, and give mitigation recommendations for handling DHF patients in Malang Health Office.Methods: This study used the Business Intelligence (BI) Development method, which consists of two main phases, namely the making of Business Intelligence and the use of Business Intelligence. This research used the making of the BI phase, which consists of four stages, which are BI development strategies, identification and preparation of data sources, selecting BI tools, and designing and implementing BI. In the Extract, Load, and Transform process, this study used essential transformation and forecast.Results: BI method has succeeded in building the dashboard. The dashboard displays the visualization of Dengue Hemorrhagic Fever predicted results, detail of Dengue Fever Patient number, Dengue Fever patient trends per year and predictions 2 Monthly patient, and mitigation recommendation for each Community Health Office.Conclusion: We have built the BI Dashboard using the BI development method. It needs some treatment to get better performance. These are improving ETL performance using data virtualization technology, considering the use of cloud computing technology, conducting further evaluations by understanding the critical success factors to determine the level of success and weaknesses.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK MENENTUKAN RUTE BERSEPEDA Rifqi Luthfiansyah; Naufal Abdurahman; Hamzah Muhammad; Pramesti Putri; M. Rayhan Brameswara; Edwin Riksakomara
Jurnal Sistem Informasi Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jsii.v9i1.4077

Abstract

Bersepeda sudah menjadi olahraga yang cukup populer di Indonesia, bahkan sudah menjadi hobi sebagian orang di Jabodetabek. Beberapa pertimbangan sebelum bersepeda antara lain jarak tujuan, target, waktu, tempat istirahat. Oleh karena itu, penelitian ini merancang sistem untuk menentukan jalur bersepeda menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW), kelebihan metode ini adalah sudah support dan banyak diimplementasikan dalam GIS dan mampu menampilkan hasil dari pembobotan dan perhitungan berdasarkan kriteria dengan sangat mudah dan efisien. Kriteria yang digunakan yaitu berdasarkan penelitian sebelumnya dan pembobotan yang dilakukan berdasarkan asumsi dari peneliti yang sama. Hasil dari implementasi metode SAW untuk menentukan rute bersepeda berupa rancangan sistem yang terdiri dari database, arsitektur sistem, dan desain antar muka pengguna. Kata Kunci : Rute, Sepeda, Simple Additive Weighting
Website Kelurahan Sebagai Media Komunikasi Berbasis Teknologi Informasi (Studi Kasus Kelurahan Gebang Putih, Sukolilo, Surabaya) Arif Djunaidy; Wiwik Anggraeni; Edwin Riksakomara; Faizal Mahananto; Ahmad Muklason
Sewagati Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.2 KB)

Abstract

E-Goverment atau situs pemerintahan saat ini mulai menjadi trend baru dan berkembang pesat di dunia pemerintahan. Hal ini dikarenakan situs pemerintahan (website) dapat berperan sebagai media Informasi, media interaksi dengan masyarakat, menjadi tolak ukur bagaimana aktif atau tidaknya kegiatan pemerintahan, menjadi tempat masyarakat menyampaikan aspirasinya. Dengan website warga juga dapat informasi terpercaya karena website di kelola langsung dari kantor pemerintahan. Kelurahan Gebang Putih sebagai kelurahan yang berbatasan langsung dengan ITS merupakan salah satu kelurahan yang menjadi percontohan dalam beberapa aspek. Kelurahan ini saat ini telah menjadi percontohan, namun penyebaran data-data serta informasi sebagian besar masih dilakukan secara manual. Hal ini menjadi kurang efektif dan memakan banyak waktu. Kepala Kelurahan juga mengeluhkan bahwa tidak ada sarana yang memudahkan komunikasi yang efektif dengan warga sehingga banyak informasi yang berhenti tidak sampai ke tujuan, begitu juga dengan informasi yang ada di warga juga tidak bisa dengan cepat sampai ke kelurahan. Untuk itu, dilakukan penelitian yang berfokus pada pembuatan website kelurahan yang dapat digunakan sebagai sarana untuk memudahkan komunikasi dalam berbagai hal antara warga dengan pihak Kelurahan Gebang Putih.
Pembuatan Media Pembelajaran Digital Interaktif untuk Materi Pembelajaran Bahasa Arab (Nahwu dan Shorof) untuk Santri Milenial Ahmad Muklason; Edwin Riksakomara; Faizal Mahananto; Arif Djunaidy; Retno Aulia Vinarti; Wiwik Anggraeni; Raras Tyas Nurita; Amalia Utamima; Naufal Rafiawan Basara; Muhammad Arif Nuriman; Amalinda Jayanty; Nur Khofifah; Nur Laila; Hanif Mitsal Mahatta; M. Fiqri Ananda; Tristanto Rachmadi Wibowo; Muhammad Hisyam; Mochamad Zidan Aqila Kamil
Sewagati Vol 7 No 3 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1235.305 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i3.505

Abstract

Pondok Pesantren adalah lembaga pendidikan tertua di Indonesia. Kurang lebih separuh dari pondok pesantren tesebut adalah pondok pesantren salafiyah, yaitu pesantren yang menerapkan metode tradisional. Sistem pendidikan salafiyah ini menemui tantangan karena santri saat ini adalah santri milenial yang memiliki kecenderungan yang berbeda dan lebih senang belajar menggunakan gadget. Oleh, karena itu kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan konten pembelajaran digital interaktif dari materi pembelajaran bahasa arab pondok pesantren salaf yaitu pelajaran Nahwu dan Shorof yang saat ini rujukannya adalah kitab kuning. Konten digital ini dikembangkan menggunakan teknologi H5P. Untuk mengetahui tingkat penerimaan santri terhadap konten digital ini, dilakukan Focus Group Discussion, wawancara, dan pengisian kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 73,7% santri merasa lebih mudah memahami materi dengan menggunakan digital learning, dan 89,7% santri merasa konten digital ini membuat pembelajaran lebih menyenangkan. Secara keseluruhan, platform ini memberikan kemudahan dan pembelajaran menjadi lebih menyenangkan. Akan tetapi, masih terdapat beberapa umpan balik yang dijadikan evaluasi platform dan sistem pembelajaran kedepannya, seperti tidak adanya mentor untuk mendampingi para santri belajar.
Coding for Kids: Pengenalan Pemrograman untuk Anak Sekolah Dasar sebagai Literasi Digital Baru di Industri 4.0 Ahmad Muklason; Edwin Riksakomara; Faizal Mahananto; Arif Djunaidy; Retno Aulia Vinarti; Wiwik Anggraeni; Raras Tyas Nurita; Amalia Utamima; Rahma Fauzia; Laura Wilhelmina Theresia; Muhammad Ali Fikri; Hardhika Propitadewa; Jihaan Harvi Habibah; Jeremy Diaz Prasetyo; Septica Tiara Indah Permatasari; Nur Nindya Risnina; Nazriyah Deni Tsaniyah; Muhammad Daffa Maulana
Sewagati Vol 7 No 3 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4426.417 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i3.506

Abstract

Coding adalah sebuah cara untuk memberikan perintah pada komputer, aplikasi, telepon, atau website untuk melakukan sesuatu. Coding adalah keterampilan yang sangat penting dikuasai di era industri 4.0 dan perlu diajarkan sejak dini. Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memperkenalkan pemrograman bagi para guru dan siswa di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nasyrul Ulum 1 Grobogan. Metode pengumpulan data dalam kegiatan ini dilakukan dengan survei dan wawancara. Hasil dari survei untuk para guru dan siswa pasca pelatihan mengatakan bahwa belum ada yang pernah mempelajari pemrograman. Delapan dari sembilan guru merasa bahwa coding perlu diajarkan pada anak-anak dan tertarik untuk mengajarkannya. Secara keseluruhan, kegiatan pelatihan coding bagi para guru dan siswa MIS Nasyrul Ulum 1 dirasa baik, menyenangkan, berkesan, dan bermanfaat.
A comparison of meta-heuristic and hyper-heuristic algorithms in solving an urban transit routing problems Muklason, Ahmad; Ahlan Robbani, Shof Rijal; Riksakomara, Edwin; Premananda, I Gusti Agung
IAES International Journal of Artificial Intelligence (IJ-AI) Vol 13, No 3: September 2024
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijai.v13.i3.pp2923-2933

Abstract

Public transport is a serious problem that is difficult to solve in many countries. Public transport routing optimization problem also known as urban transit routing problem (UTRP) is time-consuming process, therefore effective approches are urgently needed. UTRP aims to minimize cost passenger and operator from a combination of route set. UTRP can be optimize with heuristics, meta-heuristics, and hyper-heuristics methods. In several previous studies, UTRP can be optimized with any meta-heuristics and hyper-heuristics methods. In this study we compare the performance of meta-heuristic methods, i.e. ill-climbing, simulated annealing, and hyper-heuristics method based on modified particle swarm optimization algorithm. The experimental results showed that the proposed methods could solve UTRP effectively. Regarding their performance, the results show that despite the generality of hyper-heuristics, their performance are competitive. More specifically, hyper-heuristics method is the best method compared to the other two methods in each dataset. In addition, compared to prior studies results, he proposed hyper-heuristics could outperform them in term of cost passenger of small dataset Mandl. The main contribution of this paper is that to best of our knowledge, it is the first study comparing the performance of meta-heuristics and hyper-heuristics approaches over UTRP.
Data-driven support vector regression-genetic algorithm model for predicting the diphtheria distribution Anggraeni, Wiwik; Sudiarti, Yeyen; Perdana, Muhammad Ilham; Riksakomara, Edwin; Sooai, Adri Gabriel
IAES International Journal of Artificial Intelligence (IJ-AI) Vol 14, No 4: August 2025
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijai.v14.i4.pp2909-2921

Abstract

Indonesia is one of the countries with the largest number of diphtheria sufferers in the world. Diphtheria is a case of re-emerging disease, especially in Indonesia. Diphtheria can be prevented by immunization. Diphtheria immunization has drastically reduced mortality and susceptibility to diphtheria, but it is still a significant childhood health problem. This study predicted the number of diphtheria patients in several regions using support vector regression (SVR) combined with the genetic algorithm (GA) for parameter optimization. The area is grouped into 3 clusters based on the number of cases. The proposed method is proven to overcome overfitting and avoid local optima. Model robustness tests were carried out in several other regions in each cluster. Based on the experiments in three scenarios and 12 areas, the hybrid model shows good forecasting results with an average mean squared error (MSE) of 0.036 and a symmetric mean absolute percentage error (SMAPE) of 41.2% with a standard deviation of 0.075 and 0.442, respectively. Based on experiments in various scenarios, the SVR-GA model shows better performance than others. Compares two- means tests on MSE and SMAPE were given to prove that SVR-GA models have better performance. The results of this forecasting can be used as a basis for policy-making to minimize the spread of diphtheria cases.