Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN KESADARAN ANTI KORUPSI MELAUI INOVASIPEMBELAJARANINTERAKTIF BERBASIS NEARPOD SD INPRES NAIMATA KOT KUPANG Toineno, Vlora A.; Nitte, Yulsy M.; Bani, Imanuel O.M.; Teta, Febryella Tantika Riwu; Notti, Tesi Yani; Aklili, Abraham; Leo, Novita A.; Halek, Yulianan
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 01 (2025): FEBRUARI 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Korupsi merupakan salah satu masalah utama yang menghambat pembangunan sosial dan ekonomi di berbagai negara. Dalam konteks ini, upaya anti korupsi menjadi sangat penting untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Penelitian ini membahas berbagai strategi dan kebijakan yang dapat diimplementasikan untuk memberantas korupsi, termasuk penguatan lembaga penegak hukum, peningkatan transparansi dalam pengelolaan anggaran, serta pendidikan publik tentang dampak negatif korupsi. Selain itu, studi ini juga mengeksplorasi peran teknologi informasi dalam memperkuat sistem pengawasan dan pelaporan, serta pentingnya partisipasi masyarakat dalam upaya anti korupsi. Dengan pendekatan holistik dan kolaboratif, diharapkan upaya ini dapat menghasilkan perubahan signifikan dalam mengurangi tingkat korupsi dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan.Nilai-nilai anti korupsi seperti kejujuran, transparansi, dan akuntabilitas menjadi landasan penting dalam upaya pemberantasan korupsi. Penelitian ini mengkaji nilai-nilai tersebut dan bagaimana penerapannya dapat mengubah budaya organisasi serta perilaku individu dalam masyarakat. Selain itu, solusi untuk mengatasi korupsi meliputi penguatan sistem hukum, implementasi teknologi untuk transparansi, dan pendidikan masyarakat mengenai etika dan dampak korupsi. Upaya kolaboratif antara pemerintah, masyarakat sipil, dan sektor swasta sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi nilai-nilai anti korupsi. Dengan pendekatan yang terintegrasi, diharapkan dapat tercipta sistem yang lebih bersih dan berkeadilan, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan..
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS KEARIFAN LOKAL TARIAN KOSU PADA MATERI INDONESIAKU KAYA BUDAYA KELAS IV SD INPRES TUNBAUN 2 AMARASI BARAT Notti, Tesi Yani; Nitte, Yulsy Marselina; Abdullah, Abdurrahman
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Posted
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.60526

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang masih bersifat konvensional dan belum mengintegrasikan kearifan lokal, sehingga pembelajaran kurang kontekstual, peserta didik kurang aktif, dan pemahaman terhadap materi Indonesiaku Kaya Budaya masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rancangan, kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan terbatas LKPD berbasis kearifan lokal Tarian Kosu pada materi Indonesiaku Kaya Budaya kelas IV SD Inpres Tunbaun 2 Amarasi Barat. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Teknik analisis data meliputi validasi ahli, angket respons guru dan siswa, uji normalitas, Paired Sample t-Test, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD memperoleh tingkat kelayakan yang sangat valid, dengan persentase validasi ahli materi sebesar 85,94%, ahli media 96,1%, dan ahli bahasa 90%. Kepraktisan LKPD ditunjukkan oleh respons guru sebesar 87,5% dan respons siswa sebesar 91,63%. Hasil Paired Sample t-Test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (<0,05), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Namun, nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,1127 berada pada kategori rendah, yang menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar masih terbatas. Dengan demikian, LKPD berbasis kearifan lokal Tarian Kosu dinyatakan sangat layak dan praktis digunakan dalam pembelajaran, meskipun efektivitas peningkatan hasil belajar berdasarkan indeks N-Gain masih rendah.